Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Perkirakan 500 Massa
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Perkirakan 500 Massa
Kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, menjadi salah satu titik yang mendapat pengamanan khusus pada Kamis, 27 Agustus 2026. Sejumlah personel gabungan disiagakan untuk mengawal rencana aksi penyampaian pendapat yang dijadwalkan berlangsung di sekitar kompleks parlemen.
Polda Metro Jaya sebelumnya memperkirakan sekitar 500 orang akan hadir dalam aksi tersebut. Perkiraan itu berdasarkan surat pemberitahuan yang telah diterima kepolisian dari sejumlah kelompok yang menyatakan akan menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI. Salah satu kelompok yang telah terkonfirmasi adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa jumlah personel yang disiapkan tidak hanya diperuntukkan bagi pengamanan massa aksi. Aparat juga ditempatkan untuk mengatur lalu lintas, menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, serta mengantisipasi perkembangan situasi di sejumlah kawasan strategis di Jakarta.
Pengamanan tidak hanya dipusatkan di kawasan DPR/MPR RI. Sejumlah titik lain, termasuk kawasan Bundaran Hotel Indonesia hingga akses menuju Istana Kepresidenan, turut menjadi perhatian aparat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya konsentrasi massa di lokasi lain serta memastikan aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung.
Di tengah pengamanan tersebut, kepolisian mengimbau peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kepentingan masyarakat umum. Budi Hermanto juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi provokatif yang beredar melalui media sosial.
Sementara itu, AMPB menyatakan bahwa aksi yang digelar di depan Gedung DPR RI akan membawa sejumlah tuntutan terkait pemberantasan korupsi. Dua tuntutan yang disampaikan kelompok tersebut adalah mendorong segera disahkannya Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi koruptor. Pihak AMPB menyatakan aksi tersebut akan dilakukan secara damai.
Selain pengamanan massa, kondisi lalu lintas di sekitar Senayan dan Jalan Gatot Subroto juga menjadi perhatian. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan. Sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan DPR/MPR RI dapat mengalami pengalihan apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan maupun konsentrasi massa.
Dengan adanya pengamanan dan pengaturan lalu lintas tersebut, masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar Senayan diimbau memperhatikan kondisi terkini dan menyesuaikan perjalanan. Kepolisian juga meminta masyarakat tetap tenang serta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar situasi Jakarta tetap aman dan kondusif.
Pengamanan aksi pada 27 Agustus 2026 menjadi bagian dari upaya aparat menjaga ketertiban sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Seluruh pihak diharapkan menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dengan tetap memperhatikan ketertiban umum dan kepentingan pengguna jalan maupun warga lainnya.
Nama Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar