Modus Baru Curanmor: Berpura-pura Pacaran, Wanita Jadi Joki Pengendara
- account_circle Jurnalis Berita Polri
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Polres Metro Jakarta Utara membongkar pola kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang semakin berkembang dan cerdik. Kasat Reskrim AKBP Awaludin Kanur, S.I.K., M.H., mengungkap bahwa pelaku kini menggunakan modus operandi baru dengan berpura-pura menjadi pasangan kekasih untuk menghilangkan kecurigaan.
Dalam pemaparan di Mapolres Jakut, Selasa (14/4/2026), AKBP Awaludin menjelaskan bahwa modus ini sangat efektif. Pasangan pelaku, pria dan wanita, akan berjalan seolah-olah sedang berpacaran menuju lokasi target. Setelah motor berhasil dicuri, peran wanita sangat vital sebagai “joki” atau pengendara yang membawa kabur kendaraan tersebut.
“Perannya sebagai joki. Mereka berpura-pura menjadi korban atau pasangan biasa agar tidak dicurigai oleh warga maupun petugas,” ungkap AKBP Awaludin.
Target Motor Premium, Mayoritas Residivis
Wilayah rawan yang menjadi sasaran utama pelaku saat ini masih terpusat di sekitar kawasan Tanjung Priok dan area pelabuhan. Sementara itu, jenis kendaraan yang paling sering dibidik adalah motor dengan nilai jual tinggi, seperti Yamaha NMAX.
Menariknya, dari data yang dihimpun, sebagian besar pelaku yang berhasil diamankan merupakan residivis atau pelaku berulang. Mereka dinilai semakin pandai menembus sistem keamanan kendaraan yang semakin canggih.
“Mereka belajar, kendaraan makin canggih, pelaku juga makin berkembang dalam modus operandi,” tambahnya.
Respons Dugaan Premanisme dan Pemalakan
Terkait adanya laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas premanisme dan pemalakan, seperti di kawasan Simpang Lima Semper dan area lapak besi Rawa Malang, Cilincing, pihak kepolisian memastikan akan segera melakukan pengecekan dan pendalaman informasi.
AKBP Awaludin mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi kejahatan. Keberhasilan penindakan, menurutnya, sangat bergantung pada peran aktif warga dalam memberikan informasi.
“Tanpa informasi dari masyarakat, akan sulit mengungkap kasus secara cepat. Kami berkomitmen terus menekan angka kriminalitas demi keamanan bersama,” tegasnya.
Wartawan Amin Tukirno
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar