Kapolri: Mahasiswa UMSU Disiapkan Menjadi Pemimpin Indonesia Emas 2045
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolri: Mahasiswa UMSU Disiapkan Menjadi Pemimpin Indonesia Emas 2045
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mempersiapkan masa depan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, mahasiswa sebagai bagian dari kelompok intelektual memiliki posisi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam kegiatan bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa lingkungan pendidikan tinggi tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kepemimpinan generasi muda.
Kapolri menilai mahasiswa perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai perubahan dan tantangan yang akan muncul pada masa mendatang. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta dinamika global membuat generasi muda dituntut untuk terus belajar dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengambil keputusan, tetapi juga membutuhkan integritas, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan kepedulian terhadap masyarakat. Nilai-nilai tersebut perlu dibangun sejak berada di lingkungan pendidikan sehingga mahasiswa memiliki bekal yang cukup ketika nantinya terlibat dalam berbagai bidang pembangunan.
Kapolri juga mengaitkan peran generasi muda dengan target Indonesia Emas 2045. Pada tahun tersebut, Indonesia akan memasuki satu abad kemerdekaan. Karena itu, generasi yang saat ini masih menempuh pendidikan akan menjadi salah satu kelompok yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan nasional pada masa tersebut.
Persiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian dalam berbagai program pendidikan yang dikembangkan Polri. Salah satunya melalui pengembangan sekolah unggulan dan berbagai program pembinaan generasi muda. Polri menyebut pendidikan sebagai salah satu instrumen penting untuk membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik, karakter, serta daya saing.
Dalam konteks mahasiswa UMSU, pesan tersebut menjadi dorongan agar mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Mereka juga diharapkan aktif mengembangkan kemampuan organisasi, kepemimpinan, komunikasi, dan kepedulian sosial. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia profesional maupun mengambil bagian dalam pembangunan masyarakat.
Kapolri turut menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi. Perubahan teknologi dan kondisi lingkungan strategis yang berlangsung cepat membuat generasi muda perlu memiliki kemauan untuk terus belajar. Kemampuan tersebut diperlukan agar mereka tidak hanya menjadi pengguna perkembangan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pendidikan yang berkualitas juga perlu diikuti dengan pembentukan karakter. Dalam berbagai program pendidikan yang didorong Polri, pengembangan kemampuan akademik ditempatkan bersama dengan pembentukan karakter dan kepemimpinan. Tujuannya adalah menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional dalam jangka panjang.
Dengan demikian, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengambil peran dalam mempersiapkan Indonesia menghadapi masa depan. Peran tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan kompetensi, kegiatan sosial, penelitian, inovasi, maupun kontribusi lainnya sesuai bidang yang ditekuni.
Pesan Kapolri kepada mahasiswa UMSU tersebut sekaligus menegaskan bahwa persiapan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan proses yang panjang. Penguatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia sejak saat ini menjadi salah satu bagian penting agar generasi muda memiliki kemampuan untuk melanjutkan pembangunan ketika memasuki usia produktif dan kepemimpinan di masa mendatang.
Nama Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar