Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Baru Bisa Sekolah di Usia 12 Tahun, Dea Ingin Masuk Akpol lewat Sekolah Rakyat

Baru Bisa Sekolah di Usia 12 Tahun, Dea Ingin Masuk Akpol lewat Sekolah Rakyat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Baru Bisa Sekolah di Usia 12 Tahun, Dea Ingin Masuk Akpol lewat Sekolah Rakyat

Kisah perjuangan Dea untuk mendapatkan pendidikan menjadi gambaran bahwa keterbatasan tidak selalu menghalangi seseorang untuk memiliki cita-cita besar. Dea baru merasakan bangku sekolah ketika usianya telah menginjak 12 tahun. Meski memulai pendidikan lebih lambat dibandingkan anak-anak seusianya, Dea tetap menunjukkan semangat untuk belajar dan menatap masa depan dengan penuh harapan.

Kesempatan untuk bersekolah kemudian menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi Dea. Melalui program Sekolah Rakyat, ia mendapatkan peluang untuk memperoleh pendidikan sekaligus mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Lingkungan sekolah menjadi ruang baru bagi Dea untuk belajar, mengenal berbagai pengetahuan, serta membangun kepercayaan diri dalam mengejar masa depan yang selama ini diimpikannya.

Di balik keterlambatan mendapatkan pendidikan, Dea menyimpan sebuah cita-cita yang cukup tinggi. Ia ingin melanjutkan pendidikan hingga dapat masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Keinginan tersebut menjadi salah satu motivasi bagi Dea untuk menjalani kegiatan belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan untuk berhenti bermimpi.

Bagi Dea, kesempatan bersekolah bukan hanya tentang mendapatkan pelajaran di dalam kelas. Pendidikan juga menjadi jalan untuk membuka peluang yang sebelumnya sulit ia dapatkan. Dengan memperoleh pendidikan yang layak, Dea memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tahapan untuk mewujudkan cita-citanya.

Perjalanan Dea juga menunjukkan pentingnya akses pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan kesempatan untuk bersekolah. Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan ruang belajar bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan sehingga mereka tetap mempunyai kesempatan untuk berkembang dan merencanakan masa depan.

Memulai sekolah pada usia 12 tahun tentu bukan perkara mudah. Dea harus mengejar berbagai materi pembelajaran sekaligus beradaptasi dengan lingkungan pendidikan. Namun, semangat untuk belajar menjadi modal penting dalam menjalani proses tersebut. Ia berusaha memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan kepadanya untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman sebanyak mungkin.

Cita-cita menjadi anggota kepolisian juga menjadi penyemangat bagi Dea untuk terus berkembang. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan pendidikan, kedisiplinan, ketekunan, serta persiapan yang panjang. Dea menyadari bahwa perjalanan menuju Akpol tidak mudah, tetapi ia ingin membuktikan bahwa kesempatan mendapatkan pendidikan dapat menjadi langkah awal untuk mengubah masa depannya.

Kisah Dea sekaligus memperlihatkan bahwa usia bukan satu-satunya ukuran dalam menentukan masa depan seseorang. Setiap anak membutuhkan kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi. Ketika kesempatan tersebut hadir, semangat, kerja keras, dan dukungan lingkungan dapat menjadi kekuatan untuk mengejar impian.

Dengan kesempatan belajar melalui Sekolah Rakyat, Dea kini memiliki harapan yang lebih besar terhadap masa depannya. Keinginannya untuk masuk Akpol menjadi tujuan yang ingin ia perjuangkan melalui pendidikan. Perjalanan tersebut masih panjang, tetapi langkah pertamanya telah dimulai ketika Dea akhirnya mendapatkan kesempatan untuk duduk di bangku sekolah.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

Tags
  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodim 0506/Tangerang Bergerak Atasi Dampak Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau

    Kodim 0506/Tangerang Bergerak Atasi Dampak Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kodim 0506/Tangerang Bergerak Atasi Dampak Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau Kodam Jaya, Tangerang – Kodim 0506/Tangerang bersama jajaran Koramil dan instansi terkait melaksanakan penyemprotan air di sejumlah wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurangi dampak debu vulkanik yang muncul akibat aktivitas Anak Gunung Krakatau. Penyemprotan air dilaksanakan […]

  • Polda Banten Bentuk Satgas Terpadu Antisipasi Kebakaran Sampah di TPA Selama Musim Kemarau

    Polda Banten Bentuk Satgas Terpadu Antisipasi Kebakaran Sampah di TPA Selama Musim Kemarau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Polda Banten Bentuk Satgas Terpadu Antisipasi Kebakaran Sampah di TPA Selama Musim Kemarau Kepolisian Daerah (Polda) Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten membentuk Satuan Tugas (Satgas) Terpadu sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) selama puncak musim kemarau. Pembentukan satgas ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran yang berpotensi terjadi […]

  • Polres Rohil Gelar Patroli, Pastikan Lahan Eks Karhutla Tidak Kembali Digunakan untuk Berkebun

    Polres Rohil Gelar Patroli, Pastikan Lahan Eks Karhutla Tidak Kembali Digunakan untuk Berkebun

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Polres Rohil Gelar Patroli, Pastikan Lahan Eks Karhutla Tidak Kembali Digunakan untuk Berkebun Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau, terus melakukan pengawasan terhadap sejumlah lahan yang sebelumnya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan area yang pernah terbakar tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas perkebunan selama proses penanganan dan pengawasan masih berlangsung. Patroli […]

  • Peredaran Narkoba di Karawang Terungkap, Polisi Sita Pil Terlarang Hingga Sabu dari Sejumlah Tersangka

    Peredaran Narkoba di Karawang Terungkap, Polisi Sita Pil Terlarang Hingga Sabu dari Sejumlah Tersangka

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Peredaran Narkoba di Karawang Terungkap, Polisi Sita Pil Terlarang Hingga Sabu dari Sejumlah Tersangka Jajaran kepolisian berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Karawang, Jawa Barat. Dalam operasi yang dilakukan, petugas mengamankan sejumlah tersangka beserta berbagai barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Barang bukti yang disita mencakup pil […]

  • Sopir Truk Diduga Dirampok Penumpang Gelap di Akses Suramadu, Luka di Kepala dan Lengan

    Sopir Truk Diduga Dirampok Penumpang Gelap di Akses Suramadu, Luka di Kepala dan Lengan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sopir Truk Diduga Dirampok Penumpang Gelap di Akses Suramadu, Luka di Kepala dan Lengan Seorang sopir truk diduga menjadi korban aksi perampokan saat melintas di kawasan akses Jembatan Suramadu. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian kepala dan lengan setelah diduga diserang oleh pelaku yang disebut merupakan penumpang gelap yang sebelumnya bersembunyi di dalam […]

  • Jual BBM Subsidi Ilegal, 3 Tersangka Dibekuk Polda Kepri

    Jual BBM Subsidi Ilegal, 3 Tersangka Dibekuk Polda Kepri

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • visibility 116
    • 0Komentar

    BATAM – Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil membongkar praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di wilayah Kota Batam. Dalam operasi yang digelar Jumat (17/4/2026), pihak kepolisian mengamankan tiga orang tersangka beserta empat unit kendaraan. Para pelaku menggunakan modus membeli Pertalite dan Solar menggunakan surat rekomendasi, kemudian mengangkutnya dengan mobil pick-up dan truk untuk dijual kembali […]

expand_less