Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

Polda Kalimantan Barat menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi kekeringan di Kabupaten Kubu Raya. Selain terlibat dalam upaya penanganan dan pengendalian kebakaran, jajaran kepolisian juga memberikan pelayanan kesehatan serta menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Kegiatan tersebut dilakukan di kawasan Dusun Lintang Batang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Bantuan diberikan setelah wilayah tersebut terdampak kebakaran lahan yang sempat meluas dan mendekati sejumlah fasilitas penting di sekitar lokasi. Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga unsur masyarakat lainnya.

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar mengatakan bahwa tugas kepolisian dalam menghadapi karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api. Setelah kebakaran berhasil dikendalikan, masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi juga membutuhkan perhatian karena dampak yang ditimbulkan masih dapat dirasakan, terutama berkaitan dengan kondisi lingkungan dan ketersediaan air bersih.

Karena itu, jajaran Polda Kalbar tidak hanya melakukan pemadaman, pendinginan, dan pembasahan area yang terbakar, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Bentuk pelayanan tersebut antara lain pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemberian obat-obatan, edukasi mengenai kesehatan, serta distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.

Ketersediaan air bersih menjadi salah satu persoalan yang cukup serius bagi masyarakat di sekitar lokasi terdampak. Kondisi kemarau yang berlangsung bersamaan dengan dampak karhutla membuat sejumlah sumber air mulai mengalami penurunan. Situasi tersebut mendorong pemerintah daerah bersama aparat dan pihak terkait untuk mencari solusi agar kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Pelayanan diberikan sebagai langkah untuk membantu warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah berada di lingkungan yang terdampak asap maupun kondisi udara akibat kebakaran. Selain pemeriksaan dan pengobatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi lingkungan belum sepenuhnya pulih.

Bantuan air bersih juga didistribusikan kepada masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan air minum. Langkah tersebut menjadi bagian dari respons cepat terhadap kondisi warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh sumber air bersih di sekitar tempat tinggal mereka.

Kapolda Kalbar juga menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Kebakaran yang terjadi di kawasan Lintang Batang sebelumnya sempat meluas hingga mendekati stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Namun, kondisi tersebut dapat dikendalikan melalui sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam, relawan, dan masyarakat.

Setelah kebakaran berhasil dikendalikan, perhatian kemudian diarahkan pada dampak yang dirasakan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya turut melakukan pengecekan terhadap sejumlah lokasi yang diperkirakan memiliki sumber air. Upaya tersebut dilakukan untuk mencari alternatif sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan.

Pemerintah daerah berharap sumber air yang ditemukan dapat dikembangkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka lebih panjang. Upaya tersebut menjadi penting karena bantuan air bersih bersifat sementara, sedangkan persoalan ketersediaan air membutuhkan solusi yang berkelanjutan, terutama apabila kondisi kemarau masih berlangsung.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga menjadi bentuk dukungan terhadap warga yang masih harus menjalani aktivitas sehari-hari setelah wilayah mereka terdampak karhutla. Meskipun api telah berhasil dikendalikan, pemulihan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar tetap membutuhkan perhatian dari berbagai pihak.

Polda Kalbar menegaskan bahwa sinergi antara aparat, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menghadapi bencana karhutla. Selain mempercepat proses penanganan kebakaran, kerja sama tersebut juga dapat membantu memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan selama masa pemulihan.

Upaya pemberian layanan kesehatan dan distribusi air bersih di Kubu Raya diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak berhenti ketika api padam, tetapi harus dilanjutkan dengan perhatian terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah yang terdampak.

Dengan adanya koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah, kepolisian, TNI, petugas terkait, dan masyarakat, penanganan karhutla di Kalimantan Barat diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan menyeluruh. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mencegah munculnya titik api juga menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan di kemudian hari.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less