Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polisi Sebut Perusakan dan Pembakaran di Sekitar Senayan Dilakukan Kelompok Perusuh

Polisi Sebut Perusakan dan Pembakaran di Sekitar Senayan Dilakukan Kelompok Perusuh

  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polisi Sebut Perusakan dan Pembakaran di Sekitar Senayan Dilakukan Kelompok Perusuh

Polda Metro Jaya memberikan penjelasan mengenai aksi perusakan dan pembakaran yang terjadi di sekitar kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Kepolisian menyebut tindakan tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang dinilai telah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan situasi di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI mengalami peningkatan eskalasi sejak Kamis sore hingga malam hari. Menurut keterangan kepolisian, sebagian massa yang berada di lokasi tidak lagi sekadar menyampaikan aspirasi, tetapi mulai melakukan tindakan yang mengarah pada kericuhan.

Kepolisian menyebut terdapat kelompok yang melakukan perusakan di sejumlah titik serta mencoba membakar dan mendorong pagar utama Gedung DPR/MPR RI. Polisi kemudian mengategorikan kelompok tersebut sebagai perusuh atau pihak yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebelumnya, aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan AMPB Pati disebut telah selesai pada sore hari. Massa tersebut telah membubarkan diri setelah bertemu dengan perwakilan DPR. Namun, setelah kegiatan tersebut berakhir, terdapat kelompok lain yang datang dan melakukan tindakan perusakan serta pembakaran di beberapa lokasi sekitar kawasan Senayan.

Polri mengatakan telah memberikan peringatan agar massa tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas maupun mengganggu aktivitas masyarakat. Ketika kondisi mulai meningkat dan waktu telah memasuki malam hari, aparat kemudian mengambil langkah pengamanan secara bertahap.

Sekitar pukul 19.00 WIB, polisi melakukan pendekatan dengan menggunakan water cannon untuk membubarkan massa yang masih berada di lokasi dan melakukan tindakan yang dinilai mengganggu ketertiban. Langkah tersebut dilakukan setelah aparat mempertimbangkan situasi di lapangan serta kepentingan masyarakat umum yang juga membutuhkan keamanan dan kenyamanan dalam beraktivitas.

Budi Hermanto menegaskan bahwa kepolisian tidak memberikan ruang terhadap tindakan kekerasan maupun perusakan. Menurutnya, kerusakan terhadap fasilitas umum tidak hanya menimbulkan kerugian secara material, tetapi juga dapat mengganggu pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.

Kepolisian menilai fasilitas umum memiliki fungsi penting bagi masyarakat sehingga penggunaannya harus dijaga bersama. Apabila fasilitas tersebut mengalami kerusakan, dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat luas karena pelayanan dan aktivitas publik berpotensi ikut terganggu.

Di tengah situasi tersebut, Polri juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung. Kepolisian menilai kerja sama masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi tetap terkendali.

Polri memastikan akan terus menjalankan tugas untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Kepolisian juga mengimbau warga yang masih berada di sekitar lokasi untuk kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas dengan aman setelah kondisi memungkinkan.

Peristiwa di kawasan Senayan tersebut menjadi pengingat bahwa penyampaian aspirasi tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan ketentuan hukum serta tidak merugikan masyarakat lainnya. Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi, namun pelaksanaannya tetap harus disertai tanggung jawab dan menjaga ketertiban umum.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindari Tilang dan Risiko Kecelakaan, Kenali Empat Tanda Ban Motor Sudah Wajib Diganti

    Hindari Tilang dan Risiko Kecelakaan, Kenali Empat Tanda Ban Motor Sudah Wajib Diganti

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Hindari Tilang dan Risiko Kecelakaan, Kenali Empat Tanda Ban Motor Sudah Wajib Diganti Kondisi ban menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keselamatan berkendara. Belakangan ini, masyarakat kembali ramai membicarakan penggunaan ban gundul setelah beredar informasi mengenai sanksi tilang bagi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan […]

  • 10 Maskapai Terbaik Dunia untuk Penerbangan Jarak Jauh, Utamakan Kenyamanan dan Layanan Premium

    10 Maskapai Terbaik Dunia untuk Penerbangan Jarak Jauh, Utamakan Kenyamanan dan Layanan Premium

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    10 Maskapai Terbaik Dunia untuk Penerbangan Jarak Jauh, Utamakan Kenyamanan dan Layanan Premium Perjalanan udara jarak jauh menuntut maskapai penerbangan untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman dan berkualitas. Berbagai lembaga pemeringkat internasional setiap tahunnya melakukan penilaian terhadap maskapai di seluruh dunia berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kualitas pelayanan, kenyamanan kabin, fasilitas […]

  • Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres

    Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres SOLOK – Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Bencana tersebut mendorong sejumlah warga terdampak untuk mengungsi ke sejumlah lokasi, termasuk Mapolres Solok yang digunakan sebagai tempat pengungsian sementara. Peristiwa banjir bandang terjadi pada Senin (21/9/2026) malam. Hujan dengan […]

  • Polri Tegaskan Keselamatan Masyarakat sebagai Hukum Tertinggi dalam Pelaksanaan Tugas

    Polri Tegaskan Keselamatan Masyarakat sebagai Hukum Tertinggi dalam Pelaksanaan Tugas

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Polri Tegaskan Keselamatan Masyarakat sebagai Hukum Tertinggi dalam Pelaksanaan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk menempatkan keselamatan masyarakat sebagai salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada publik. Prinsip tersebut sejalan dengan ungkapan Salus Populi Suprema Lex Esto, sebuah frasa yang menekankan bahwa keselamatan dan kepentingan masyarakat harus menjadi hukum atau […]

  • Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim

    Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

      Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Dedi Prasetyo, meresmikan revitalisasi Masjid Panggilan Sujud yang berada di lingkungan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri di Lembang, Jawa Barat. Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi momentum […]

  • Rabu, 29 April 2026Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

    Rabu, 29 April 2026Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Tangerang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong penguatan konsep aglomerasi berbasis pendekatan sektoral untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan kawasan perkotaan. Hal tersebut disampaikannya dalam Seminar Nasional Diskusi Aglomerasi Sustainable Aglo-City Summit 2026 di Novotel Tangerang BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (29/4/2026). Menurutnya, konsep aglomerasi bukan hal baru. Namun, implementasinya kerap […]

expand_less