Polri Hadirkan Mobil Air Siap Minum untuk Pengungsi Gempa di Ronting
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polri Hadirkan Mobil Air Siap Minum untuk Pengungsi Gempa di Ronting
Kebutuhan air minum bersih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat di sejumlah lokasi pengungsian setelah gempa bumi melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kondisi tersebut mendorong Polri untuk memberikan dukungan langsung kepada warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Melalui Brimob Polda Jawa Tengah, Polri menghadirkan mobil penyedia air bersih siap minum bagi masyarakat terdampak gempa di Desa Ronting, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, pada Minggu (23/8/2026). Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama proses pemulihan pascabencana.
Mobil air siap minum tersebut menjadi bantuan penting bagi warga yang mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih. Dengan adanya pelayanan langsung di lokasi pengungsian, masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mencari air yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum sehari-hari.
Setibanya mobil pelayanan di Desa Ronting, warga terlihat antusias mendatangi lokasi distribusi. Personel Brimob Polda Jateng turut membantu proses pelayanan serta mengatur pendistribusian agar berjalan tertib dan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Kombes Pol Sajimin mengatakan, penyediaan air minum bersih merupakan bagian dari respons kemanusiaan Polri terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, air minum merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar yang harus segera dipenuhi dalam situasi darurat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran mobil air siap minum merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Polri berupaya memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi warga di lapangan, khususnya mereka yang masih berada dalam kondisi terbatas akibat dampak gempa.
Penanganan pascabencana juga tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan dan bantuan logistik. Kebutuhan air bersih, pelayanan kesehatan, pendampingan psikologis bagi masyarakat, serta berbagai kebutuhan lainnya turut menjadi perhatian dalam upaya membantu warga melewati masa pemulihan.
Sinergi antarjajaran Polri terus diperkuat agar bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Dukungan dari personel Brimob Polda Jateng menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan mobilisasi sumber daya secara cepat, terutama ketika kebutuhan dasar masyarakat harus segera dipenuhi.
Bagi warga Desa Ronting, keberadaan air bersih di tengah kondisi pascagempa memiliki arti penting. Selain untuk memenuhi kebutuhan minum, ketersediaan air juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kesehatan masyarakat yang tinggal di lingkungan pengungsian.
Suasana di lokasi pengungsian memperlihatkan warga yang secara bergantian mengambil air dari fasilitas pelayanan tersebut. Kondisi itu sekaligus menggambarkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih setelah bencana. Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama tetap menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.
Polri memastikan pelayanan kemanusiaan akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan dukungan. Bantuan diharapkan tidak hanya meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan rasa aman dan dukungan moral selama proses pemulihan berlangsung.
Kehadiran mobil air siap minum di Desa Ronting menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa. Melalui bantuan tersebut, Polri berupaya memastikan kebutuhan dasar warga tetap mendapatkan perhatian sekaligus mendukung masyarakat agar dapat secara bertahap bangkit dan kembali menjalankan aktivitas setelah bencana.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar