Polda Jatim Dalami Penyebab Kebakaran di Kawasan Bromo, Tiga Orang Meninggal Dunia dan Tiga Luka Bakar
- calendar_month 44 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polda Jatim Dalami Penyebab Kebakaran di Kawasan Bromo, Tiga Orang Meninggal Dunia dan Tiga Luka Bakar
SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tengah menyelidiki penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka bakar.
Kepolisian melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi kejadian sekaligus mengungkap faktor yang menyebabkan para korban terdampak kebakaran. Proses penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rangkaian peristiwa di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Ia juga mendoakan agar para korban yang mengalami luka bakar segera pulih dan memperoleh penanganan medis yang diperlukan.
Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, sebanyak 12 orang yang terdiri atas petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api, dan karyawan hotel berangkat menuju lokasi kebakaran di Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, sekitar pukul 09.00 WIB. Kedatangan mereka bertujuan membantu proses pemadaman api yang melanda kawasan tersebut.
Namun, sekitar pukul 13.30 WIB, petugas dan relawan yang berada di lokasi menerima informasi mengenai sejumlah orang yang diduga terjebak di sekitar area kebakaran. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan untuk memastikan kondisi orang-orang yang berada di kawasan terdampak.
Setelah dilakukan pengecekan, enam orang ditemukan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar. Kepolisian masih melakukan pendataan dan konfirmasi bersama pihak terkait untuk memastikan identitas lengkap seluruh korban serta perkembangan kondisi medis mereka.
Dalam penanganan korban luka, satu orang dirujuk ke RSUD Tongas untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, dua korban lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura. Penanganan medis menjadi salah satu prioritas setelah insiden kebakaran tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa.
Kombes Pol. Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa penyebab kebakaran maupun rangkaian kejadian yang mengakibatkan jatuhnya korban masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian belum menarik kesimpulan mengenai faktor pemicu kebakaran ataupun keadaan yang menyebabkan sejumlah orang terjebak di lokasi.
Untuk mengungkap peristiwa tersebut secara menyeluruh, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi. Keterangan yang dikumpulkan akan digunakan untuk menyusun kronologi kejadian, termasuk menelusuri aktivitas di sekitar lokasi sebelum dan selama kebakaran berlangsung serta kondisi yang dihadapi petugas dan relawan ketika membantu pemadaman.
Sementara proses penyelidikan berjalan, penanganan kebakaran masih melibatkan petugas TNBTS, personel kepolisian, relawan, masyarakat, dan unsur terkait lainnya. Koordinasi antarpihak diperlukan untuk mendukung penanganan di lapangan sekaligus memperhatikan keselamatan orang-orang yang bertugas di kawasan terdampak.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian terhadap risiko keselamatan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Kondisi di sekitar titik api perlu terus dipantau oleh petugas agar kegiatan pemadaman dapat dilakukan dengan mempertimbangkan situasi lapangan. Meski demikian, faktor yang secara langsung menyebabkan para korban mengalami kejadian tersebut masih harus dipastikan melalui hasil pemeriksaan.
Polda Jatim mengimbau masyarakat agar tidak mendekati kawasan yang masih terdampak kebakaran. Warga juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan demi mengurangi risiko keselamatan. Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan berlangsungnya penanganan kebakaran dan proses pendalaman terhadap insiden yang menimbulkan korban jiwa itu.
Hingga informasi ini disampaikan, penyebab kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru serta kronologi lengkap yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar masih didalami oleh kepolisian. Polda Jatim meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan dan tidak berspekulasi sebelum fakta-fakta terkait peristiwa tersebut terungkap.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar