Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Perkuat Ketahanan Ideologi, Densus 88 Dorong Transformasi Eks JI melalui Jalan Menuju Wasathiyah

Perkuat Ketahanan Ideologi, Densus 88 Dorong Transformasi Eks JI melalui Jalan Menuju Wasathiyah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perkuat Ketahanan Ideologi, Densus 88 Dorong Transformasi Eks JI melalui Jalan Menuju Wasathiyah

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terus mendorong proses transformasi ideologi terhadap mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) melalui pendekatan yang menekankan nilai wasathiyah atau sikap moderat. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah untuk memperkuat ketahanan ideologi sekaligus membantu mantan anggota kelompok tersebut kembali berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.

Pendekatan terhadap mantan anggota JI dilakukan dengan mengedepankan proses dialog, pembinaan, dan penguatan pemahaman keagamaan yang moderat. Langkah ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berupaya membangun kesadaran mengenai pentingnya kehidupan bermasyarakat yang damai, menghargai perbedaan, serta menjunjung nilai-nilai kebangsaan.

Dalam proses transformasi tersebut, nilai wasathiyah menjadi salah satu pendekatan yang ditekankan. Secara umum, wasathiyah merujuk pada sikap pertengahan atau moderat yang menghindari sikap ekstrem dalam memahami maupun menjalankan kehidupan beragama. Nilai tersebut juga menekankan keseimbangan, toleransi, keadilan, dan penghormatan terhadap keberagaman.

Densus 88 memandang bahwa penguatan pemahaman tersebut penting untuk mendukung proses reintegrasi mantan anggota kelompok yang sebelumnya memiliki pemahaman ideologi yang berbeda dengan prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara. Prosesnya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi serta latar belakang masing-masing individu.

Transformasi mantan anggota JI juga berkaitan dengan perubahan organisasi Jamaah Islamiyah yang sebelumnya menyatakan pembubaran kelompok. Setelah keputusan tersebut, proses pembinaan diarahkan untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan mendorong para mantan anggota agar dapat menjalani kehidupan secara konstruktif di lingkungan masing-masing.

Selain pembinaan ideologi, proses reintegrasi juga membutuhkan dukungan dari lingkungan sosial. Keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang memungkinkan mantan anggota kelompok dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dan produktif.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan terorisme tidak hanya dilakukan melalui tindakan penegakan hukum. Upaya pencegahan dan pembinaan juga menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko munculnya kembali pemahaman ekstrem serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap penyebaran ideologi kekerasan.

Penguatan ketahanan ideologi menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Ruang digital dapat menjadi sarana penyebaran berbagai gagasan secara cepat, termasuk narasi yang berpotensi mendorong intoleransi maupun kekerasan. Karena itu, peningkatan literasi masyarakat dan kemampuan memahami informasi secara kritis menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Densus 88 juga mendorong mantan anggota JI untuk mengambil peran positif dalam kehidupan sosial. Keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi dapat menjadi bagian dari proses membangun kembali hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan sosial dan bangsa.

Proses transformasi tersebut pada dasarnya membutuhkan waktu dan konsistensi. Perubahan pemahaman ideologi tidak dapat dilepaskan dari pengalaman, lingkungan, serta interaksi sosial seseorang. Karena itu, pembinaan dilakukan dengan pendekatan yang berkelanjutan agar nilai-nilai moderasi dan komitmen terhadap kehidupan damai dapat semakin kuat.

Melalui pendekatan wasathiyah, upaya pembinaan diharapkan dapat memperkuat ketahanan ideologi sekaligus membuka ruang bagi mantan anggota kelompok untuk berkontribusi secara positif. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan masyarakat yang lebih toleran, inklusif, dan mampu menghadapi berbagai potensi penyebaran paham kekerasan.

Pada akhirnya, keberhasilan proses reintegrasi tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum. Dukungan masyarakat dan lingkungan sekitar menjadi faktor penting agar proses perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk menjaga keamanan sekaligus menciptakan ruang sosial yang memungkinkan setiap individu menjalani kehidupan secara damai dan produktif.

Nama Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG

    Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, resmi mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2025–2026. […]

  • Polisi Bongkar Empat Jaringan Pengedar Tramadol di Cirebon, Bohlam Lampu Dijadikan Tempat Menyimpan Barang Bukti

    Polisi Bongkar Empat Jaringan Pengedar Tramadol di Cirebon, Bohlam Lampu Dijadikan Tempat Menyimpan Barang Bukti

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Polisi Bongkar Empat Jaringan Pengedar Tramadol di Cirebon, Bohlam Lampu Dijadikan Tempat Menyimpan Barang Bukti Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali mengungkap kasus peredaran obat keras terbatas (OKT) dengan membongkar empat jaringan pengedar yang beroperasi di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam operasi yang dilakukan secara bertahap, petugas berhasil menangkap empat orang tersangka beserta ribuan butir […]

  • Kapolri Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Sejumlah Pejabat Polri

    Kapolri Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Sejumlah Pejabat Polri

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kapolri Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Sejumlah Pejabat Polri Kapolri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penyegaran dalam tubuh institusi Polri untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Upacara serah terima jabatan berlangsung sebagai bentuk resmi pergantian […]

  • Polri Imbau Masyarakat Urus SIM Hanya Melalui Jalur Resmi untuk Hindari Penipuan

    Polri Imbau Masyarakat Urus SIM Hanya Melalui Jalur Resmi untuk Hindari Penipuan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Polri Imbau Masyarakat Urus SIM Hanya Melalui Jalur Resmi untuk Hindari Penipuan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui pihak-pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya untuk mencegah praktik percaloan, pemalsuan dokumen, serta berbagai bentuk penipuan yang dapat merugikan masyarakat. Menurut pihak kepolisian, […]

  • Korban Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung Ajukan Perlindungan ke LPSK

    Korban Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung Ajukan Perlindungan ke LPSK

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Korban Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung Ajukan Perlindungan ke LPSK Perempuan berinisial YTR yang menjadi korban penyekapan dan penyiksaan selama bertahun-tahun di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dikabarkan telah mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan perlindungan hukum, pendampingan psikologis, serta pemulihan menyeluruh atas trauma dan […]

  • Siaran Pers Satgas PRR Psacabencana Sumatera, Jumat (1/5/2026)

    Siaran Pers Satgas PRR Psacabencana Sumatera, Jumat (1/5/2026)

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pascabencana Sebagian besar masyarakat Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai meninggalkan tenda pengungsian dan menempati hunian sementara (huntara) yang disediakan pemerintah pascabanjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Kehadiran huntara ini menjadi titik awal pemulihan kehidupan warga setelah hampir lima […]

expand_less