Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pengendara Motor Kritis Usai Tabrak Pembatas Proyek di Jalan Merdeka, Minimnya Penerangan dan Rambu Keselamatan Jadi Sorotan

Pengendara Motor Kritis Usai Tabrak Pembatas Proyek di Jalan Merdeka, Minimnya Penerangan dan Rambu Keselamatan Jadi Sorotan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengendara Motor Kritis Usai Tabrak Pembatas Proyek di Jalan Merdeka, Minimnya Penerangan dan Rambu Keselamatan Jadi Sorotan

Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal hingga mengalami luka kritis setelah menabrak pembatas proyek atau water barrier yang dipasang di kawasan Jalan Merdeka, Kota Bandung. Insiden tersebut terjadi pada Minggu dini hari saat arus lalu lintas relatif lengang. Korban yang mengendarai sepeda motor dari arah Bandung Indah Plaza (BIP) menuju Jalan Lembong diduga tidak menyadari adanya pembatas proyek di depan sehingga terjadi benturan keras.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi di sekitar lokasi proyek perbaikan kabel bawah tanah yang berada di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dekat Balai Kota Bandung. Area pekerjaan telah dipasangi pembatas beton sebagai pengaman, namun kondisi penerangan di sekitar lokasi dinilai kurang memadai sehingga menyulitkan pengendara melihat keberadaan proyek, terutama pada malam hingga dini hari.

Benturan yang terjadi mengakibatkan korban terpental sejauh beberapa meter dari titik tabrakan. Akibat kerasnya benturan, korban mengalami luka serius pada bagian kepala serta mengalami pendarahan di telinga dan hidung. Petugas kepolisian bersama tim medis segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan penanganan intensif. Hingga proses penyelidikan berlangsung, kondisi korban masih mendapat perawatan medis.

Kanit Turjagwali Satlantas Polrestabes Bandung menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi atau kehilangan konsentrasi sebelum akhirnya menghantam pembatas proyek. Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan karena masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti di lokasi kejadian.

Selain mendalami faktor kelalaian pengendara, kepolisian juga menyoroti aspek keselamatan di area proyek. Menurut petugas, pemasangan rambu-rambu peringatan seharusnya dilakukan dengan jarak yang lebih jauh sebelum lokasi pekerjaan agar pengendara memiliki waktu yang cukup untuk mengurangi kecepatan maupun menghindari area proyek. Kondisi penerangan jalan yang minim juga dinilai menjadi salah satu faktor yang perlu segera dievaluasi oleh pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.

Peristiwa tersebut memunculkan perhatian masyarakat mengenai pentingnya standar keselamatan pada setiap proyek pekerjaan di ruang publik. Penggunaan pembatas beton, lampu peringatan, reflektor, hingga papan informasi dinilai harus dipasang secara optimal agar mudah terlihat oleh pengguna jalan, khususnya pada malam hari ketika jarak pandang berkurang. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serupa di kemudian hari.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara agar selalu berkendara dengan kecepatan yang sesuai, tetap fokus saat berada di jalan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan yang sedang dilakukan pekerjaan konstruksi. Pengguna jalan juga diingatkan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengurangi kecepatan apabila melihat adanya tanda-tanda aktivitas proyek di sekitar jalur yang dilalui.

Sementara itu, penyelidikan terhadap insiden ini masih terus dilakukan guna memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan. Hasil evaluasi nantinya diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak terkait untuk meningkatkan standar keselamatan proyek jalan sehingga keamanan pengguna jalan tetap terjaga dan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota komisi l, DPRD Kabupaten Lingga Samaudi S, Pd, menghadiri peresmian Objek Wisata Air Nangak, Desa batu kacang Resmi Di bukak,

    Anggota komisi l, DPRD Kabupaten Lingga Samaudi S, Pd, menghadiri peresmian Objek Wisata Air Nangak, Desa batu kacang Resmi Di bukak,

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

      Lingga – Kepri — Pemerintah Desa Batu Kacang melaksanakan kegiatan Peresmian Wisata Air Nangak yang berada di Desa Batu Kacang kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.Kepri, Senin (25-5-2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lingga Drs. Zainal Abidin, mewakili Bupati Lingga,.Anggota komisi l, DPRD Samsudi,S,Pd, Kapolsek Dabo Singkep, Ketua FKUB Kabupaten […]

  • Optimalisasi Kompetensi Personel, Polda Kalbar Gelar Post Assessment 2026

    Optimalisasi Kompetensi Personel, Polda Kalbar Gelar Post Assessment 2026

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Dalam upaya terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia, Polda Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan Post Assessment Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Biro Sumber Daya Manusia ini dipimpin langsung oleh Kabagbinkar Ro SDM Polda Kalbar, AKBP Suparno Agus Candra Kusumah, S.I.K., S.H., Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam […]

  • Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan

    Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 9,5 Ton Timah Ilegal di Karimun, Dua Tersangka Diamankan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Karimun, Kepulauan Riau – Unit Gakkum Satpolairud Polres Karimun berhasil mengungkap kasus pengangkutan ilegal mineral dan batubara (minerba) berupa timah dan terak timah tanpa izin, sebagaimana diatur dalam Pasal 161 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba.   Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya truk mencurigakan yang akan mengangkut muatan menuju Tanjung Buton, Riau. […]

  • Peran Empat Tersangka Kasus Bupati Pemalang, dari Pengumpul Uang hingga Oknum KPK

    Peran Empat Tersangka Kasus Bupati Pemalang, dari Pengumpul Uang hingga Oknum KPK

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Peran Empat Tersangka Kasus Bupati Pemalang, dari Pengumpul Uang hingga Oknum KPK Perkembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pemalang kembali menjadi perhatian publik setelah aparat penegak hukum mengungkap peran masing-masing dari empat tersangka yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Berdasarkan hasil penyidikan, setiap tersangka memiliki fungsi yang berbeda dalam rangkaian dugaan tindak pidana korupsi, […]

  • KAI Revitalisasi 120 Bangunan Cagar Budaya, Stasiun Jakarta Kota hingga Bogor Dipugar Tahun Ini

    KAI Revitalisasi 120 Bangunan Cagar Budaya, Stasiun Jakarta Kota hingga Bogor Dipugar Tahun Ini

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KAI Revitalisasi 120 Bangunan Cagar Budaya, Stasiun Jakarta Kota hingga Bogor Dipugar Tahun Ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan sejarah nasional melalui program revitalisasi bangunan cagar budaya. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini mengelola lebih dari 600 aset yang berstatus sebagai bangunan cagar […]

  • Rendahnya Literasi Keuangan Digital Dinilai Jadi Pemicu Meningkatnya Korban Pinjaman Online Ilegal

    Rendahnya Literasi Keuangan Digital Dinilai Jadi Pemicu Meningkatnya Korban Pinjaman Online Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Rendahnya Literasi Keuangan Digital Dinilai Jadi Pemicu Meningkatnya Korban Pinjaman Online Ilegal Rendahnya tingkat literasi keuangan digital di tengah masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan masih banyaknya korban pinjaman online (pinjol) ilegal di Indonesia. Kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, legalitas penyelenggara pinjaman, hingga risiko penggunaan layanan keuangan digital membuat masyarakat lebih mudah […]

expand_less