Hujan Deras Landa Padang, Banjir Rendam Sejumlah Kawasan dan Hanyutkan Kendaraan Warga
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Tim petugas gabungan mengevakuasi warga penyintas banjir di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (3/8/2026) ANTARA/HO-BPBD Kota Padang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hujan Deras Landa Padang, Banjir Rendam Sejumlah Kawasan dan Hanyutkan Kendaraan Warga
Kota Padang, Sumatera Barat, dilanda banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah sungai meluap dan saluran drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga genangan meluas ke berbagai kawasan permukiman, ruas jalan, hingga fasilitas umum. Beberapa kendaraan roda dua maupun roda empat dilaporkan hanyut terbawa arus deras akibat derasnya aliran air di sejumlah titik.
Banjir terjadi di sejumlah wilayah yang berada di kawasan rendah maupun di sekitar aliran sungai. Ketinggian air bervariasi, mulai dari puluhan sentimeter hingga lebih dari satu meter di beberapa lokasi. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, arus lalu lintas tersendat, dan sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu air surut.
Selain merendam rumah dan jalan, derasnya arus banjir juga menyeret beberapa kendaraan yang sedang terparkir maupun melintas. Rekaman peristiwa tersebut beredar luas di media sosial dan memperlihatkan kendaraan terbawa arus bersama material lumpur serta sampah. Kejadian ini menjadi bukti besarnya kekuatan arus banjir yang dipicu tingginya curah hujan dalam waktu singkat.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan para relawan segera diterjunkan ke lokasi terdampak. Petugas melakukan evakuasi warga, membantu penyelamatan barang-barang berharga milik masyarakat, serta mengevakuasi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas menuju lokasi yang lebih aman.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang banjir, terutama di lokasi dengan arus yang deras. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan maupun tanah longsor, mengingat hujan diperkirakan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Sumatera Barat. Keselamatan diri menjadi prioritas utama hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman oleh petugas.
Banjir kali ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sistem drainase perkotaan, normalisasi sungai, serta menjaga kawasan resapan air. Pertumbuhan kawasan permukiman yang tidak diimbangi dengan infrastruktur pengendalian banjir dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya genangan saat hujan berintensitas tinggi. Oleh karena itu, upaya mitigasi bencana perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah Kota Padang terus melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak, kerusakan rumah, fasilitas umum, serta kerugian materiil akibat banjir. Bantuan logistik dan kebutuhan darurat juga mulai disalurkan kepada masyarakat yang terdampak sebagai langkah awal percepatan penanganan pascabencana. Proses pembersihan lingkungan akan dilakukan setelah kondisi air berangsur surut sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal. :contentReference[oaicite:5]{index=5}
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar