Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infotaintment » Kasus Penganiayaan Aktivis BEM UI, Polisi Periksa 7 Saksi dan 26 CCTV

Kasus Penganiayaan Aktivis BEM UI, Polisi Periksa 7 Saksi dan 26 CCTV

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kasus Penganiayaan Aktivis BEM UI, Polisi Periksa 7 Saksi dan 26 CCTV

JAKARTA — Polda Metro Jaya terus mendalami kasus dugaan penganiayaan, pencurian dengan kekerasan, dan pengancaman terhadap Hafidz Hernanda, Koordinator Bidang Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) 2024. Dalam perkembangan penanganan perkara tersebut, polisi telah memeriksa tujuh orang saksi dan mengumpulkan rekaman dari 26 titik kamera pengawas atau CCTV.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Imron Ermawan, menjelaskan bahwa penyidik dari Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta menelusuri rekaman CCTV dari lokasi kejadian dan beberapa titik lainnya. Rekaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengumpulan informasi untuk mengungkap peristiwa yang dilaporkan.

Selain memeriksa saksi dan mengumpulkan rekaman kamera pengawas, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti yang akan dianalisis lebih lanjut. Barang-barang tersebut meliputi sarung tangan lateks berwarna putih, peci hitam, kacamata berwarna hitam-oranye, lakban hitam, serta kain sarung bermotif hitam-putih.

Menurut keterangan kepolisian, barang bukti tersebut telah dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk menjalani analisis. Pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat membantu penyidik menelaah barang bukti dan memperoleh informasi yang relevan dengan proses penyidikan.

Imron juga menyampaikan bahwa penanganan perkara telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Peningkatan status ini menandai berlanjutnya proses hukum untuk mendalami dugaan tindak pidana berdasarkan keterangan saksi, rekaman CCTV, dan barang bukti yang telah dikumpulkan.

Kasus ini sebelumnya dilaporkan oleh BEM UI ke Polda Metro Jaya setelah Hafidz diduga mengalami penyerangan oleh orang tidak dikenal. Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, menyampaikan bahwa laporan tersebut diajukan pada Selasa, 6 Oktober 2026, dengan persetujuan korban.

Peristiwa yang dilaporkan itu disebut terjadi pada Minggu malam, 4 Oktober 2026, sekitar pukul 23.50 WIB, di Jalan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan. Saat itu, Hafidz sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor setelah menghadiri kegiatan konsolidasi organisasi.

Akibat kejadian tersebut, Hafidz dilaporkan mengalami cedera kepala, memar pada wajah, luka robek di bibir, serta lecet di bagian punggung dan kaki. Ia sempat mendapatkan perawatan medis dan kemudian menjalani proses pemulihan. BEM UI juga menyertakan dokumen pendukung, termasuk hasil pemeriksaan kesehatan dan forensik dari rumah sakit, saat melaporkan perkara tersebut.

Dalam perkembangan selanjutnya, penyidik masih perlu mencocokkan berbagai keterangan dan hasil pemeriksaan barang bukti untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai peristiwa tersebut. Rekaman CCTV dari sejumlah titik juga menjadi bagian dari penelusuran guna membantu mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.

Penanganan perkara ini menjadi perhatian karena menyangkut dugaan kekerasan terhadap seorang aktivis mahasiswa. Meski demikian, proses hukum tetap harus mengedepankan pembuktian dan asas praduga tak bersalah. Identitas serta tanggung jawab pihak yang diduga terlibat perlu ditetapkan berdasarkan hasil penyidikan dan bukti yang sah.

Polisi diharapkan dapat menuntaskan penyidikan secara profesional dan transparan sehingga rangkaian peristiwa dapat terungkap secara jelas. Perkembangan lebih lanjut akan bergantung pada hasil pemeriksaan saksi, analisis forensik, serta bukti-bukti lain yang berhasil dihimpun oleh penyidik.

Jurnalis: Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UU Polri Disahkan, TAUD Nilai Perpanjangan Masa Pensiun Kapolri Berpotensi Menghambat Regenerasi Kepemimpinan

    UU Polri Disahkan, TAUD Nilai Perpanjangan Masa Pensiun Kapolri Berpotensi Menghambat Regenerasi Kepemimpinan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

    UU Polri Disahkan, TAUD Nilai Perpanjangan Masa Pensiun Kapolri Berpotensi Menghambat Regenerasi Kepemimpinan Pengesahan Undang-Undang (UU) Polri yang memuat perubahan terkait batas usia pensiun anggota kepolisian kembali memunculkan beragam tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satu sorotan datang dari kelompok masyarakat sipil yang menilai bahwa ketentuan mengenai kemungkinan perpanjangan masa pensiun Kapolri dapat memberikan dampak terhadap […]

  • Polri Jawab Gugatan Febrie, Satu Suara dengan Kejagung, Minta Hakim Tolak Praperadilan

    Polri Jawab Gugatan Febrie, Satu Suara dengan Kejagung, Minta Hakim Tolak Praperadilan

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Polri Jawab Gugatan Febrie, Satu Suara dengan Kejagung, Minta Hakim Tolak Praperadilan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan tanggapannya terhadap gugatan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Polri meminta majelis hakim menolak permohonan tersebut karena menilai dalil yang diajukan pemohon tidak memiliki dasar hukum yang […]

  • Polisi Panggil Selebgram Terkait Konvoi Motor di Bundaran HI yang Sebabkan Kemacetan

    Polisi Panggil Selebgram Terkait Konvoi Motor di Bundaran HI yang Sebabkan Kemacetan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Polisi Panggil Selebgram Terkait Konvoi Motor di Bundaran HI yang Sebabkan Kemacetan Kepolisian akan memanggil sejumlah pihak, termasuk seorang selebgram yang diduga terlibat dalam kegiatan konvoi motor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Pemanggilan tersebut dilakukan setelah aksi ratusan pengendara motor yang berlangsung pada malam hari itu menyebabkan kemacetan panjang dan mengganggu aktivitas […]

  • Dua Penagih Utang Hendak Tarik Motor Pelajar di Bogor, Aksi Digagalkan Polisi Patroli

    Dua Penagih Utang Hendak Tarik Motor Pelajar di Bogor, Aksi Digagalkan Polisi Patroli

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Dua Penagih Utang Hendak Tarik Motor Pelajar di Bogor, Aksi Digagalkan Polisi Patroli Bogor — Aksi dua pria yang diduga sebagai penagih utang atau mata elang (matel) saat hendak menarik sepeda motor milik seorang pelajar di Kabupaten Bogor digagalkan polisi. Peristiwa tersebut terjadi ketika petugas sedang melakukan patroli di wilayah Tajurhalang. Peristiwa itu kemudian menjadi […]

  • Danantara Targetkan Penyusunan Laporan Keuangan Rampung dalam Dua Bulan

    Danantara Targetkan Penyusunan Laporan Keuangan Rampung dalam Dua Bulan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

      Danantara Targetkan Penyusunan Laporan Keuangan Rampung dalam Dua Bulan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan proses penyusunan laporan keuangan konsolidasian dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan transparansi, serta memastikan seluruh informasi keuangan yang disampaikan kepada publik telah melalui proses audit […]

  • Empat Wanita Diduga Komplotan Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Mampang, Polisi Sita Buku Catatan Transaksi

    Empat Wanita Diduga Komplotan Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Mampang, Polisi Sita Buku Catatan Transaksi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • visibility 51
    • 0Komentar

      Empat Wanita Diduga Komplotan Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Mampang, Polisi Sita Buku Catatan Transaksi Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Mampang berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu dengan menangkap empat perempuan yang diduga terlibat sebagai pengedar. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan setelah aparat menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan […]

expand_less