Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pertamina Perkuat Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel untuk Dukung Transisi Energi Nasional

Pertamina Perkuat Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel untuk Dukung Transisi Energi Nasional

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pertamina Perkuat Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel untuk Dukung Transisi Energi Nasional

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat posisinya sebagai pelopor dalam pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung dekarbonisasi sektor penerbangan sekaligus mempercepat transisi menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Pengembangan SAF dinilai menjadi salah satu solusi penting dalam mengurangi emisi karbon yang dihasilkan industri aviasi tanpa harus mengubah teknologi pesawat yang digunakan saat ini.

Pertamina telah membangun ekosistem SAF yang terintegrasi mulai dari penyediaan bahan baku, proses produksi, distribusi, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor penerbangan. Melalui sinergi tersebut, perusahaan berupaya menciptakan rantai pasok yang kuat sehingga penggunaan bahan bakar ramah lingkungan dapat diterapkan secara luas di Indonesia. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri energi nasional di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap penggunaan energi bersih.

Pengembangan SAF dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan maskapai penerbangan, operator bandara, industri pengolahan, lembaga penelitian, hingga mitra internasional. Salah satu bentuk kerja sama strategis yang telah dijalin adalah dengan perusahaan manufaktur pesawat Boeing untuk mempercepat pengembangan teknologi, memperluas pemanfaatan SAF, serta membangun ekosistem penerbangan rendah emisi di Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat adopsi bahan bakar berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional. Sustainable Aviation Fuel diproduksi dari berbagai bahan baku yang berasal dari sumber daya terbarukan, seperti minyak jelantah (used cooking oil), minyak nabati, limbah biomassa, maupun bahan baku organik lainnya. Dibandingkan avtur konvensional berbasis fosil, SAF mampu menurunkan emisi gas rumah kaca secara signifikan sepanjang siklus hidupnya. Oleh karena itu, banyak negara mulai menjadikan SAF sebagai bagian penting dari strategi mencapai target net zero emission di sektor transportasi udara.

Bagi Indonesia, pengembangan SAF memiliki potensi yang sangat besar mengingat ketersediaan bahan baku yang melimpah. Selain mampu mendukung ketahanan energi nasional, industri SAF juga berpotensi menciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian, perkebunan, dan pengelolaan limbah. Pengembangan industri ini diharapkan dapat membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai produsen energi terbarukan di kawasan Asia.

Pertamina juga terus mengembangkan kapasitas produksi dan memperkuat infrastruktur pendukung agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. Upaya tersebut sejalan dengan meningkatnya permintaan global terhadap bahan bakar penerbangan berkelanjutan, terutama setelah berbagai negara mulai menerapkan kebijakan pengurangan emisi karbon di sektor aviasi. Dengan kesiapan infrastruktur dan teknologi yang dimiliki, Pertamina optimistis Indonesia dapat menjadi salah satu pemain penting dalam industri SAF dunia.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, penggunaan SAF juga dinilai mampu meningkatkan daya saing maskapai penerbangan Indonesia di pasar internasional. Banyak negara mulai menerapkan standar emisi yang lebih ketat bagi industri penerbangan sehingga penggunaan bahan bakar ramah lingkungan menjadi salah satu syarat penting dalam mendukung operasional penerbangan global. Kehadiran ekosistem SAF yang kuat akan membantu maskapai nasional memenuhi berbagai regulasi internasional sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dalam jangka panjang.

Melalui pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel yang terintegrasi, Pertamina berharap dapat mempercepat transformasi sektor energi nasional menuju sistem yang lebih berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, lembaga penelitian, serta mitra internasional diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan energi hijau dan mendukung tercapainya target pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Ide Desain Rumah Rimbun untuk Hunian di Kawasan Panas, Sejuk, Asri, dan Tetap Tertata

    10 Ide Desain Rumah Rimbun untuk Hunian di Kawasan Panas, Sejuk, Asri, dan Tetap Tertata

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Ghazi Fikri Izdihar
    • visibility 8
    • 0Komentar

    10 Ide Desain Rumah Rimbun untuk Hunian di Kawasan Panas, Sejuk, Asri, dan Tetap Tertata Memiliki rumah yang sejuk dan nyaman menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan dengan suhu udara tinggi. Salah satu konsep hunian yang kini semakin diminati adalah desain rumah rimbun, yaitu hunian yang memadukan unsur vegetasi dengan […]

  • Menhut: Indonesia Siap Memasuki Era Baru Pasar Karbon, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Global

    Menhut: Indonesia Siap Memasuki Era Baru Pasar Karbon, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Global

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Menhut: Indonesia Siap Memasuki Era Baru Pasar Karbon, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Global Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa Indonesia kini siap memasuki fase baru dalam implementasi pasar karbon yang lebih kredibel, transparan, dan memberikan dampak nyata terhadap upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan The Coalition […]

  • Masyarakat Sipil Kritisi Vonis terhadap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Soroti Rasa Keadilan

    Masyarakat Sipil Kritisi Vonis terhadap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Soroti Rasa Keadilan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 20
    • 0Komentar

      Masyarakat Sipil Kritisi Vonis terhadap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Soroti Rasa Keadilan Sejumlah organisasi masyarakat sipil menyampaikan kritik terhadap putusan pengadilan yang dijatuhkan kepada pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia (HAM), Andrie Yunus. Menurut mereka, vonis yang dijatuhkan dinilai belum sepenuhnya mencerminkan rasa keadilan serta belum memberikan efek jera […]

  • Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan

    Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan Jakarta – Aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 850 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada hari ini. Pengamanan dilakukan guna memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu […]

  • Harumkan Nama Daerah Pemuda Dabo Singkep Raih Gelar Magister Hukum dengan Predikat Cumlaude

    Harumkan Nama Daerah Pemuda Dabo Singkep Raih Gelar Magister Hukum dengan Predikat Cumlaude

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 33
    • 0Komentar

      LINGGA – Kabar membanggakan datang dari daerah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Seorang pemuda Farel Ade Ari Indroko, S.H., M.H., berhasil mengharumkan nama kampung halamannya setelah meraih gelar Magister Hukum dengan predikat cumlaude dan IPK sempurna 4,00. Farel merupakan putra dari Adi Suharyana, pensiunan TNI AL, dan ibu Nyayu Eni Marini, seorang ibu […]

  • Polisi Gerebek Markas Begal di Medan Marelan, Delapan Terduga Pelaku Diamankan dan Tiga Dilumpuhkan

    Polisi Gerebek Markas Begal di Medan Marelan, Delapan Terduga Pelaku Diamankan dan Tiga Dilumpuhkan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 20
    • 0Komentar

      Polisi Gerebek Markas Begal di Medan Marelan, Delapan Terduga Pelaku Diamankan dan Tiga Dilumpuhkan Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara melakukan penggerebekan terhadap sebuah lokasi yang diduga menjadi markas kelompok pelaku begal di kawasan Pasar Uka, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan kejahatan […]

expand_less