Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kabupaten Sarmi, Papua, BMKG Catat Tujuh Kali Gempa Susulan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Gempa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kabupaten Sarmi, Papua, BMKG Catat Tujuh Kali Gempa Susulan
Kabupaten Sarmi, Papua, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,1 pada Jumat dini hari. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 03.15 WIB dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman sekitar 10 kilometer. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena sumber gempanya berada di wilayah daratan.
Setelah gempa utama terjadi, aktivitas kegempaan di wilayah tersebut masih berlanjut. BMKG mencatat sedikitnya tujuh kali gempa susulan dengan kekuatan yang bervariasi. Gempa susulan merupakan fenomena yang umum terjadi setelah gempa utama sebagai bagian dari proses penyesuaian struktur batuan di sekitar sumber gempa. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan berikutnya, meskipun intensitasnya cenderung lebih kecil dibandingkan gempa utama.
Hingga laporan awal diterima, belum terdapat informasi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Aparat pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan serta pendataan di sejumlah wilayah yang merasakan guncangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mengidentifikasi apabila terdapat dampak yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial. Informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gempa hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG sehingga masyarakat diharapkan selalu mengacu pada sumber yang terpercaya untuk menghindari kepanikan maupun penyebaran informasi yang keliru.
Sebagai wilayah yang berada di kawasan cincin api Pasifik (Ring of Fire), Papua memang memiliki aktivitas tektonik yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan wilayah ini kerap mengalami gempa bumi dengan berbagai tingkat kekuatan. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko apabila terjadi bencana, termasuk memahami prosedur evakuasi dan mengetahui lokasi yang aman saat terjadi gempa.
Pemerintah daerah bersama BMKG juga mengimbau warga agar tetap tenang, tidak panik, serta segera memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal apabila mengalami kerusakan setelah guncangan. Apabila ditemukan retakan yang berpotensi membahayakan keselamatan, masyarakat diminta untuk sementara waktu menghindari bangunan tersebut hingga dilakukan pemeriksaan oleh pihak yang berwenang. Dengan kewaspadaan dan kesiapan yang baik, dampak yang ditimbulkan akibat bencana gempa bumi diharapkan dapat diminimalkan.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes

Saat ini belum ada komentar