Cegah Dampak Buruk, Polda Kalbar Serukan Masyarakat Tinggalkan Segala Bentuk Praktik Perjudian
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PONTIANAK, KALBAR – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap praktik perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui jalur daring.
Melalui imbauan yang disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat, pihak kepolisian mengajak warga untuk menjauhi aktivitas terlarang ini demi menjaga ketertiban umum serta melindungi diri dari berbagai dampak merugikan yang diakibatkannya.
Dalam pernyataan resminya, Polda Kalbar menggarisbawahi bahwa perjudian bukan sekadar pelanggaran hukum semata, melainkan juga merupakan ancaman nyata yang mampu merusak tatanan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.
Praktik ini kerap menjadi pemicu utama lahirnya berbagai tindak kejahatan turunan, mulai dari penipuan, pencurian, hingga keretakan hubungan dalam rumah tangga yang merusak keharmonisan keluarga.
Guna memutus mata rantai penyebaran praktik ini, khususnya judi daring yang belakangan ini kian marak dan mudah diakses siapa saja, pihak kepolisian terus mengintensifkan langkah pencegahan lewat kegiatan sosialisasi secara langsung maupun patroli di ruang siber. Masyarakat pun diingatkan agar senantiasa bijak dan berhati-hati dalam memanfaatkan kemajuan teknologi, serta tidak mudah terbuai oleh janji manis keuntungan besar yang didapatkan dengan cara instan, yang sering kali dijadikan umpan oleh pengelola situs judi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas dan menjatuhkan sanksi berat bagi siapa saja yang terbukti terlibat dalam praktik perjudian, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain penindakan, peran serta masyarakat juga sangat diharapkan untuk turut aktif mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila ditemukan indikasi atau aktivitas perjudian di tempat tinggal masing-masing.
“Perlu dipahami bersama, bahwa perjudian sejatinya hanya akan mendatangkan kerugian, baik dari sisi keuangan maupun dampak buruk bagi tatanan sosial.
Kami mengajak seluruh warga untuk menjauhi segala bentuk aktivitas ini dan lebih memfokuskan diri pada kegiatan yang bersifat positif, bermanfaat, dan produktif,” tegas Bambang.
Ia juga berharap, dengan disampaikannya imbauan ini, tingkat kesadaran masyarakat akan semakin meningkat untuk menjauhi praktik terlarang tersebut.
Melalui sinergi dan kerja sama yang erat antara aparat kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Kalimantan Barat senantiasa terpelihara dengan baik, aman, dan kondusif.
Arsyad
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar