Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Operasi Sarang Narkoba Polda Sumsel Sasar 40 Titik, 81 Orang Diamankan dalam Sepekan

Operasi Sarang Narkoba Polda Sumsel Sasar 40 Titik, 81 Orang Diamankan dalam Sepekan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Operasi Sarang Narkoba Polda Sumsel Sasar 40 Titik, 81 Orang Diamankan dalam Sepekan

PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) melaksanakan Operasi Sarang Narkoba secara serentak pada 9–15 Oktober 2026. Operasi yang menyasar 40 titik kawasan rawan peredaran narkotika tersebut menghasilkan pengamanan terhadap 81 orang serta penyitaan barang bukti berupa sabu dengan berat total 1.067,17 gram dan 17 butir ekstasi.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menekan peredaran gelap narkotika, memutus jaringan distribusi, serta mendorong pemulihan kawasan yang berpotensi menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba. Penanganan terhadap orang-orang yang diamankan dilakukan berdasarkan dugaan peran masing-masing, dengan tetap memperhatikan proses hukum dan ketentuan yang berlaku.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Rony Samtana, memimpin konferensi pers penyampaian hasil operasi pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 15.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Lorong Jaya Laksana, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang.

Konferensi pers tersebut dihadiri sejumlah pejabat kepolisian dan unsur pemerintah daerah, di antaranya Kabid Humas Polda Sumsel, Dirresnarkoba, Kabidpropam, Dirres PPA dan PPO, Kapolrestabes Palembang, serta Wali Kota Palembang. Perwakilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan hasil operasi yang dilaksanakan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama satuan reserse narkoba jajaran, sebanyak 81 orang diamankan dengan dugaan peran yang berbeda. Rinciannya terdiri atas tiga orang yang diduga sebagai bandar, delapan orang yang diduga sebagai pengedar, satu orang yang diduga berperan sebagai kurir, serta 69 orang yang dikategorikan sebagai pengguna.

Selain mengamankan sejumlah orang, petugas menyita barang bukti narkotika berupa sabu seberat 1.067,17 gram dan 17 butir ekstasi. Dalam operasi yang sama, aparat juga mengamankan 32 senjata tajam dan dua pucuk senjata api yang ditemukan di titik-titik sasaran operasi. Barang-barang tersebut menjadi bagian dari penanganan petugas sesuai dengan temuan di lapangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

Polda Sumsel membedakan penanganan berdasarkan dugaan keterlibatan masing-masing orang. Pihak yang diduga berperan sebagai bandar, pengedar, maupun kurir diproses melalui mekanisme penegakan hukum dengan mempertimbangkan peran serta alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, orang-orang yang dikategorikan sebagai pengguna diarahkan melalui mekanisme Tim Asesmen Terpadu (TAT) untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Melalui proses asesmen tersebut, penanganan terhadap pengguna dapat mempertimbangkan kebutuhan rehabilitasi sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan perundang-undangan. Pendekatan ini menempatkan pemberantasan narkotika tidak hanya pada aspek penindakan, tetapi juga pada upaya pemulihan bagi pengguna yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Di sisi lain, pemulihan kawasan menjadi bagian penting setelah operasi penindakan dilakukan. Penertiban di suatu wilayah perlu disertai upaya pencegahan dan pengawasan berkelanjutan agar lingkungan tersebut tidak kembali dimanfaatkan sebagai lokasi peredaran narkotika. Karena itu, kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, keluarga, dan warga menjadi salah satu unsur yang ditekankan dalam upaya menjaga lingkungan tetap aman.

Pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba juga disebut sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, termasuk pencegahan serta pemberantasan narkoba dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.

Polda Sumsel turut mengacu pada arahan Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., agar pemberantasan narkotika tidak berhenti pada penangkapan. Upaya tersebut perlu dilanjutkan dengan pemulihan lingkungan melalui keterlibatan masyarakat, sehingga kawasan yang telah ditindak dapat terhindar dari kembalinya aktivitas peredaran gelap narkotika.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penegakan hukum perlu berjalan beriringan dengan langkah pencegahan dan pemulihan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk menjaga agar kawasan yang telah menjadi sasaran operasi tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkotika.

Peran keluarga dan lingkungan sosial juga menjadi perhatian dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Kepedulian terhadap kondisi anggota keluarga, komunikasi yang terbuka, serta keterlibatan tokoh masyarakat dalam kegiatan pencegahan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tangguh menghadapi ancaman narkotika.

Ke depan, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan kesinambungan antara penindakan terhadap jaringan peredaran, pengumpulan alat bukti, penelusuran aset yang berkaitan dengan tindak pidana, serta pengawasan terhadap kawasan yang telah ditertibkan. Langkah-langkah tersebut perlu dijalankan sesuai kewenangan dan prosedur hukum agar penanganan perkara dapat berlangsung secara akuntabel.

Melalui Operasi Sarang Narkoba, Polda Sumsel menyatakan komitmennya untuk memutus jaringan peredaran narkotika sekaligus mendorong pemulihan kawasan melalui kolaborasi dengan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba dan menjaga keamanan lingkungan secara berkelanjutan di wilayah Sumatera Selatan.

Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha

author avatar
Wafiq Qodriyatussoleha
  • Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Patuh Ditunda, Kepolisian Fokus pada Agenda Besar Operasi Cipta Kondisi dan Pengamanan Nataru

    Operasi Patuh Ditunda, Kepolisian Fokus pada Agenda Besar Operasi Cipta Kondisi dan Pengamanan Nataru

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Operasi Patuh Ditunda, Kepolisian Fokus pada Agenda Besar Operasi Cipta Kondisi dan Pengamanan Nataru Kepolisian Republik Indonesia melakukan penyesuaian jadwal pelaksanaan Operasi Patuh dengan mempertimbangkan agenda pengamanan yang lebih besar dan berskala nasional. Penundaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pengelolaan sumber daya dan personel agar pelaksanaan operasi kepolisian dapat berjalan lebih efektif serta memberikan […]

  • Kapolri: Bonus Demografi Jadi Momentum Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

    Kapolri: Bonus Demografi Jadi Momentum Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kapolri: Bonus Demografi Jadi Momentum Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 Kapolri menegaskan bahwa bonus demografi merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan Indonesia untuk mempersiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045. Jumlah penduduk usia produktif yang besar dinilai dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat pembangunan nasional, serta meningkatkan daya saing […]

  • Penjaga Sekolah Peras 10 Anak SD, Uangnya Dipakai Judi Online

    Penjaga Sekolah Peras 10 Anak SD, Uangnya Dipakai Judi Online

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Penjaga Sekolah Peras 10 Anak SD, Uangnya Dipakai Judi Online Kasus dugaan pemerasan terhadap siswa sekolah dasar kembali menjadi perhatian publik setelah seorang penjaga sekolah diduga melakukan tindakan tersebut terhadap sedikitnya 10 siswa. Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, itu mengundang keprihatinan karena para korban masih berusia anak-anak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, uang […]

  • Amran Desak Polri Tuntaskan 11 Kasus Pangan, Dugaan Permainan Harga Sawit Jadi Sorotan

    Amran Desak Polri Tuntaskan 11 Kasus Pangan, Dugaan Permainan Harga Sawit Jadi Sorotan

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Amran Desak Polri Tuntaskan 11 Kasus Pangan, Dugaan Permainan Harga Sawit Jadi Sorotan JAKARTA – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menuntaskan penanganan 11 kasus di sektor pangan yang diduga merugikan masyarakat. Permintaan tersebut mencakup berbagai persoalan tata niaga komoditas pangan, termasuk dugaan praktik […]

  • Polisi Sita Tiga Ton BBM Diduga Ilegal di Lampung, Asal Pasokan dan Jalur Distribusi Masih Ditelusuri

    Polisi Sita Tiga Ton BBM Diduga Ilegal di Lampung, Asal Pasokan dan Jalur Distribusi Masih Ditelusuri

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Polisi Sita Tiga Ton BBM Diduga Ilegal di Lampung, Asal Pasokan dan Jalur Distribusi Masih Ditelusuri LAMPUNG – Kepolisian mengamankan dua unit mobil pikap boks yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam jumlah besar di wilayah Lampung. Dari pengungkapan tersebut, petugas menemukan sekitar tiga ton BBM yang kini menjadi bagian dari […]

  • Polres Bogor PTDH 3 Personel Terlibat Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

    Polres Bogor PTDH 3 Personel Terlibat Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Polres Bogor PTDH 3 Personel Terlibat Dugaan Penyalahgunaan Narkoba Polres Bogor menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH terhadap tiga personelnya yang terbukti melakukan pelanggaran berat terkait disiplin dan penyalahgunaan narkoba. Upacara pemberhentian tersebut digelar di Mako Polres Bogor pada Senin, 7 September 2026. Upacara PTDH dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto. […]

expand_less