Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Optimis Program Presiden Soal PLTS Capai Target

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Optimis Program Presiden Soal PLTS Capai Target

  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Optimis Program Presiden Soal PLTS Capai Target

Bekasi Program Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt peak (GWp) yang ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga tahun ke depan didukung dan mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Indonesia terhadap transisi energi sekaligus upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Misbahudin menyampaikan bahwa saat ini Indonesia masih memiliki ketergantungan yang tinggi pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Secara nasional, kapasitas PLTD mencapai sekitar 12 GW dengan konsumsi BBM mencapai 4,2 juta kiloliter per tahun.
“Ini kalau kita rupiahkan dengan kondisi sekarang ini kurang lebih sekitar 80 triliun lebih. Nah, dengan menggunakan PLTS tentu biaya-biaya seperti ini akan terhindarkan,” ujar Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Bekasi itu.
Dirinya optimis bahwa target Presiden tersebut dapat dikelola dengan baik.
Ia mengakui adanya tantangan besar, terutama karena sebelumnya PLN hanya menargetkan 17 GW PLTS hingga tahun 2034 dalam RUPTL-nya, namun kini target tersebut diintegrasikan dan dipercepat menjadi bagian dari 100 GWp pada tahun 2029,.
Ia menyarankan bahwa kunci kesuksesan program ini bukan hanya pada pengadaan panel surya, melainkan juga pada penyediaan lahan. Ia mendorong adanya campur tangan pemerintah pusat dan daerah.
“Terkait dengan pengadaan lahan ini juga perlu campur tangan pemerintah daerah,” tuturnya.
Menanggapi usulan para ahli agar proyek 100 GW ini dijadikan Proyek Strategis Nasional (PSN), Misbahudin menilai hal tersebut sebagai ide yang sangat bagus untuk mempermudah koordinasi dan mempercepat proses di lapangan.
Dengan skema PSN, pemerintah dapat lebih fokus menangani integrasi sistem kelistrikan (grid) yang selama ini masih didominasi oleh PLTU.
“PSN ini kan dia per spot, tetapi tentu pemerintah bisa memilih pada titik-titik mana yang akan difavoritkan untuk pengembangan ini sehingga tercapai dengan total 100 GWp tersebut,” pungkasnya.
Perlu diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto baru saja meresmikan pembangunan alias peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas 100 Giga Watt peak (GWp).
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, proyek PLTS dalam skala raksasa tersebut diharapkan menjadi solusi utama untuk menghentikan seluruh impor minyak mentah dan LPG yang selama ini membebani devisa negara.
Presiden mengatakan bahwa target pembangunan 100 GWp tersebut harus tuntas dalam waktu singkat untuk mengurangi ketergantungan pada impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digunakan sebagai energi pembangkit listrik.
Ia pun memberikan tantangan kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mempercepat realisasi proyek tersebut lebih cepat dari rencana semula. Prabowo menargetkan program 100 GWp PLTS ini bisa direalisasikan sebelum tiga tahun.
“Terima kasih semua unsur hari ini hari penting kita launching dan saya percaya mungkin kurang dari 3 tahun kita akan sampai 100 Giga Watt. Iya kan? ” ucapnya.
“Dulu swasembada pangan saya beri target empat tahun tim ekonomi tim pertanian tim pangan berhasil satu tahun. Berarti kalau saya kasih target tiga tahun untuk tim energi ya nggak lah, dua tahun lah ya,” tegasnya.
“Kalau berhasil 2 tahun, tim energi dapat bintang lagi aku kasih tanda kehormatan,” imbuhnya.

Jurnalis : Muhammad Jaya

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLRESTA CIREBON BONGKAR JARINGAN PENGEDAR OK, TIGA LOKASI DISIKAT DALAM SATU HARI

    POLRESTA CIREBON BONGKAR JARINGAN PENGEDAR OK, TIGA LOKASI DISIKAT DALAM SATU HARI

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang. Dalam operasi yang digelar pada Selasa (5/5/2026), petugas berhasil membongkar jaringan pengedar OK dan mengamankan tiga orang tersangka di tiga lokasi berbeda. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, penangkapan kali ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Cirebon untuk menciptakan wilayah Kabupaten […]

  • Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Diperkuat melalui Pendidikan di Pusdik Binmas Polri

    Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Diperkuat melalui Pendidikan di Pusdik Binmas Polri

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

      Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Diperkuat melalui Pendidikan di Pusdik Binmas Polri Sebanyak 583 peserta Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan (Polsus Kehutanan) Tahun Anggaran 2026 mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri, Semarang. Program ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kemampuan Polisi Kehutanan agar semakin siap menjalankan tugas perlindungan […]

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Jambi Laksanakan Penanaman Bawang Putih di Kayu Aro

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Jambi Laksanakan Penanaman Bawang Putih di Kayu Aro

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Jambi Laksanakan Penanaman Bawang Putih di Kayu Aro Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman bawang putih di kawasan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah. […]

  • Menteri Dody Sebut Tuduhan Keponakan Jadi Komisaris PP Bagian dari Doxing

    Menteri Dody Sebut Tuduhan Keponakan Jadi Komisaris PP Bagian dari Doxing

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Menteri Dody Sebut Tuduhan Keponakan Jadi Komisaris PP Bagian dari Doxing Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menanggapi isu yang beredar mengenai dugaan penunjukan keponakannya sebagai Komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP. Menurut Dody, informasi yang beredar tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga telah mengarah pada tindakan doxing, yakni penyebaran informasi pribadi […]

  • Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sumsel Minta Jajaran Tingkatkan Kedisiplinan

    Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sumsel Minta Jajaran Tingkatkan Kedisiplinan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sumsel Minta Jajaran Tingkatkan Kedisiplinan Kapolda Sumatera Selatan kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi yang diikuti oleh para pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN), serta seluruh personel di lingkungan Polda Sumsel. Dalam arahannya, Kapolda meminta seluruh jajaran […]

  • Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran, Dari Penganiayaan hingga Dugaan Penyekapan yang Mengguncang Publik

    Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran, Dari Penganiayaan hingga Dugaan Penyekapan yang Mengguncang Publik

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran, Dari Penganiayaan hingga Dugaan Penyekapan yang Mengguncang Publik Kasus kekerasan dalam pacaran (KDP) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah peristiwa yang terjadi di berbagai daerah mengungkap tindakan kekerasan fisik maupun psikis yang dilakukan oleh pasangan. Berbagai kasus yang terungkap memperlihatkan pola yang hampir serupa, mulai dari sikap posesif, rasa cemburu yang […]

expand_less