Banten Jadi Jalur Perlintasan Narkoba, Polda Perketat Pengawasan di Pelabuhan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banten Jadi Jalur Perlintasan Narkoba, Polda Perketat Pengawasan di Pelabuhan
SERANG – Kepolisian Daerah (Polda) Banten memperketat pengawasan di sejumlah pintu masuk wilayahnya, terutama Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, untuk mengantisipasi perlintasan pengiriman narkotika dari Sumatera menuju Pulau Jawa.
Direktur Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Wiwin Setiawan menjelaskan bahwa wilayah Banten memiliki posisi strategis dalam jalur transportasi antarpulau. Kondisi geografis tersebut membuat Banten berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur transit pengiriman narkotika menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.
Menurut Wiwin, Banten bukan merupakan tujuan utama distribusi narkotika dalam jaringan yang sedang menjadi perhatian kepolisian. Barang terlarang yang ditemukan dalam sejumlah pengungkapan di wilayah tersebut, kata dia, diduga berasal dari Jakarta maupun melintasi Banten dalam perjalanan menuju wilayah lain.
Ia menyebutkan bahwa pengiriman narkotika dari Sumatera dapat mengarah ke sejumlah daerah, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Jenis barang yang menjadi perhatian aparat antara lain sabu, ganja, ekstasi, serta zat terlarang lainnya.
Menghadapi kondisi tersebut, Polda Banten berencana meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan di pintu masuk strategis. Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik perhatian karena melayani arus penumpang dan kendaraan yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa.
Wiwin menyampaikan bahwa kepolisian telah beberapa kali menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika yang melintasi wilayah Banten. Pengungkapan tersebut menjadi dasar bagi aparat untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan penegakan hukum.
Upaya pengawasan di pelabuhan juga membutuhkan koordinasi antarlembaga. Sinergi kepolisian dengan pengelola pelabuhan dan instansi terkait diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi pelanggaran serta menjaga keamanan arus transportasi masyarakat.
Pemberantasan peredaran narkotika tidak hanya bergantung pada pengawasan jalur transportasi, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Warga diimbau untuk melaporkan dugaan aktivitas ilegal kepada aparat melalui saluran resmi, tanpa mengambil tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan.
Polda Banten menegaskan bahwa pengawasan di jalur strategis akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan wilayahnya sebagai jalur perlintasan narkotika. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pemberantasan peredaran gelap narkoba dan menjaga keamanan masyarakat.
Jurnalis: Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar