TNI dan Polri Bersinergi Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga di Lebak
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TNI dan Polri Bersinergi Bangun Rumah Layak Huni bagi Warga di Lebak
LEBAK – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkolaborasi membangun rumah tidak layak huni milik warga di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 tahun 2026 yang bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Pembangunan rumah tersebut menyasar kediaman Entang (55), warga Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Kondisi rumah yang dinilai tidak layak ditempati menjadi perhatian aparat TNI dan Polri untuk bersama-sama melakukan perbaikan agar keluarga penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Penanggung jawab pembangunan rumah tidak layak huni, AKP Acep Komarudin, mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan TMMD ke-130 merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurut dia, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada warga yang membutuhkan bantuan.
Sinergi antara TNI dan Polri dalam pembangunan rumah Entang menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Hunian yang layak merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap keluarga karena berkaitan dengan keamanan, kenyamanan, serta kualitas kehidupan sehari-hari.
Acep berharap pembangunan rumah tersebut dapat memberikan perubahan positif bagi keluarga Entang. Dengan kondisi tempat tinggal yang lebih baik, keluarga penerima bantuan diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman tanpa harus menghadapi persoalan yang ditimbulkan oleh kondisi rumah yang sebelumnya tidak memadai.
Ia juga menegaskan bahwa peran TNI dan Polri di tengah masyarakat tidak terbatas pada pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Kedua institusi tersebut juga dapat berkontribusi melalui kegiatan sosial dan pembangunan yang membantu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
Pelaksanaan TMMD menjadi salah satu wadah untuk memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mempererat kemitraan antara TNI, Polri, dan warga dalam mendukung pembangunan di daerah.
Dalam konteks pembangunan masyarakat, perbaikan rumah tidak layak huni memiliki arti penting karena kualitas tempat tinggal turut memengaruhi kenyamanan keluarga. Rumah yang lebih memadai dapat mendukung aktivitas harian penghuni, termasuk kebutuhan beristirahat, menyiapkan makanan, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Entang mengaku merasa lega setelah mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari TNI dan Polri. Ia menyampaikan bahwa rumah yang kini ditempatinya telah dilengkapi fasilitas toilet dan dapur sehingga dapat menunjang kebutuhan keluarga dengan lebih baik.
Keberadaan fasilitas dasar tersebut menjadi bagian penting dari hunian yang layak karena berkaitan dengan kenyamanan dan kebersihan sehari-hari. Bagi keluarga penerima bantuan, perbaikan rumah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mengurangi kesulitan yang sebelumnya dihadapi akibat kondisi tempat tinggal yang tidak memadai.
Melalui kegiatan TMMD ke-130 tahun 2026, TNI dan Polri berharap kerja sama dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat dapat terus diperkuat. Pembangunan rumah milik Entang di Citorek Barat menjadi salah satu bentuk kontribusi bersama untuk membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lebak.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar