Polisi Ungkap Identitas Korban Ledakan Pasar Cimanggis, Temukan Tabung Gas Etilen 52 Kg
- calendar_month 14 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Ungkap Identitas Korban Ledakan Pasar Cimanggis, Temukan Tabung Gas Etilen 52 Kg
TANGERANG SELATAN – Kepolisian mengungkap perkembangan penyelidikan kasus ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan 13 orang menjadi korban, dengan rincian dua orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa sebagian korban merupakan pekerja di area pasar, khususnya di sekitar tempat penyimpanan buah. Sejumlah korban ditemukan di depan ruko yang terdampak ledakan.
Menurut keterangan kepolisian, para korban telah dibawa ke tiga rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, yakni RS Sari Asih, RS Fatmawati, dan RSUD Tangerang Selatan. Pendataan korban terus dilakukan untuk memastikan identitas serta kondisi masing-masing korban.
Dalam proses penyelidikan, petugas juga melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui sumber dan penyebab ledakan. Kepolisian menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi ledakan berasal dari bom. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, mengungkapkan bahwa tim menemukan tabung gas etilen berkapasitas 52 kilogram beserta potongan selang di lokasi kejadian.
Tabung tersebut diketahui berkaitan dengan penggunaan gas untuk proses pematangan buah di ruangan khusus atau *ripening room*. Dari hasil pemeriksaan sementara, dugaan lokasi pusat ledakan mengarah ke ruangan pematangan pisang yang berada di area penyimpanan buah tersebut.
Namun, temuan tabung gas etilen itu belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab ledakan. Tim penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap lokasi dan sejumlah komponen lain yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, termasuk mencari bagian peralatan yang belum ditemukan.
Selain melakukan olah TKP, polisi mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menyusun kronologi kejadian serta memastikan faktor yang memicu ledakan berdasarkan bukti ilmiah.
Kepolisian juga berkoordinasi dengan rumah sakit dan tim identifikasi untuk memastikan penanganan para korban. Prioritas penanganan mencakup pendataan korban meninggal dunia, pemantauan korban luka, serta koordinasi dengan keluarga korban.
Hingga Kamis (15/10/2026), penyebab pasti ledakan di Pasar Cimanggis masih dalam penyelidikan. Kepolisian menunggu hasil pemeriksaan forensik sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai rangkaian peristiwa yang menyebabkan ledakan tersebut.
Jurnalis: Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar