TNI-Polri Bersama Pemprov DKI Bersihkan Sampah Sisa Aksi Massa di Jakarta Pusat, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TNI-Polri Bersama Pemprov DKI Bersihkan Sampah Sisa Aksi Massa di Jakarta Pusat, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
JAKARTA – Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergotong royong membersihkan sampah yang berserakan setelah kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan kebersihan ruang publik setelah massa membubarkan diri.
Petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta turun langsung memungut sampah di sekitar lokasi kegiatan. Sampah yang ditemukan dikumpulkan ke dalam kantong plastik agar area yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas masyarakat dapat kembali bersih dan nyaman.
Aksi bersih-bersih tersebut dilaksanakan setelah personel gabungan menjalankan tugas pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi. Selain memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib, petugas turut menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar lokasi setelah aktivitas massa selesai.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kegiatan membersihkan sampah merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pelaksanaan arahan Kapolda Metro Jaya agar kehadiran Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Budi, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pelayanan keamanan dan ketertiban. Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat, terutama di ruang publik yang digunakan bersama untuk berbagai aktivitas.
Ia menegaskan bahwa fasilitas umum harus dijaga agar tetap bersih dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga kebersihan perlu diterapkan, baik saat kegiatan berlangsung maupun setelah masyarakat meninggalkan lokasi.
Dalam keterangannya, Budi mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan serta merawat fasilitas umum. Ia menekankan bahwa tanggung jawab menjaga ruang publik bukan hanya berada pada petugas kebersihan atau aparat, melainkan menjadi kewajiban bersama seluruh pengguna fasilitas tersebut.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun hubungan yang positif antara aparat dan masyarakat. Melalui tindakan nyata seperti membersihkan sampah setelah kegiatan berlangsung, petugas menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pelaksanaan tugas pengamanan dan pelayanan publik.
Pada hari yang sama, kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung di kawasan IRTI Monas dan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Aksi tersebut digelar pada sore hari dan massa dilaporkan membubarkan diri menjelang waktu Magrib.
Setelah kegiatan berakhir, personel gabungan melakukan pembersihan terhadap sampah yang tertinggal di sekitar lokasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kawasan tetap tertata sehingga ruang publik dapat kembali digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Keterlibatan TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta dalam kegiatan tersebut memperlihatkan pentingnya koordinasi antarlembaga dalam menjaga ketertiban sekaligus kebersihan lingkungan perkotaan. Kolaborasi semacam ini juga dapat mendukung terciptanya ruang publik yang lebih nyaman bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan Jakarta Pusat.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya kembali mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan dalam merawat lingkungan. Pesan yang disampaikan adalah bahwa menjaga Jakarta tetap bersih, tertib, dan nyaman memerlukan partisipasi seluruh pihak, termasuk masyarakat yang menggunakan fasilitas umum dalam berbagai kegiatan.
Upaya pembersihan sampah seusai aksi massa ini menjadi bentuk pelayanan yang tidak berhenti ketika kegiatan pengamanan selesai. Dengan mengedepankan kepedulian dan tanggung jawab bersama, ruang publik diharapkan tetap terjaga kebersihannya serta dapat dimanfaatkan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar