Brimob Polda Metro Tangkap Tiga Perampas HP Sopir Truk di Jakbar
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Brimob Polda Metro Jaya menangkap tiga pelaku perampasan ponsel sopir truk di kawasan Tomang, Jakarta Barat (dok. Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Brimob Polda Metro Tangkap Tiga Perampas HP Sopir Truk di Jakbar
JAKARTA – Tiga pria diamankan personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya setelah diduga merampas telepon seluler milik seorang sopir truk di kawasan Jakarta Barat. Ketiganya diamankan saat personel Brimob tengah melakukan patroli pada Rabu (9/9/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar lampu merah Exit Tol Tomang, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat. Saat kejadian, sopir truk sedang berhenti dan kemudian menjadi korban perampasan.
Korban kemudian mencari bantuan kepada petugas Brimob yang sedang melaksanakan patroli di sekitar lokasi. Kepada polisi, korban menyampaikan bahwa ponsel miliknya serta uang tunai senilai Rp100 ribu telah dibawa oleh pelaku.
Setelah menerima laporan tersebut, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti laporan korban.
Tidak jauh dari lokasi, petugas menemukan tiga pria yang dianggap mencurigakan. Ketiganya kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait laporan perampasan yang disampaikan oleh sopir truk.
Tiga pria yang diamankan masing-masing berinisial D (28), P (25), dan D (26). Polisi juga mengamankan barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
Dari tangan ketiga pria itu, petugas menemukan satu unit ponsel dan uang tunai Rp100 ribu. Barang tersebut diduga merupakan milik sopir truk yang sebelumnya melaporkan menjadi korban perampasan.
Setelah diamankan di lapangan, ketiga pria tersebut bersama barang bukti kemudian diserahkan kepada Polsek Grogol Petamburan. Penyerahan dilakukan agar proses pemeriksaan dan penanganan perkara dapat dilanjutkan oleh pihak kepolisian yang berwenang.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, tindakan personel di lapangan merupakan bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat.
Menurutnya, setiap informasi mengenai gangguan keamanan yang diterima petugas perlu segera ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur. Respons cepat diharapkan dapat membantu memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Penanganan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya keberadaan personel kepolisian dalam kegiatan patroli. Kehadiran petugas di lapangan dapat mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk segera meminta bantuan petugas apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kejahatan.
Masyarakat diminta memberikan informasi mengenai lokasi dan kejadian secara jelas agar petugas dapat segera melakukan penanganan. Keselamatan korban juga tetap menjadi hal yang harus diutamakan ketika menghadapi situasi kriminal.
Ketiga pria yang diamankan kini menjalani proses pemeriksaan di Polsek Grogol Petamburan. Polisi masih mendalami kejadian tersebut untuk memastikan rangkaian peristiwa serta keterlibatan masing-masing pihak.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama pengguna jalan yang beraktivitas pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diimbau segera menghubungi petugas apabila membutuhkan pertolongan dalam situasi darurat.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar