Viral Remaja di Ciputat Diserang Sejumlah Orang, Polisi Buru Pelaku
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pengeroyokan menggunakan senjata tajam terjadi di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Korban terluka akibat kasus penganiayaan itu. (Dok. Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Viral Remaja di Ciputat Diserang Sejumlah Orang, Polisi Buru Pelaku
TANGERANG SELATAN – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang remaja menggunakan senjata tajam terjadi di Gang Madrasah, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Peristiwa yang terjadi pada Rabu dini hari, 14 Oktober 2026, tersebut menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban mengalami luka pada bagian wajah akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah orang.
“Akibat kejadian ini, korban mengalami luka pada bagian wajah,” kata Bambang, Kamis (15/10/2026),
Setelah kejadian, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang diduga terlibat.
Untuk mengusut kasus tersebut, personel Polsek Ciputat Timur bersama Unit Reserse Kriminal telah mendatangi dan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat sekaligus mendalami peran masing-masing dalam peristiwa tersebut. Hingga laporan ini disusun, polisi masih memburu pihak yang diduga sebagai pelaku dan belum menyampaikan informasi mengenai penangkapan tersangka dalam kasus ini.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial. Warga juga diminta menyampaikan informasi yang relevan kepada petugas apabila mengetahui hal-hal yang dapat membantu proses penyelidikan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan menyelesaikan perselisihan tanpa kekerasan. Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan rekaman atau informasi yang belum terverifikasi, terutama jika berpotensi mengganggu privasi korban maupun proses penanganan perkara.
Polisi masih mendalami kasus dugaan pengeroyokan tersebut untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Jurnalis: Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar