Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Lahan Sengketa Sawit Bagendang Raya Dipanen Massal Saat Status Quo, APH Didesak Bertindak Tegas

Lahan Sengketa Sawit Bagendang Raya Dipanen Massal Saat Status Quo, APH Didesak Bertindak Tegas

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMPIT – Polemik sengketa lahan kelapa sawit di wilayah Gapoktanhut Bagendang Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kian memanas. Meski masih berstatus quo, areal perkebunan tersebut dilaporkan justru dipanen secara massal oleh sejumlah warga.

Konflik yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir ini sebelumnya juga sempat memicu insiden serius, termasuk penganiayaan terhadap seorang camat saat proses mediasi di Kantor Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

Menurut Informasi pada Selasa (5/5/2026), menyebutkan bahwa puluhan warga bersama sebagian anggota kelompok tani (Gapoktan) memasuki area kebun yang masih disengketakan dan melakukan aktivitas panen secara besar-besaran.

“Sehari kemarin ada panen massal. Dari pagi sampai sore, hasilnya sekitar 30 pikap buah sawit,” ungkap salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Tindakan tersebut dinilai melanggar kesepakatan status quo yang seharusnya menjaga kondisi lahan tetap tidak berubah hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap. Kondisi ini pun memicu kekhawatiran akan potensi konflik lanjutan di lapangan.

Sejumlah pihak mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan mengambil langkah tegas guna mencegah situasi semakin tidak terkendali.

Selain itu, penegakan aturan dianggap penting untuk memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat dalam sengketa lahan tersebut, sekaligus menghindari aksi sepihak yang dapat memperkeruh suasana.

” Sementara Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Riski Maulana Zulkarnain, melalui Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Sugiharso, ketika dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp Rabu 6 Mei 2026.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait aktivitas panen massal di lahan berstatus quo tersebut,” Pungkasnya.( KY )

author avatar
Wartawan Berita Polri
  • Penulis: Wartawan Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buronan Kasus Begal di Lampung Tewas Ditembak Polisi Saat Proses Penangkapan

    Buronan Kasus Begal di Lampung Tewas Ditembak Polisi Saat Proses Penangkapan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Buronan Kasus Begal di Lampung Tewas Ditembak Polisi Saat Proses Penangkapan Seorang buronan yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pembegalan di wilayah Lampung dilaporkan tewas setelah terkena tembakan petugas kepolisian dalam proses penangkapan. Tindakan tegas tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan diduga melakukan perlawanan dan dianggap membahayakan keselamatan aparat maupun masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Menurut […]

  • Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Titipan maupun Kuota Khusus

    Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Titipan maupun Kuota Khusus

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Titipan maupun Kuota Khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan bahwa proses penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui jalur rekrutmen reguler yang berlaku secara nasional. Penegasan tersebut disampaikan untuk memastikan seluruh masyarakat memahami bahwa tidak ada jalur […]

  • Perkuat Kelembagaan, Kajati Kalbar Lantik Tiga Pejabat Strategis dan Tekankan Integritas di Era Digital

    Perkuat Kelembagaan, Kajati Kalbar Lantik Tiga Pejabat Strategis dan Tekankan Integritas di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, memimpin langsung prosesi pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan tiga pejabat utama di lingkungan Kejati Kalbar, Selasa (5/5/2026). Acara sakral yang berlangsung di Aula Baharuddin Lopa Lantai 4 ini mengukuhkan Laksmi Indriyah Rohmulyati, SH. LLM sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Eryana Ganda Nugraha, SH. MHum […]

  • Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

    Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade Guru Besar sekaligus pakar kepolisian Prof. Rycko Amelza Dahniel menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru di sektor pangan setelah menghentikan impor jagung pada tahun 2026. Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia telah melakukan impor jagung secara […]

  • Sidang Roy Suryo, Ahli Sebut Abuse of Power Bisa Jadi Dasar Ganti Rugi

    Sidang Roy Suryo, Ahli Sebut Abuse of Power Bisa Jadi Dasar Ganti Rugi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sidang Roy Suryo, Ahli Sebut Abuse of Power Bisa Jadi Dasar Ganti Rugi Persidangan yang melibatkan Roy Suryo kembali menjadi perhatian publik setelah seorang ahli yang dihadirkan dalam persidangan menyampaikan pandangannya mengenai konsep abuse of power atau penyalahgunaan wewenang. Dalam keterangannya, ahli menjelaskan bahwa tindakan penyalahgunaan kewenangan oleh seseorang maupun lembaga dapat dijadikan dasar hukum […]

  • Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

    Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO Harapan untuk memperoleh penghasilan besar di luar negeri berubah menjadi pengalaman pahit bagi sejumlah pekerja migran asal Sumatera Utara yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Mereka awalnya dijanjikan pekerjaan dengan gaji puluhan juta rupiah setiap bulan, namun […]

expand_less