Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Tragis! Balita Empat Tahun Meninggal Setelah Terperosok ke Lubang Proyek di Tebet, Pengawasan Lokasi Proyek Jadi Sorotan

Tragis! Balita Empat Tahun Meninggal Setelah Terperosok ke Lubang Proyek di Tebet, Pengawasan Lokasi Proyek Jadi Sorotan

  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tragis! Balita Empat Tahun Meninggal Setelah Terperosok ke Lubang Proyek di Tebet, Pengawasan Lokasi Proyek Jadi Sorotan

Peristiwa memilukan terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, ketika seorang balita berusia empat tahun meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi. Insiden tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan perhatian publik terhadap pentingnya standar keselamatan dan pengamanan di setiap lokasi proyek yang berada di sekitar permukiman warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bermain bersama beberapa temannya di sekitar area proyek pada Sabtu malam. Tanpa disadari, korban terjatuh ke dalam lubang proyek dengan kedalaman sekitar 3,5 hingga 4 meter. Lubang tersebut memiliki diameter yang sempit sehingga menyulitkan proses penyelamatan. Teman-teman korban yang panik kemudian segera meminta pertolongan kepada warga dan petugas yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran, tenaga medis, serta unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya evakuasi. Pada tahap awal, petugas berusaha mengevakuasi korban secara manual dengan memasukkan personel bertubuh kecil ke dalam lubang. Namun, upaya tersebut mengalami berbagai kendala karena ukuran lubang yang sangat sempit serta kondisi tanah yang berpotensi longsor.

Melihat kondisi tersebut, tim gabungan memutuskan menggunakan alat berat berupa dua unit ekskavator untuk menggali tanah di sekitar titik lokasi secara bertahap. Penggalian dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak membahayakan korban maupun petugas yang berada di sekitar lubang. Selama proses penyelamatan berlangsung, area proyek juga dipasangi garis polisi guna mencegah warga mendekati lokasi dan memberikan ruang bagi tim evakuasi bekerja secara maksimal.

Proses penyelamatan berlangsung selama kurang lebih empat jam. Setelah korban berhasil diangkat dari dalam lubang pada dini hari, petugas segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, meskipun sempat berhasil dievakuasi dalam kondisi masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, nyawa korban akhirnya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Kabar tersebut menambah duka bagi keluarga serta masyarakat yang mengikuti proses evakuasi sejak malam hari.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya peristiwa tersebut, termasuk menelusuri aspek pengamanan lokasi proyek. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara kondisi tempat kejadian perkara juga telah dipasang garis polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan. Aparat akan mengkaji apakah seluruh prosedur keselamatan kerja dan pengamanan area proyek telah diterapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bahwa setiap proyek konstruksi harus mengutamakan aspek keselamatan, terutama apabila berada di lingkungan padat penduduk atau berdekatan dengan fasilitas umum yang sering digunakan anak-anak untuk bermain. Lubang galian maupun area berbahaya seharusnya dilengkapi pagar pembatas yang memadai, rambu-rambu peringatan, pencahayaan yang cukup pada malam hari, serta pengawasan yang ketat untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Para pemerhati keselamatan konstruksi menilai bahwa penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya bertujuan melindungi para pekerja proyek, tetapi juga masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan. Setiap pelaksana proyek memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh area berisiko telah diamankan sehingga tidak membahayakan warga, khususnya anak-anak yang belum memahami potensi bahaya di sekitar proyek.

Masyarakat juga diimbau agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain di luar rumah, terutama di sekitar area pembangunan yang masih aktif. Sementara itu, pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan melakukan evaluasi terhadap seluruh proyek konstruksi agar seluruh standar keselamatan benar-benar diterapkan demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transaksi Via IG, Pengedar 22 Paket Tembakau Sinte di Jaktim Ditangkap

    Transaksi Via IG, Pengedar 22 Paket Tembakau Sinte di Jaktim Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Transaksi Via IG, Pengedar 22 Paket Tembakau Sinte di Jaktim Ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan seorang pria berinisial RAS (22) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal sebagai tembakau sinte. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya transaksi narkotika yang melibatkan […]

  • Malaysia Temukan Sumber Narkoba yang Dibawa Pilot ke Indonesia

    Malaysia Temukan Sumber Narkoba yang Dibawa Pilot ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Malaysia Temukan Sumber Narkoba yang Dibawa Pilot ke Indonesia Otoritas Malaysia mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan kasus penyelundupan narkotika yang melibatkan seorang pilot maskapai penerbangan yang ditangkap setibanya di Indonesia. Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa aparat berhasil mengidentifikasi sumber narkotika yang diduga dibawa oleh pilot tersebut sebelum diterbangkan menuju Jakarta. Temuan itu menjadi bagian penting […]

  • Rupiah Kembali Melemah, Dipengaruhi Penguatan Dolar AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

    Rupiah Kembali Melemah, Dipengaruhi Penguatan Dolar AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Rupiah Kembali Melemah, Dipengaruhi Penguatan Dolar AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan terbaru. Pergerakan mata uang Garuda masih berada di bawah tekanan seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi […]

  • Jumlah BUMN Dipangkas Menjadi Sekitar 240 Perusahaan, Pengelolaan Aset Negara Dinilai Semakin Efisien

    Jumlah BUMN Dipangkas Menjadi Sekitar 240 Perusahaan, Pengelolaan Aset Negara Dinilai Semakin Efisien

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jumlah BUMN Dipangkas Menjadi Sekitar 240 Perusahaan, Pengelolaan Aset Negara Dinilai Semakin Efisien Pemerintah terus melakukan transformasi terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program restrukturisasi dan konsolidasi perusahaan. Langkah tersebut berhasil memangkas jumlah BUMN menjadi sekitar 240 perusahaan dari jumlah yang sebelumnya jauh lebih banyak. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi, […]

  • Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat

    Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat Koramil 02/Batuceper, Kodim 0506/Tangerang, kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui penyelenggaraan bakti sosial khitanan massal gratis bagi puluhan anak. Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Pergudangan Centra, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Minggu (5/7/2026), diikuti sebanyak 40 […]

  • Masih Banyak Pengendara Akali Pelat Nomor Kendaraan Demi Hindari Tilang ETLE

    Masih Banyak Pengendara Akali Pelat Nomor Kendaraan Demi Hindari Tilang ETLE

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Masih Banyak Pengendara Akali Pelat Nomor Kendaraan Demi Hindari Tilang ETLE Penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) terus diperluas di berbagai daerah sebagai upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas dan meminimalkan pelanggaran di jalan raya. Namun, di balik efektivitas teknologi tersebut, aparat kepolisian masih menemukan banyak pengendara yang sengaja memodifikasi atau mengakali […]

expand_less