Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Wanita Berinisial M Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi, Kasus Kini Ditangani Bareskrim Polri

Wanita Berinisial M Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi, Kasus Kini Ditangani Bareskrim Polri

  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Wanita Berinisial M Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi, Kasus Kini Ditangani Bareskrim Polri

Seorang perempuan berinisial M melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum anggota kepolisian yang bertugas di wilayah Jawa Tengah. Laporan tersebut telah disampaikan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dengan didampingi tim kuasa hukum. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah korban mengaku mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik dan psikis dalam kurun waktu yang cukup lama.

Menurut keterangan tim kuasa hukum korban, peristiwa tersebut bermula dari perkenalan antara korban dengan terduga pelaku pada tahun 2023. Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya berubah menjadi rangkaian dugaan tindakan kekerasan yang disebut berlangsung secara berulang. Korban mengaku mengalami penyiksaan, ancaman, penyekapan, hingga dipaksa mengonsumsi narkotika jenis sabu. Bahkan, korban juga mengklaim mendapat perlakuan yang merendahkan martabat serta mengalami tekanan psikologis yang berkepanjangan.

Dalam keterangannya, tim pendamping hukum menyebut korban sempat diajak menikah oleh terduga pelaku. Namun belakangan diketahui bahwa pria tersebut telah memiliki istri. Setelah hubungan tersebut berlangsung, korban mengaku menjadi sasaran kekerasan yang semakin intens. Dugaan penganiayaan disebut tidak hanya mengakibatkan luka fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam yang membuat korban baru berani melaporkan kejadian tersebut setelah merasa kondisi mentalnya mulai membaik.

Korban juga mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali mengalami penganiayaan berat, termasuk dugaan penyiraman cairan berbahaya yang menyebabkan dirinya harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Menurut kuasa hukum, setelah mengantarkan korban ke rumah sakit, terduga pelaku diduga meninggalkan korban tanpa memberikan pertanggungjawaban lebih lanjut. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu alasan utama korban memutuskan menempuh jalur hukum.

Usai laporan diterima di Bareskrim Polri, korban langsung menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik dan dimintai keterangan terkait seluruh rangkaian peristiwa yang dialaminya. Setelah itu, korban dirujuk ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani visum sebagai bagian dari proses pembuktian dalam penyelidikan. Langkah tersebut dilakukan guna melengkapi alat bukti yang akan digunakan dalam proses hukum selanjutnya.

Tim kuasa hukum juga menyampaikan bahwa korban selama ini diduga mengalami berbagai bentuk intimidasi sehingga merasa takut untuk melapor. Ancaman yang diterima disebut membuat korban memilih diam selama bertahun-tahun hingga akhirnya memperoleh pendampingan hukum. Demi menjaga keamanan dan keselamatan korban, saat ini korban telah ditempatkan di lokasi yang dirahasiakan atau rumah aman sambil menunggu proses hukum berjalan.

Informasi yang diterima pihak kuasa hukum menyebutkan bahwa oknum polisi yang dilaporkan tersebut telah diamankan oleh institusi tempatnya bertugas untuk menjalani proses pemeriksaan internal. Meski demikian, kepastian mengenai status hukum yang bersangkutan masih menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap pihak tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan hukum yang berkekuatan tetap.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan serta perlunya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan tidak pandang bulu. Masyarakat berharap seluruh fakta dapat diungkap secara objektif sehingga proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan mampu memberikan rasa keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Jurnalis : Sinta

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan SMPN 7 Lubang Penganga Tak Kunjung Diperbaiki Layaknya Kubangan Kerbau.

    Jalan SMPN 7 Lubang Penganga Tak Kunjung Diperbaiki Layaknya Kubangan Kerbau.

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 62
    • 0Komentar

        Berita Polri.com. Sampit – Kalteng. Ruas Jalan Desa Ekabahurui, tepatnya yang menuju Sekolah Menengah Pertama ( SMPN 7. Desa Ekabahurui, Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, rusak parah dan berlubang layanya kubangan Kerbau.   “Sumber informasi yang dihimpun media ini Rabu 13 Mei 2026, kepada warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Ruas Jalan […]

  • Razia Juru Parkir Liar di Jakarta Utara, Enam Orang Dibawa ke Panti Sosial untuk Pembinaan

    Razia Juru Parkir Liar di Jakarta Utara, Enam Orang Dibawa ke Panti Sosial untuk Pembinaan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 12
    • 0Komentar

      Razia Juru Parkir Liar di Jakarta Utara, Enam Orang Dibawa ke Panti Sosial untuk Pembinaan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama sejumlah instansi terkait kembali menggelar operasi penertiban terhadap praktik parkir liar di wilayah Kecamatan Penjaringan. Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan enam orang yang diduga berprofesi […]

  • Tragis Sekpri Wabup Yahukimo Ditembak didepan Pos Brimob

    Tragis Sekpri Wabup Yahukimo Ditembak didepan Pos Brimob

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PAPUA – Sebuah peristiwa yang sangat memilukan dan memprihatinkan terjadi di Kabupaten Yahukimo. Tak lama berselang setelah kunjungan Wakil Presiden RI usai dilaksanakan, Jems Maxisme Yohame, Sekretaris Pribadi (Sekpri) Wakil Bupati Yahukimo, menjadi korban penembakan yang terjadi tepat di hadapan Pos Brimob Yahukimo. Kamis 23 April 2026. Insiden yang terjadi pada Selasa (21/4) ini menimbulkan […]

  • Peserta Latsarmil Program Kopdes dan Kampung Nelayan yang Meninggal Dunia Bertambah Menjadi Tiga Orang

    Peserta Latsarmil Program Kopdes dan Kampung Nelayan yang Meninggal Dunia Bertambah Menjadi Tiga Orang

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Peserta Latsarmil Program Kopdes dan Kampung Nelayan yang Meninggal Dunia Bertambah Menjadi Tiga Orang Jumlah peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) sebagai calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang meninggal dunia kembali bertambah. Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi bahwa hingga saat ini […]

  • Kronologi Bupati Langkat Terjaring OTT hingga Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi

    Kronologi Bupati Langkat Terjaring OTT hingga Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kronologi Bupati Langkat Terjaring OTT hingga Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Langkat kembali menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang berujung pada penetapan status tersangka. Operasi tersebut dilakukan setelah penyidik memperoleh informasi mengenai dugaan transaksi suap yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek […]

  • Wamenhan Tekankan Pentingnya Latihan Dasar Kemiliteran untuk Membentuk Karakter Calon Manajer Koperasi Desa

    Wamenhan Tekankan Pentingnya Latihan Dasar Kemiliteran untuk Membentuk Karakter Calon Manajer Koperasi Desa

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 10
    • 0Komentar

      Wamenhan Tekankan Pentingnya Latihan Dasar Kemiliteran untuk Membentuk Karakter Calon Manajer Koperasi Desa Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto, menegaskan bahwa pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat bela negara. Menurutnya, pembekalan tersebut bukan semata-mata mengajarkan kemampuan militer, melainkan menjadi […]

expand_less