Kapolda Sumsel Rony Samtana Temui Awak Media di Mapolda, Tegaskan Komitmen Polri Hormati Kebebasan Pers
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolda Sumsel Rony Samtana Temui Awak Media di Mapolda, Tegaskan Komitmen Polri Hormati Kebebasan Pers
PALEMBANG – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menemui sejumlah awak media yang menyampaikan aspirasi di pintu masuk Markas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Mapolda Sumsel), Kamis (15/10/2026) siang. Pertemuan tersebut berlangsung secara terbuka dan dialogis sebagai upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan insan pers, sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam membangun hubungan yang saling menghormati dengan masyarakat dan media.
Dalam pertemuan itu, Kapolda Sumsel didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumsel. Mereka di antaranya Dansat Brimob Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H.; Dirsamapta Kombes Pol. Ridwan, S.I.K.; Dirreskrimum Kombes Pol. Johannes Bangun, S.Sos., S.I.K., M.H.; Penata Kebijakan Kapolri Madya Tk. III Kombes Pol. Yusantiyo Sandhy, S.H., M.Si.; serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H.
Kehadiran pimpinan Polda Sumsel di tengah awak media menjadi kesempatan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dan pandangan para jurnalis. Dialog tersebut juga membuka ruang komunikasi dua arah yang diharapkan dapat memperkuat hubungan profesional antara kepolisian dan media dalam menjalankan peran masing-masing di tengah masyarakat.
Dalam kehidupan demokrasi, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi jurnalistik secara independen. Oleh karena itu, komunikasi antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu aspek yang perlu terus dijaga, terutama dalam mendukung keterbukaan informasi, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana menegaskan bahwa masukan dari kalangan jurnalis merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat. Menurutnya, hubungan antara Polri dan media perlu didasari sikap saling menghormati serta keterbukaan dalam menyampaikan pandangan dan aspirasi.
“Media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui dialog yang terbuka dan saling menghormati, kami ingin terus memperkuat komunikasi serta menjaga kemitraan dengan insan pers. Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ juga berarti mendengarkan aspirasi dan menghormati kemerdekaan pers,” ujar Irjen Pol. Rony Samtana.
Penegasan tersebut menunjukkan pentingnya dialog sebagai sarana untuk menjaga hubungan kerja yang konstruktif antara kepolisian dan media. Melalui komunikasi langsung, berbagai pandangan dapat disampaikan dan didengarkan sehingga hubungan antarlembaga maupun dengan masyarakat dapat dibangun berdasarkan penghormatan terhadap peran serta tanggung jawab masing-masing.
Selama penyampaian aspirasi berlangsung, situasi dilaporkan berjalan dengan damai dan tertib. Jajaran kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif serta komunikasi langsung dalam menyikapi kegiatan tersebut. Pendekatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan hak awak media untuk menyampaikan pendapat secara tertib.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., turut menegaskan pentingnya menjaga komunikasi terbuka dengan insan pers. Ia menyampaikan bahwa keterbukaan informasi perlu terus diperkuat agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami menghargai aspirasi yang disampaikan rekan-rekan jurnalis. Polda Sumsel berkomitmen memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Komitmen terhadap keterbukaan informasi menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kepercayaan publik. Masyarakat membutuhkan informasi yang dapat dipahami dan dipertanggungjawabkan, sementara media menjalankan tugas jurnalistik untuk menyampaikan berbagai perkembangan kepada publik. Dalam konteks tersebut, komunikasi yang profesional antara kepolisian dan jurnalis dapat mendukung penyampaian informasi yang lebih efektif.
Pertemuan antara Kapolda Sumsel dan awak media ditutup dengan saling bersalaman. Setelah dialog berakhir, para jurnalis meninggalkan area pintu masuk Mapolda Sumsel secara tertib. Penutupan tersebut menandai berakhirnya pertemuan yang berlangsung dengan mengedepankan komunikasi langsung dan sikap saling menghormati.
Polda Sumsel menyatakan komitmennya untuk terus membangun kemitraan profesional dengan insan pers, menghormati kebebasan berekspresi, serta mendorong keterbukaan informasi publik. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang transparan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
Melalui pertemuan tersebut, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” kembali ditekankan sebagai landasan untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Ke depan, keterbukaan terhadap aspirasi serta penghormatan terhadap kemerdekaan pers menjadi aspek penting dalam menjaga hubungan yang konstruktif antara kepolisian, jurnalis, dan masyarakat.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar