Kapolres Demak Cup 2026: Lebih dari Sekadar Pertandingan Game, Wadah Emas Pembinaan Generasi Muda Demak
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DEMAK – Kepolisian Resor Demak kembali berinovasi dalam membina generasi muda melalui jalur positif dengan menggelar turnamen e-sport Free Fire bertajuk Kapolres Demak Cup 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 1 hingga 2 Mei 2026 di Gedung Wisma Halim, Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam ini, menjadi bukti nyata dukungan terhadap perkembangan bakat anak muda di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital.
Kompetisi ini mendapatkan sambutan luar biasa. Sebanyak 162 tim yang terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Demak turut ambil bagian, dengan total peserta yang mencapai angka lebih dari 1.000 orang.
Sepanjang jalannya pertandingan, persaingan berlangsung sengit namun tetap berlandaskan prinsip sportivitas yang tinggi, diiringi antusiasme yang meluap dari seluruh peserta maupun penonton yang hadir.
Kesuksesan acara ini tak lepas dari kerja sama sinergis antara Polres Demak bersama Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Kabupaten Demak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta pengurus E-sport Indonesia Kabupaten Demak.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menyampaikan bahwa e-sport kini telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang diakui secara luas, bahkan di kancah internasional.
Sebelumnya, pihaknya juga telah menggelar turnamen Mobile Legends yang juga mendapat sambutan hangat. Menurutnya, kegiatan seperti ini adalah cara tepat untuk menyalurkan energi dan bakat para remaja agar terarah ke hal yang positif.
“Yang menarik dari e-sport ini adalah aspek strategi yang matang dan nilai sportivitas yang tetap dijaga meskipun berlangsung secara daring maupun luring. Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari para pelajar, ini menunjukkan bahwa mereka butuh wadah yang tepat untuk berkarya,” ujar AKBP Arrizal.
Ia juga menjelaskan bahwa pembinaan e-sport di wilayahnya masih terus dikembangkan, mengingat cabang olahraga ini terbilang baru, baru sekitar dua tahun masuk dalam agenda Pekan Olahraga Nasional (PON). Meski begitu, potensi yang ada dinilai sangat besar dan Polres Demak berkomitmen penuh untuk mendukung kemajuannya.
Meski mendukung hobi ini, Kapolres tetap mengingatkan para pelajar untuk tidak melupakan prioritas utama mereka, yaitu pendidikan.
“Mereka boleh berlatih kapan saja dan di mana saja, namun waktu belajar dan sekolah harus tetap menjadi yang utama. E-sport bisa menjadi jalur prestasi, namun ilmu pengetahuan tetap menjadi landasan terpenting masa depan mereka,” tegasnya.
Selain bagi peserta, acara ini juga diharapkan dapat membuka pandangan orang tua, bahwa bermain game tidak selalu negatif.
Melalui wadah resmi dan terorganisir seperti ini, orang tua dapat melihat potensi prestasi anak-anak mereka di bidang ini, tentu saja dengan pengawasan yang tepat agar tetap bermanfaat.
Dalam momen yang penuh makna ini, seluruh peserta juga turut mendeklarasikan Komitmen Kamtibmas E-sport Championship Kapolres Demak Cup 2026.
Isi komitmen tersebut meliputi kesepakatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, menolak penyebaran berita bohong serta ujaran kebencian, dan berjanji untuk menjauhi segala bentuk kejahatan seperti perjudian daring maupun penyalahgunaan narkotika.
Acara puncak penutupan berlangsung meriah pada Sabtu, 2 Mei 2026 sore, di mana Kapolres Demak secara langsung menyerahkan hadiah berupa trofi, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan bagi para pemenang.
Juara pertama berhasil direbut oleh perwakilan dari SMA Negeri 2 Mranggen yang membawa pulang uang pembinaan senilai Rp5 juta. Posisi kedua ditempati oleh tim SMA Negeri 1 Demak dengan hadiah Rp3 juta, sedangkan juara ketiga diraih tim SAYUNG MANIA dari SMA Negeri 1 Sayung yang mendapatkan Rp2 juta.
Rifky Melano, ketua tim juara dari SMA Negeri 2 Mranggen, mengaku sangat bangga dengan capaian ini. Menurutnya, turnamen ini memberikan pengalaman berharga, melatih kemampuan, serta menyempurnakan strategi tim.
Prestasi ini menjadi bukti kerja keras mereka, yang sebelumnya juga telah menorehkan prestasi di ajang Semesta di Kecamatan Gunung Pati, Semarang.
“Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berlatih dan memberikan hasil yang lebih membanggakan lagi di masa depan,” tutup Rifky dengan penuh semangat.
Wartwan by Ahmad Musyafaq
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar