Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infotaintment » Analis Apresiasi Keberhasilan Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Sumatera Utara

Analis Apresiasi Keberhasilan Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Sumatera Utara

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Analis Apresiasi Keberhasilan Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Perairan Sumatera Utara

JAKARTA – Keberhasilan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama sejumlah instansi terkait dalam menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, mendapat apresiasi dari analis intelijen dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pengungkapan kasus tersebut perlu ditindaklanjuti dengan penyidikan menyeluruh untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga mengendalikan jaringan penyelundupan.

Ngasiman, yang akrab disapa Simon, menilai operasi gabungan tersebut memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menghadapi kejahatan lintas negara. Menurutnya, pengawasan jalur laut dan kemampuan mendeteksi pergerakan kapal yang mencurigakan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah masuknya barang terlarang ke wilayah Indonesia.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026, Simon menyampaikan bahwa kerja sama Polri dengan lembaga terkait menunjukkan kemampuan aparat dalam mendeteksi ancaman dan melakukan penindakan secara terpadu. Ia mengapresiasi langkah tersebut sekaligus mendorong agar proses penegakan hukum tidak berhenti pada penyitaan barang bukti dan pengamanan awak kapal.

Menurut Simon, penyidik perlu menelusuri asal muatan, pihak yang mengatur perjalanan kapal, serta pihak yang diduga menjadi penerima akhir barang tersebut. Pendalaman itu dinilai penting untuk mengungkap struktur jaringan secara lebih utuh, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang berperan dalam perencanaan dan pembiayaan pengiriman.

Ia juga menyoroti dugaan adanya pemindahan muatan antarkapal atau ship-to-ship di kawasan Laut Andaman, serta indikasi penggunaan identitas kapal yang berbeda. Kedua aspek tersebut, menurutnya, perlu diperiksa berdasarkan bukti dan hasil penyidikan agar aparat dapat memahami pola operasional yang digunakan dalam pengiriman tersebut.

Simon turut menyinggung kemungkinan kemiripan pola penyelundupan ini dengan kasus kapal MV Fuchangxing 1 yang melibatkan barang narkotika seberat 800 kilogram di perairan Anambas. Namun, dugaan hubungan antara kedua perkara tersebut masih memerlukan pembuktian. Apabila ditemukan keterkaitan berdasarkan hasil penyelidikan, informasi itu dapat membantu aparat memetakan jaringan yang lebih luas dan mengantisipasi penggunaan modus serupa.

Selain menelusuri jalur pengiriman, Simon menilai penyidikan perlu mencakup aliran dana, sumber pasokan, pihak pemesan, pemilik manfaat, dan pengendali operasi. Pemeriksaan dokumen kapal MT Global 168 yang disebut berbendera Mongolia dan terdaftar atas nama perusahaan Malaysia juga dipandang penting untuk memperjelas hubungan kepemilikan serta operasional kapal tersebut.

Ia menambahkan bahwa posisi strategis Selat Malaka dan perairan di sekitarnya membuat pengawasan maritim perlu terus diperkuat. Pemanfaatan data pelayaran, analisis pergerakan kapal, dan pertukaran informasi lintas negara dapat membantu aparat mengenali aktivitas yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, sekaligus menjaga agar kegiatan pelayaran yang sah tetap berjalan.

Pengungkapan kasus ini bermula dari operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Polisi Perairan Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara. Tim gabungan mengamankan kapal MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan setelah melakukan pemantauan terhadap pergerakan kapal di sejumlah wilayah perairan kawasan Asia Tenggara.

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan delapan awak kapal yang terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan. Hasil pemeriksaan kapal menemukan 58 karung dengan berat bruto total 1,16 ton ketamin hidroklorida atau ketamin HCL. Petugas turut mengamankan kapal dan sejumlah alat komunikasi yang ditemukan dalam operasi tersebut.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil koordinasi sejumlah lembaga dalam memantau dan menindak dugaan penyelundupan melalui jalur laut. Penanganan perkara selanjutnya menjadi penting untuk memperjelas asal muatan, jalur distribusi, serta peran masing-masing pihak yang berkaitan dengan pengiriman tersebut.

Apresiasi yang disampaikan Simon sekaligus disertai dorongan agar aparat memperkuat upaya pencegahan dan pengungkapan jaringan secara menyeluruh. Menurutnya, keberhasilan penindakan perlu diikuti dengan pengembangan penyidikan berdasarkan bukti, sehingga pihak-pihak yang terbukti terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia berharap kasus ini menjadi momentum untuk meningkatkan sistem deteksi dini, memperkuat pengawasan perairan Indonesia, dan memperluas kerja sama antarlembaga dalam menghadapi kejahatan lintas negara. Dengan langkah yang terkoordinasi dan penyidikan yang menyeluruh, penegakan hukum diharapkan tidak hanya menghentikan satu pengiriman, tetapi juga membantu mencegah berulangnya penyelundupan melalui jalur maritim.

Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha

author avatar
Wafiq Qodriyatussoleha
  • Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Panen 10 Ton Ikan dan Udang di Muara Gembong

    Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Panen 10 Ton Ikan dan Udang di Muara Gembong

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Dukung Ketahanan Pangan, Polda Metro Jaya Panen 10 Ton Ikan dan Udang di Muara Gembong Polda Metro Jaya menggelar panen raya hasil tambak di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat ketersediaan bahan pangan untuk kebutuhan masyarakat. […]

  • Bhabinkamtibmas Polsek Jatitujuh Sambangi Warga Desa Jatitujuh, Perkuat Keamanan Lingkungan

    Bhabinkamtibmas Polsek Jatitujuh Sambangi Warga Desa Jatitujuh, Perkuat Keamanan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Majalengka – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Jatitujuh Polres Majalengka Polda Jabar melalui Bhabinkamtibmas, Moh. Thoriq Al Ghifari, melaksanakan kegiatan sambang kepada warga di Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Selasa (05/05/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya menjalin kedekatan dengan warga […]

  • Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

    Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 61
    • 0Komentar

      Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi kekeringan di Kabupaten Kubu Raya. Selain terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran, jajaran Polda Kalbar juga memberikan pelayanan kesehatan […]

  • Kronologi Bharada Valdo Tewas di Markas Polairud Pondok Cabe, Rekan Sesama Polisi Diperiksa

    Kronologi Bharada Valdo Tewas di Markas Polairud Pondok Cabe, Rekan Sesama Polisi Diperiksa

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

      Kronologi Bharada Valdo Tewas di Markas Polairud Pondok Cabe, Rekan Sesama Polisi Diperiksa Kasus meninggalnya Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), menjadi perhatian publik setelah insiden yang melibatkan sesama anggota kepolisian terjadi di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, […]

  • Kamis, 7 Mei 2026Sekretaris BPSDM Kemendagri: Latsar CPNS Bagian Penting Pengembangan Kompetensi ASN

    Kamis, 7 Mei 2026Sekretaris BPSDM Kemendagri: Latsar CPNS Bagian Penting Pengembangan Kompetensi ASN

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta – Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Afrijal Dahrin DJ menegaskan, Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendagri. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mendasar mengenai pelayanan pemerintahan, dinamika sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan nasional dan […]

  • Polemik Panjang Berakhir, RS Sumber Waras Segera Dibangun Menjadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional

    Polemik Panjang Berakhir, RS Sumber Waras Segera Dibangun Menjadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

      Polemik Panjang Berakhir, RS Sumber Waras Segera Dibangun Menjadi Rumah Sakit Bertaraf Internasional Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras akan segera memasuki tahap pelaksanaan setelah proses penyelesaian berbagai persoalan yang menghambat proyek tersebut selama lebih dari satu dekade akhirnya berhasil dituntaskan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa peletakan […]

expand_less