Kapolri Kembali Mutasi Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Mengalami Pergantian
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolri Kembali Mutasi Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Mengalami Pergantian
JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah perwira tinggi (Pati) serta perwira menengah (Pamen) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026, yang mencakup sejumlah jabatan strategis di Markas Besar Polri, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), kepolisian daerah, hingga Korps Brigade Mobil (Korbrimob).
Mutasi tersebut menjadi bagian dari penataan personel untuk mendukung kebutuhan organisasi dan pelaksanaan tugas kepolisian. Sejumlah pejabat memperoleh penugasan baru, baik di bidang penegakan hukum, pendidikan kepolisian, hubungan internasional, maupun kepemimpinan di tingkat kewilayahan. Perubahan jabatan ini juga mencakup penempatan personel pada posisi yang berkaitan dengan pengawasan, pemeriksaan, serta pengembangan kemampuan sumber daya manusia Polri.
Salah satu perubahan terjadi pada jabatan Brigjen Pol. Herry Dian Dwiharto. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Widyaiswara Utama Tingkat II di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Melalui surat telegram tersebut, Herry mendapatkan penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang National Central Bureau (NCB)/Interpol pada Divisi Hubungan Internasional Polri.
Perubahan juga terjadi pada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri. Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Sementara itu, posisi Dirtipideksus selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol. Suhasto, yang sebelumnya bertugas sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.
Di lingkungan Bareskrim, Kombes Pol. Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Adapun Kombes Pol. Dodi Ruyatman, yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur, memperoleh penugasan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.
Rotasi juga menyasar jajaran kepolisian daerah. Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan yang sebelumnya menjabat Kapolresta Banyuwangi ditugaskan sebagai Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Posisi Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diisi oleh Kombes Pol. Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru.
Perubahan kepemimpinan di wilayah juga mencakup jabatan Kapolresta Pekanbaru. Kombes Pol. Ronny Riantoko Eppang, yang sebelumnya menjabat Perancang Anggaran Madya Tingkat III di Staf Ahli Manajemen (Stamarena) Polri, ditunjuk untuk mengemban jabatan tersebut. Penempatan ini menjadi bagian dari rangkaian rotasi yang mencakup berbagai satuan kerja di lingkungan Polri.
Sementara itu, jabatan Dirreskrimsus Polda Jambi mengalami pergantian. Kombes Pol. Taufik Nurmandia yang sebelumnya menduduki posisi tersebut dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri. Jabatan yang ditinggalkannya kemudian dipercayakan kepada Kombes Pol. Yakhob Silvana Delareskha, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Sejarah dan Umum (Kabidseum) Pusat Sejarah Polri.
Mutasi turut mencakup sejumlah personel Korbrimob Polri. Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima dan Brigjen Pol. Leonardus Simarmata dimutasi menjadi perwira tinggi Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri untuk menjalankan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN). Penempatan tersebut merupakan bagian dari pengaturan personel yang menjalankan tugas sesuai kebutuhan kelembagaan.
Selain itu, Kombes Pol. Robert Da Costa dan Kombes Pol. Dr. Irfan S.D.P. Marpaung dimutasi menjadi perwira menengah Korbrimob Polri untuk melaksanakan penugasan di luar struktur. Perubahan penugasan ini menunjukkan bahwa rotasi personel tidak hanya berlangsung di satuan kerja operasional, tetapi juga melibatkan pejabat yang ditempatkan untuk menjalankan tugas pada lembaga atau struktur lain.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, serta integritas masing-masing personel.
Johnny menyampaikan bahwa pertimbangan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara optimal. Para pejabat yang memperoleh penugasan baru juga diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab masing-masing agar pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan dengan baik.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menyelesaikan penugasan sebelumnya. Pengalaman dan kontribusi mereka selama bertugas diharapkan tetap menjadi bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, baik pada bidang penegakan hukum, pelayanan masyarakat, pendidikan, maupun fungsi pendukung organisasi lainnya.
Dalam pelaksanaannya, rotasi jabatan merupakan salah satu mekanisme organisasi untuk menyesuaikan kebutuhan personel dengan tanggung jawab yang harus dijalankan. Pergantian pejabat juga membutuhkan kesinambungan kerja agar program yang sedang berjalan, pelayanan publik, dan penanganan perkara tidak terganggu selama masa peralihan kepemimpinan.
Dengan diterbitkannya Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026, sejumlah pejabat Polri kini bersiap menjalankan tugas baru sesuai penempatan masing-masing. Polri menyatakan bahwa kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung efektivitas organisasi dan pelaksanaan tugas kepolisian. Perkembangan selanjutnya akan terlihat dari pelaksanaan tanggung jawab para pejabat yang mendapat amanah baru di berbagai satuan kerja.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar