Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kriminal » Polisi Ditahan atas Dugaan Pembunuhan Rekan Sesama Anggota Polri di Tangerang Selatan

Polisi Ditahan atas Dugaan Pembunuhan Rekan Sesama Anggota Polri di Tangerang Selatan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi Ditahan atas Dugaan Pembunuhan Rekan Sesama Anggota Polri di Tangerang Selatan

TANGERANG SELATAN – Polda Metro Jaya memproses hukum seorang anggota Polri berinisial AR yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pembunuhan terhadap rekan sesama anggota kepolisian berinisial LVFL. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan mendalami rangkaian peristiwa untuk mengungkap secara menyeluruh kejadian yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban diketahui merupakan Bharatu LVFL, anggota Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpoludara). Kasus ini ditangani penyidik Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk mengungkap fakta serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budhi Hermanto, menyampaikan bahwa tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Menurutnya, penyidik terus menelusuri kronologi kejadian dan mendalami berbagai fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Kepolisian menyatakan penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Budhi juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya anggota Polri tersebut. Polda Metro Jaya berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Peristiwa yang melibatkan sesama anggota kepolisian tersebut menjadi perhatian serius, sementara proses penyidikan terus berjalan untuk memperoleh kejelasan mengenai kejadian yang sebenarnya.

Dalam proses penyidikan, aparat penegak hukum perlu mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa barang bukti, serta mencocokkan setiap temuan dengan kronologi kejadian. Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui bagaimana peristiwa berlangsung, mengidentifikasi tindakan yang dilakukan pihak-pihak terkait, dan menentukan pertanggungjawaban pidana berdasarkan bukti yang sah.

Di sisi lain, pihak keluarga korban melalui kuasa hukumnya meminta agar perkara tersebut diusut secara menyeluruh dan transparan. Kuasa hukum keluarga, Petrus Bala Pattyona, mendorong penyidik mengungkap latar belakang kejadian, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Permintaan tersebut merupakan pandangan pihak keluarga yang perlu diuji melalui proses penyidikan dan pembuktian hukum.

Kuasa hukum keluarga juga mempertanyakan rangkaian kejadian dan penggunaan sejumlah barang yang disebut berkaitan dengan perkara tersebut. Informasi mengenai barang bukti, termasuk dugaan keberadaan senjata tajam dan senjata api, perlu dipastikan melalui keterangan resmi penyidik serta hasil pemeriksaan. Oleh karena itu, kesimpulan mengenai alat yang digunakan, urutan kejadian, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain masih harus menunggu hasil penyidikan.

Selain mengungkap kronologi, penyidik juga perlu mendalami motif yang melatarbelakangi dugaan tindak pidana tersebut. Hingga keterangan yang tersedia disampaikan, motif kejadian belum dijelaskan secara resmi oleh kepolisian. Pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi menjadi bagian penting untuk menguji berbagai informasi yang muncul serta menghindari kesimpulan yang belum didukung bukti.

Penanganan perkara ini menjadi perhatian karena melibatkan anggota kepolisian sebagai tersangka maupun korban. Proses hukum yang objektif dan transparan diperlukan untuk memastikan seluruh fakta terungkap tanpa mengabaikan hak-hak pihak yang terlibat. Setiap dugaan tindak pidana harus diproses berdasarkan alat bukti dan ketentuan perundang-undangan, bukan semata-mata berdasarkan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyidik masih mendalami perkara tersebut. Perkembangan mengenai motif, kronologi lengkap, hasil pemeriksaan barang bukti, maupun kemungkinan keterlibatan pihak lain perlu menunggu keterangan resmi lebih lanjut. Penetapan tersangka merupakan bagian dari proses hukum dan tidak menghilangkan hak tersangka untuk memperoleh proses peradilan yang adil.

Publik diharapkan memberikan ruang kepada penyidik untuk menyelesaikan proses penyelidikan dan penyidikan secara profesional. Pengungkapan perkara secara menyeluruh diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi keluarga korban sekaligus memastikan bahwa setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.

Jurnalis : Rika Anggun Lestari

author avatar
Rika Anggun Lestari
  • Penulis: Rika Anggun Lestari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kreatif Edukasi Keselamatan, Satlantas Tasikmalaya Raih Sejumlah Penghargaan

    Kreatif Edukasi Keselamatan, Satlantas Tasikmalaya Raih Sejumlah Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kreatif Edukasi Keselamatan, Satlantas Tasikmalaya Raih Sejumlah Penghargaan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya kembali mencatatkan prestasi dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026. Sejumlah penghargaan diterima personel Satlantas Polres Tasikmalaya atas kinerja pelayanan kepada masyarakat serta berbagai inovasi dalam memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Penghargaan tersebut diberikan pada tingkat Polda Jawa […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi TNI dan Masyarakat, Bakti TNI AD Sasar Pembangunan Banyumas dan Kebumen

    Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi TNI dan Masyarakat, Bakti TNI AD Sasar Pembangunan Banyumas dan Kebumen

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi TNI dan Masyarakat, Bakti TNI AD Sasar Pembangunan Banyumas dan Kebumen BANYUMAS – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan warga. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar program pembangunan dapat menjawab […]

  • Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling, Jaga Keamanan dan Ketertiban

    Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling, Jaga Keamanan dan Ketertiban

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling, Jaga Keamanan dan Ketertiban   Jakarta Timur – Dalam rangka memberikan rasa aman, nyaman, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa Koramil 06/Cakung melaksanakan kegiatan Patroli/Siskamling Keliling bersama Unsur Komduk dan masyarakat di wilayah RT 03 RW 10 Kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Minggu (30/08/26).   Kegiatan Patroli/Siskamling […]

  • Perkuat Spiritualitas, Personel Polres Melawi Gelar Pembacaan Surah Yasin Secara Rutin

    Perkuat Spiritualitas, Personel Polres Melawi Gelar Pembacaan Surah Yasin Secara Rutin

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MELAWI – Dalam upaya membangun keseimbangan antara pengabdian kepada negara dan kebutuhan batin, jajaran personel Polres Melawi yang beragama Islam melaksanakan kegiatan pembinaan rohani melalui pembacaan Surah Yasin. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Masjid Shirotul Jannah Polres Melawi, Kamis (30/4/2026). Acara spiritual ini dipimpin langsung oleh Kepala Polres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, […]

  • Pria Diduga Menyekap Kekasih Selama Tiga Tahun di Bandung Masih Buron, Sempat Kabur Saat Akan Ditangkap Polisi

    Pria Diduga Menyekap Kekasih Selama Tiga Tahun di Bandung Masih Buron, Sempat Kabur Saat Akan Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pria Diduga Menyekap Kekasih Selama Tiga Tahun di Bandung Masih Buron, Sempat Kabur Saat Akan Ditangkap Polisi Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik. Terduga pelaku yang diketahui merupakan kekasih korban hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian setelah beberapa kali berhasil lolos dari upaya […]

  • Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue

    Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue Dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan Ketua DPRD Bone menjadi perhatian publik setelah seorang staf di lingkungan Sekretariat DPRD Bone melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian. Insiden tersebut diduga berawal dari persoalan penyajian hidangan berupa kue untuk tamu yang datang ke kantor DPRD Bone. Korban mengaku mengalami […]

expand_less