Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » 51 Personel BKO Mabes Polri Kembali ke Kesatuan, Kapolda NTT Apresiasi Pengabdian Selama Penanganan Gempa

51 Personel BKO Mabes Polri Kembali ke Kesatuan, Kapolda NTT Apresiasi Pengabdian Selama Penanganan Gempa

  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

51 Personel BKO Mabes Polri Kembali ke Kesatuan, Kapolda NTT Apresiasi Pengabdian dalam Penanganan Gempa

Sebanyak 51 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri yang sebelumnya ditugaskan untuk membantu penanganan dampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kini kembali ke kesatuan masing-masing. Kepulangan tersebut menandai berakhirnya masa penugasan mereka setelah menjalankan berbagai tugas kemanusiaan dan membantu jajaran kepolisian setempat dalam menghadapi situasi pascagempa.

Selama berada di NTT, para personel BKO turut mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan penanganan bencana. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memperkuat personel di lapangan, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak serta membantu menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses penanganan bencana berlangsung.

Kapolda NTT menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian seluruh personel BKO yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, penugasan dalam situasi bencana membutuhkan kesiapan, kedisiplinan, serta kepedulian yang tinggi karena personel tidak hanya menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga berhadapan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Pengabdian para personel tersebut dinilai memberikan kontribusi penting dalam mendukung proses penanganan gempa. Koordinasi antara personel BKO dengan jajaran kepolisian di wilayah NTT juga menjadi salah satu faktor yang membantu pelaksanaan tugas di lapangan berjalan dengan baik.

Kapolda NTT juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel atas kerja sama yang telah diberikan selama menjalankan tugas. Ia berharap pengalaman selama berada di wilayah terdampak bencana dapat menjadi bekal bagi para anggota dalam melaksanakan tugas kepolisian di kesatuan masing-masing.

Kepulangan personel BKO dilakukan setelah tugas bantuan di wilayah NTT dinilai telah selesai. Selanjutnya, para personel akan kembali melaksanakan tugas dan tanggung jawab di satuan asal masing-masing. Meski masa penugasan telah berakhir, semangat pengabdian dan pengalaman dalam membantu masyarakat di tengah kondisi bencana diharapkan tetap menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas mereka ke depan.

Penanganan bencana membutuhkan kerja sama berbagai unsur, termasuk kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kehadiran personel tambahan dari Mabes Polri menunjukkan adanya dukungan institusi dalam memperkuat penanganan kondisi darurat dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Kapolda NTT berharap seluruh personel yang telah menyelesaikan tugas dapat kembali dengan selamat dan melanjutkan pengabdian di kesatuan masing-masing. Apresiasi juga diberikan atas kerja keras dan komitmen mereka selama berada di NTT, khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi dampak gempa.

Dengan berakhirnya masa tugas tersebut, jajaran Polda NTT akan terus melanjutkan pemantauan kondisi di wilayah yang sebelumnya terdampak gempa serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap mendapat perhatian sesuai dengan situasi dan perkembangan di lapangan.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Tegaskan Keselamatan Masyarakat sebagai Hukum Tertinggi dalam Pelaksanaan Tugas

    Polri Tegaskan Keselamatan Masyarakat sebagai Hukum Tertinggi dalam Pelaksanaan Tugas

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Polri Tegaskan Keselamatan Masyarakat sebagai Hukum Tertinggi dalam Pelaksanaan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk menempatkan keselamatan masyarakat sebagai salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada publik. Prinsip tersebut sejalan dengan ungkapan Salus Populi Suprema Lex Esto, sebuah frasa yang menekankan bahwa keselamatan dan kepentingan masyarakat harus menjadi hukum atau […]

  • Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Kuningan Bagikan Masker

    Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Kuningan Bagikan Masker

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Kuningan Bagikan Masker Polres Kuningan, Jawa Barat, bergerak melakukan langkah antisipasi terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Salah satu upaya yang dilakukan yakni membagikan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian. Kegiatan pembagian masker tersebut dilakukan pada Minggu (6/9/2026) sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan […]

  • Pemerintah dan DPR Sepakati Polisi Aktif Dapat Mengisi Jabatan Sipil dengan Sejumlah Persyaratan

    Pemerintah dan DPR Sepakati Polisi Aktif Dapat Mengisi Jabatan Sipil dengan Sejumlah Persyaratan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Pemerintah dan DPR Sepakati Polisi Aktif Dapat Mengisi Jabatan Sipil dengan Sejumlah Persyaratan Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikabarkan telah mencapai kesepakatan terkait pengaturan penempatan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang masih aktif untuk menduduki jabatan sipil tertentu. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari pembahasan regulasi yang bertujuan memberikan kepastian hukum mengenai ruang lingkup […]

  • Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek

    Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek Bandung – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat meluncurkan dua inovasi digital bertepatan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Dua aplikasi tersebut diberi nama Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek, yang dirancang untuk mendukung pelayanan serta pengawasan lalu lintas di wilayah Jawa Barat. Kedua aplikasi tersebut […]

  • Bos Blueray Cargo Dituntut Tiga Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Bea Cukai

    Bos Blueray Cargo Dituntut Tiga Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Bea Cukai

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Bos Blueray Cargo Dituntut Tiga Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Bea Cukai Persidangan kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan pelayanan kepabeanan kembali menjadi perhatian publik setelah Direktur Utama Blueray Cargo, John Field, dituntut hukuman tiga tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang yang berlangsung di pengadilan dan […]

  • BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

    BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap penyebab fenomena kematian massal ikan yang terjadi di Danau Batur, Kabupaten Bangli, Bali. Berdasarkan hasil kajian awal, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh fenomena pencampuran massa air danau (lake mixing) yang menyebabkan air dari lapisan […]

expand_less