Personel Dit Samapta Polda Bengkulu Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Bentiring
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Personel Dit Samapta Polda Bengkulu Bantu Padamkan Kebakaran Lahan di Bentiring
Personel Direktorat Samapta Polda Bengkulu bergerak cepat membantu menangani kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Bentiring, Kota Bengkulu. Respons tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai adanya titik api di lokasi.
Kebakaran lahan terjadi di Jalan Bentiring Permai 2, Kelurahan Teluk Segara, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, pada Rabu (2/9/2026). Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus membantu proses pemadaman.
Penanganan dimulai sekitar pukul 12.50 WIB. Sebanyak empat personel Dit Samapta Polda Bengkulu diterjunkan dengan menggunakan satu unit mobil khusus penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Sesampainya di lokasi, personel langsung melakukan tindakan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lain. Pemantauan juga terus dilakukan terhadap titik-titik api yang masih berpotensi menimbulkan penyebaran kebakaran.
Selain membantu proses pemadaman, anggota kepolisian turut memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman. Masyarakat yang berada di sekitar area terbakar diarahkan agar tidak mendekati titik kebakaran selama proses penanganan berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko terhadap keselamatan warga sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja secara maksimal. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari respons cepat kepolisian terhadap laporan keadaan darurat.
Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda Bengkulu, Kompol Tatar Insan, mengatakan bahwa gerak cepat personel merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat. Polisi berupaya hadir ketika terjadi situasi yang dapat mengancam keselamatan warga maupun lingkungan.
Menurutnya, laporan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran. Dengan informasi yang diterima sejak awal, petugas dapat segera mendatangi lokasi dan melakukan langkah pencegahan sebelum api berkembang lebih luas.
Selama proses penanganan, personel juga melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kondisi lahan tetap terkendali. Petugas memastikan tidak ada lagi potensi penyebaran api yang dapat membahayakan kawasan di sekitarnya.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Penanganan difokuskan pada pemadaman dan pengamanan lingkungan sekitar lokasi kebakaran agar situasi dapat kembali kondusif.
Kompol Tatar Insan turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Aktivitas yang dapat memicu munculnya api perlu dihindari, terutama ketika kondisi lingkungan mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api. Pelaporan yang cepat diharapkan dapat mempercepat pengerahan petugas sehingga kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.
Penanganan kebakaran lahan di Bentiring menunjukkan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat dalam menghadapi keadaan darurat. Partisipasi warga melalui laporan cepat dapat membantu petugas menentukan langkah penanganan secara lebih efektif.
Kehadiran personel Dit Samapta Polda Bengkulu di lokasi juga menjadi bagian dari upaya Polri memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Respons cepat di lapangan diharapkan dapat meminimalkan dampak kebakaran sekaligus menjaga kondisi lingkungan tetap aman.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar