Peserta Latsarmil Program Kopdes dan Kampung Nelayan yang Meninggal Dunia Bertambah Menjadi Tiga Orang
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Peserta Latsarmil Program Kopdes dan Kampung Nelayan yang Meninggal Dunia Bertambah Menjadi Tiga Orang
Jumlah peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) sebagai calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang meninggal dunia kembali bertambah. Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi bahwa hingga saat ini terdapat tiga peserta yang wafat selama mengikuti rangkaian pendidikan tersebut. Peristiwa ini menjadi perhatian publik sekaligus memunculkan berbagai masukan agar pelaksanaan program dievaluasi secara menyeluruh, terutama terkait aspek kesehatan dan keselamatan peserta.
Korban terbaru diketahui bernama Novia Rahmadhani Sihotang, peserta Program SPPI Kampung Nelayan Merah Putih yang mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan (Satdik) Pusbahasa Kodiklatau, Jakarta. Berdasarkan penjelasan Kementerian Pertahanan, Novia sempat mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pendidikan dan segera mendapatkan penanganan medis oleh tim kesehatan satuan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa. Meski telah menjalani perawatan intensif, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 23 Juni 2026. Hasil pemeriksaan medis menyebutkan kondisi kesehatannya berkaitan dengan penyakit tuberkulosis.
Sebelumnya, dua peserta lainnya juga dilaporkan meninggal dunia ketika mengikuti latihan dasar kemiliteran. Mereka adalah Anisa Muyassaroh yang menjalani pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, dan Yonanda Muhammad Taufiq yang mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Anisa meninggal akibat heat stroke atau peningkatan suhu tubuh secara drastis, sedangkan Yonanda dinyatakan meninggal akibat cardiac arrest atau henti jantung.
Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa seluruh peserta yang mengikuti program tersebut sebelumnya telah melewati tahapan seleksi administrasi maupun pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur yang berlaku. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan para peserta memenuhi syarat untuk mengikuti pendidikan dan latihan dasar kemiliteran yang menjadi bagian dari Program SPPI. Namun demikian, pemerintah tetap melakukan evaluasi terhadap seluruh proses penyelenggaraan setelah terjadinya tiga insiden tersebut.
Evaluasi yang dilakukan meliputi mekanisme pemeriksaan kesehatan peserta, pengawasan medis selama pendidikan berlangsung, prosedur penanganan peserta yang mengalami gangguan kesehatan, hingga sistem komunikasi antara penyelenggara pendidikan dengan keluarga peserta. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program-program serupa di masa mendatang.
Di sisi lain, sejumlah anggota DPR dan berbagai elemen masyarakat turut meminta pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap konsep latihan dasar kemiliteran bagi calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih maupun Kampung Nelayan Merah Putih. Mereka menilai aspek keselamatan, kesiapan fisik peserta, serta standar pelayanan kesehatan selama pendidikan perlu mendapatkan perhatian lebih agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Meski demikian, pemerintah memastikan program Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih tetap akan dilanjutkan. Evaluasi yang sedang dilakukan difokuskan pada penyempurnaan mekanisme pelaksanaan pendidikan tanpa mengubah tujuan utama program, yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi desa dan kawasan nelayan secara profesional. Pemerintah juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga seluruh peserta yang meninggal dunia serta memastikan pendampingan kepada pihak keluarga dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Daftar Peserta yang Meninggal Dunia:
- Anisa Muyassaroh.
- Yonanda Muhammad Taufiq.
- Novia Rahmadhani Sihotang.
Jurnalis : Hanadia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar