Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud, Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Yatim
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Dedi Prasetyo, meresmikan revitalisasi Masjid Panggilan Sujud yang berada di lingkungan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri di Lembang, Jawa Barat. Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Selain meresmikan masjid yang telah diperbarui, Wakapolri juga menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar lingkungan pendidikan Polri.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud tidak hanya bertujuan memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan agama, pembentukan karakter, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis sekaligus menjadi tempat mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, sebanyak 25 anak yatim dari wilayah sekitar Lembang menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Wakapolri. Anak-anak tersebut merupakan binaan Yayasan Al-Khoiriyah yang selama ini aktif menyelenggarakan kegiatan pendidikan agama dan pembinaan sosial. Kehadiran mereka dalam acara tersebut menjadi simbol bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan pelayanan keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Wakapolri menyampaikan bahwa institusi Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis dengan mengedepankan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan gotong royong. Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kelompok masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari implementasi nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud juga diharapkan mampu mendukung aktivitas keagamaan bagi peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh personel di lingkungan Sespim Lemdiklat Polri. Dengan fasilitas ibadah yang lebih representatif, kegiatan pembinaan mental dan spiritual diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu membentuk sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan memiliki karakter moral yang kuat.
Selain menjadi sarana ibadah, masjid tersebut dirancang agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan. Berbagai kegiatan seperti kajian keislaman, pembinaan karakter, bakti sosial, hingga program pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga keberadaan masjid memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.
Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga dimanfaatkan Polri untuk memperkuat komitmen dalam membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat. Berbagai kegiatan sosial, pelayanan publik, serta aksi kemanusiaan terus dilakukan sebagai bagian dari transformasi institusi menuju pelayanan yang lebih profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
Melalui revitalisasi Masjid Panggilan Sujud dan kegiatan santunan kepada anak-anak yatim, Polri berharap semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Langkah tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperkuat solidaritas sosial serta membangun Indonesia yang lebih harmonis, aman, dan sejahtera.
Jurnalis : Sovia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar