Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden di Mapolda Sumsel
- calendar_month 55 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bhayangkari Peduli, Ny. Martina Rony Samtana Jenguk Wartawan dan Mahasiswa Korban Insiden di Mapolda Sumsel
PALEMBANG – Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan, Ny. Martina Rony Samtana, mengunjungi sejumlah korban insiden yang terjadi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut berlangsung di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang pada Rabu (14/10/2026), sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada para korban yang masih menjalani perawatan medis.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui program Bhayangkari Peduli ini menyasar para korban dari berbagai kalangan, mulai dari wartawan, mahasiswa, hingga anggota Polri. Kehadiran Ny. Martina Rony Samtana menjadi wujud perhatian terhadap kondisi para korban sekaligus memberikan dukungan agar mereka tetap bersemangat menjalani proses pemulihan.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Martina menyempatkan diri menemui para korban secara langsung dan menanyakan kondisi kesehatan mereka. Ia juga memberikan semangat serta menyampaikan harapan agar seluruh korban segera pulih sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Perhatian tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan moril bagi para korban maupun keluarga yang mendampingi selama masa perawatan.
Insiden yang melatarbelakangi kunjungan itu terjadi di depan Mapolda Sumatera Selatan saat berlangsung kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa. Peristiwa pada Selasa (13/10/2026) tersebut mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka, termasuk wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan, mahasiswa, dan seorang anggota kepolisian. Para korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Palembang.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena melibatkan berbagai unsur masyarakat yang berada di lokasi kegiatan. Wartawan hadir untuk menjalankan tugas jurnalistik, sedangkan mahasiswa menyampaikan aspirasi melalui kegiatan demonstrasi. Di tengah situasi tersebut, penanganan terhadap para korban menjadi bagian penting yang perlu mendapatkan perhatian, bersamaan dengan upaya mengungkap secara jelas rangkaian kejadian yang berlangsung.
Melalui program Bhayangkari Peduli, perhatian kepada para korban diwujudkan melalui kunjungan langsung dan pemberian dukungan kemanusiaan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya empati terhadap setiap orang yang terdampak suatu peristiwa, tanpa membedakan profesi, latar belakang, maupun kedudukan. Dukungan moril diharapkan dapat membantu korban menghadapi masa pemulihan dengan lebih baik.
Ny. Martina Rony Samtana menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polri terhadap seluruh korban yang terdampak insiden di depan Mapolda Sumatera Selatan. Ia berharap para korban dari kalangan wartawan, mahasiswa, maupun anggota Polri dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.
“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian keluarga besar Polri kepada seluruh korban, baik dari kalangan wartawan, mahasiswa, maupun anggota Polri. Kami berharap semuanya segera pulih dan dapat kembali beraktivitas. Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ harus diwujudkan melalui kepedulian, empati, dan tindakan nyata,” ujar Ny. Martina.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa perhatian terhadap para korban merupakan bagian penting dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, dukungan terhadap korban perlu disertai pelayanan yang profesional serta upaya membangun hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kunjungan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel menjadi bentuk perhatian dan dukungan moril kepada para korban. Polri berkomitmen untuk terus mengedepankan nilai kemanusiaan, memberikan pelayanan secara profesional, serta membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat sesuai semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” ungkap Nandang.
Selain memberikan dukungan kepada para korban, insiden tersebut juga menjadi perhatian terkait pentingnya menjaga situasi tetap kondusif ketika kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung. Penanganan korban, penghormatan terhadap tugas jurnalistik, serta perlindungan bagi masyarakat yang menyampaikan pendapat merupakan hal-hal penting dalam menjaga kepercayaan publik dan hubungan yang baik antara aparat dengan masyarakat.
Adapun proses penelusuran terhadap insiden tersebut menjadi bagian tersendiri dari penanganan peristiwa oleh pihak berwenang. Pengungkapan kronologi secara menyeluruh diperlukan untuk memberikan kejelasan mengenai kejadian yang berlangsung serta memastikan pertanggungjawaban pihak-pihak yang terbukti terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui program Bhayangkari Peduli, kepedulian diharapkan tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi juga menjadi dorongan bagi tumbuhnya solidaritas, rasa saling menghormati, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kunjungan Ny. Martina Rony Samtana ke RS Bhayangkara Palembang menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap wartawan, mahasiswa, dan anggota Polri yang terdampak insiden di depan Mapolda Sumatera Selatan. Harapan agar seluruh korban segera pulih turut mengiringi upaya memperkuat nilai kemanusiaan serta mewujudkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam kehidupan bermasyarakat.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar