Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polisi Selidiki Dugaan Lowongan Kerja Bodong di Pasar Minggu, Sejumlah Calon Pelamar Mengaku Rugi hingga Jutaan Rupiah

Polisi Selidiki Dugaan Lowongan Kerja Bodong di Pasar Minggu, Sejumlah Calon Pelamar Mengaku Rugi hingga Jutaan Rupiah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polisi Selidiki Dugaan Lowongan Kerja Bodong di Pasar Minggu, Sejumlah Calon Pelamar Mengaku Rugi hingga Jutaan Rupiah

Kepolisian tengah menyelidiki dugaan lowongan pekerjaan palsu yang beredar di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah calon pelamar mengaku mengalami kerugian setelah mengikuti tawaran pekerjaan yang diduga mengharuskan mereka menyerahkan sejumlah uang.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus Echeal mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Polisi juga tengah mengumpulkan berbagai bukti, termasuk memeriksa legalitas perusahaan yang disebut menawarkan pekerjaan kepada para calon pelamar.

Menurut kepolisian, proses penyelidikan dilakukan secara bertahap. Petugas telah menerima informasi awal mengenai dugaan lowongan kerja tersebut dan meminta keterangan dari sejumlah orang yang diduga menjadi calon korban. Polisi juga telah mendatangi lokasi perusahaan yang disebut berkaitan dengan tawaran pekerjaan tersebut.

Dalam tahap awal penyelidikan, sebanyak empat calon korban telah dimintai keterangan. Informasi dari para calon pelamar tersebut diperlukan untuk mengetahui bagaimana proses perekrutan berlangsung, apa saja persyaratan yang diberikan, serta apakah terdapat permintaan pembayaran sebelum seseorang mendapatkan pekerjaan.

Dari keterangan sementara yang dihimpun polisi, nilai kerugian yang dialami para calon korban berbeda-beda. Ada calon pelamar yang mengaku mengeluarkan uang sekitar Rp50 ribu sebagai uang jaminan atau tanda jadi. Sementara itu, calon korban lainnya mengaku mengalami kerugian yang jauh lebih besar, yakni sekitar Rp1,8 juta hingga Rp1,9 juta.

Perbedaan jumlah kerugian tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman kepolisian. Penyidik perlu memastikan aliran pembayaran, pihak yang menerima uang, serta alasan pembayaran tersebut diminta kepada para calon pelamar. Polisi juga masih berupaya mengetahui apakah uang yang telah diberikan berkaitan dengan proses perekrutan atau terdapat modus lain di balik tawaran pekerjaan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada laporan polisi secara resmi yang dibuat oleh para calon korban. Meski demikian, kepolisian tetap menampung informasi dan keterangan yang disampaikan masyarakat sebagai bahan awal untuk melakukan penyelidikan.

Polisi juga masih memeriksa legalitas perusahaan yang disebut menawarkan lowongan pekerjaan tersebut. Langkah ini penting untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut benar-benar memiliki izin dan menjalankan kegiatan perekrutan secara sah atau justru terdapat persoalan lain yang perlu ditindaklanjuti.

Kasus tersebut menjadi perhatian setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah warga mengaku menjadi korban tawaran pekerjaan. Dalam video tersebut, para calon pelamar menyampaikan pengalaman mereka dan mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika mendapatkan tawaran pekerjaan, terutama apabila calon pekerja diminta menyerahkan uang terlebih dahulu dengan alasan uang jaminan, tanda jadi, biaya administrasi, atau alasan lainnya. Masyarakat diminta memastikan informasi mengenai perusahaan dan posisi pekerjaan sebelum menyerahkan data maupun uang.

Kapolsek Pasar Minggu juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan posisi tertentu dengan syarat membayar sejumlah uang di awal. Tawaran semacam itu perlu diperiksa secara cermat agar masyarakat tidak menjadi korban kerugian.

Selain itu, masyarakat yang merasa dirugikan atau mengetahui informasi berkaitan dengan dugaan lowongan kerja tersebut dapat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat dinilai dapat membantu petugas mengungkap fakta sebenarnya serta menentukan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam perkara tersebut.

Untuk saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menyimpulkan adanya tindak pidana. Seluruh informasi, keterangan calon korban, bukti transaksi, serta legalitas perusahaan masih dalam proses pemeriksaan. Hasil pendalaman nantinya akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses penyelidikan diperlukan agar perkara dapat ditangani berdasarkan bukti dan fakta yang ditemukan di lapangan.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Banten Apresiasi Peran Diplomasi Indonesia di Hari Kementerian Luar Negeri

    Polda Banten Apresiasi Peran Diplomasi Indonesia di Hari Kementerian Luar Negeri

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Polda Banten Apresiasi Peran Diplomasi Indonesia di Hari Kementerian Luar Negeri Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyampaikan apresiasi terhadap peran Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam menjalankan diplomasi dan memperjuangkan kepentingan nasional di tengah dinamika hubungan internasional. Apresiasi tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Kementerian Luar Negeri Indonesia pada 19 Agustus 2026. Kapolda Banten Irjen Pol. […]

  • Polisi Periksa Manajemen DWP Terkait Dugaan Penjualan Whip Pink, Penyelidikan Masih Berlangsung

    Polisi Periksa Manajemen DWP Terkait Dugaan Penjualan Whip Pink, Penyelidikan Masih Berlangsung

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Polisi Periksa Manajemen DWP Terkait Dugaan Penjualan Whip Pink, Penyelidikan Masih Berlangsung Aparat kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap pihak manajemen DWP terkait dugaan penjualan produk yang dikenal dengan nama Whip Pink. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengumpulkan informasi, keterangan, serta berbagai bukti yang diperlukan guna mengetahui apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam […]

  • Polri Ajak Masyarakat Cermat Sikapi Informasi di Ruang Digital

    Polri Ajak Masyarakat Cermat Sikapi Informasi di Ruang Digital

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Polri Ajak Masyarakat Cermat Sikapi Informasi di Ruang Digital Kepolisian Negara Republik Indonesia mengajak masyarakat untuk semakin cermat dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang digital. Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial dan berbagai platform daring, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk membedakan informasi yang benar, keliru, maupun konten yang sengaja […]

  • Viral Tangisan Driver Ojol Saat Motor Diangkut Petugas, Sudinhub Jakarta Timur Datangi Kediamannya di Bekasi

    Viral Tangisan Driver Ojol Saat Motor Diangkut Petugas, Sudinhub Jakarta Timur Datangi Kediamannya di Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Viral Tangisan Driver Ojol Saat Motor Diangkut Petugas, Sudinhub Jakarta Timur Datangi Kediamannya di Bekasi Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) menangis saat sepeda motornya diangkut petugas menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Dalam video tersebut, pengemudi terlihat tidak kuasa menahan kesedihan ketika kendaraan yang menjadi sumber penghasilannya dibawa […]

  • Pemerintah Pastikan Krisis Listrik Jawa-Bali Telah Teratasi, Pasokan Kini Berada dalam Kondisi Surplus

    Pemerintah Pastikan Krisis Listrik Jawa-Bali Telah Teratasi, Pasokan Kini Berada dalam Kondisi Surplus

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

      Pemerintah Pastikan Krisis Listrik Jawa-Bali Telah Teratasi, Pasokan Kini Berada dalam Kondisi Surplus Pemerintah memastikan kondisi sistem kelistrikan Jawa-Bali telah kembali normal setelah sebelumnya sempat muncul kekhawatiran mengenai potensi krisis pasokan listrik di sejumlah wilayah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) menegaskan bahwa kapasitas pembangkit listrik saat ini telah […]

  • TNI Tanggapi Dugaan Penganiayaan Polisi hingga Tewas di Asrama Brimob, Hormati Proses Hukum

    TNI Tanggapi Dugaan Penganiayaan Polisi hingga Tewas di Asrama Brimob, Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

    TNI Tanggapi Dugaan Penganiayaan Polisi hingga Tewas di Asrama Brimob, Hormati Proses Hukum Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan tanggapan terkait dugaan kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang mantan anggota Polri meninggal dunia di kawasan Asrama Brimob, Palmerah, Jakarta Barat. Menanggapi informasi yang berkembang mengenai dugaan keterlibatan seorang prajurit TNI, Mabes TNI menegaskan bahwa pihaknya menghormati seluruh […]

expand_less