Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan Lansia yang Ditemukan Meninggal Dunia di Alzafa Residence Banyuasin

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan Lansia yang Ditemukan Meninggal Dunia di Alzafa Residence Banyuasin

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polsek Rambutan Evakuasi Perempuan Lansia yang Ditemukan Meninggal Dunia di

Alzafa Residence Banyuasin

BANYUASIN – Personel Polsek Rambutan, Polres Banyuasin, Polda Sumatera Selatan, mengevakuasi seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Perumahan Alzafa Residence Blok A.4 Nomor 03, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026. Kepolisian mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai penemuan korban untuk melakukan pemeriksaan awal dan penanganan lebih lanjut.

Korban diketahui bernama Rusmita, berusia 62 tahun. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, korban tinggal seorang diri di rumah tersebut. Penemuan ini kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Rambutan guna memastikan kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan awal yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi terdiri atas Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Ka SPKT), serta personel piket Reskrim. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 22.40 WIB dan melakukan pengecekan terhadap kondisi rumah serta keberadaan korban. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlentang.

Setelah melakukan pemeriksaan awal di lokasi, petugas bersama pihak terkait melaksanakan evakuasi jenazah sekitar pukul 22.51 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna mendukung proses penanganan dan membantu memperoleh informasi mengenai penyebab kematian korban.

Berdasarkan pengecekan awal yang dilakukan bersama pihak keluarga, petugas tidak menemukan kerusakan pada bagian rumah. Selain itu, tidak terdapat barang yang dilaporkan hilang berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lokasi. Dalam pemeriksaan awal tersebut, petugas juga belum menemukan tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan.

Meski demikian, kondisi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan penyebab kematian Rusmita. Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai peristiwa tersebut. Karena itu, penyebab pasti meninggalnya korban belum dapat disimpulkan.

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas Polres Banyuasin, IPTU Abu Bakar, S.H., menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil sejumlah langkah awal setelah menerima informasi mengenai penemuan korban. Langkah tersebut meliputi mendatangi TKP, melakukan pengecekan, mengumpulkan informasi, menghubungi keluarga korban, serta mengevakuasi jenazah untuk pemeriksaan medis.

IPTU Abu Bakar menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai peristiwa tersebut sebelum terdapat hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.

Imbauan tersebut penting untuk menjaga agar informasi yang beredar di tengah masyarakat tetap berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam penanganan peristiwa penemuan orang meninggal dunia, hasil pemeriksaan medis dan proses penyelidikan menjadi bagian penting untuk membantu menjelaskan keadaan yang sebenarnya. Oleh sebab itu, berbagai dugaan yang belum terkonfirmasi sebaiknya tidak disebarluaskan sebagai informasi yang sudah pasti.

Selanjutnya, Polsek Rambutan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban untuk mendukung kelanjutan penanganan kasus. Perkembangan penyelidikan juga akan dilaporkan kepada pimpinan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hasil pemeriksaan medis diharapkan dapat menjadi salah satu bahan penting dalam proses pendalaman peristiwa tersebut.

Hingga informasi awal ini disampaikan, penyebab kematian Rusmita masih belum dipastikan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghormati keluarga korban serta menunggu perkembangan resmi dari pihak berwenang. Informasi lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut akan bergantung pada hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian bersama pihak terkait.

Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha

author avatar
Wafiq Qodriyatussoleha
  • Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Dorong Aturan Komisi Aplikator Ojek Online Diperkuat dalam Regulasi Permanen

    DPR Dorong Aturan Komisi Aplikator Ojek Online Diperkuat dalam Regulasi Permanen

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

      DPR Dorong Aturan Komisi Aplikator Ojek Online Diperkuat dalam Regulasi Permanen Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong pemerintah agar kebijakan mengenai besaran komisi yang dikenakan perusahaan aplikator kepada mitra pengemudi ojek online (ojol) tidak hanya bersifat sementara, tetapi diperkuat melalui regulasi yang memiliki kepastian hukum. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan jangka panjang […]

  • Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Posko Pengungsian Gempa NTT, Salurkan Bantuan dan Hibur Anak-Anak

    Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Posko Pengungsian Gempa NTT, Salurkan Bantuan dan Hibur Anak-Anak

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Posko Pengungsian Gempa NTT, Salurkan Bantuan dan Hibur Anak-Anak MANGGARAI — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Titiek Soeharto meninjau langsung sejumlah lokasi pengungsian warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan […]

  • Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri

    Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri Komisi III DPR RI melakukan kunjungan ke kediaman Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus tradisi Komisi III setiap kali terjadi pergantian pimpinan tertinggi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ketua […]

  • Bareskrim Polri Bongkar Praktik Judi Casino di Sukoharjo, 71 Orang Diamankan

    Bareskrim Polri Bongkar Praktik Judi Casino di Sukoharjo, 71 Orang Diamankan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bareskrim Polri Bongkar Praktik Judi Casino di Sukoharjo, 71 Orang Diamankan Bareskrim Polri bersama Polda Maluku dan Polda Jawa Tengah mengungkap dugaan praktik perjudian yang berlangsung di sebuah lokasi yang dikenal dengan sebutan “Gedung SB” di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam pengungkapan tersebut, sebanyak 71 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pengungkapan kasus ini […]

  • Lima Jam Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Pastikan Bantuan Tiba di Kampung Tango Bali

    Lima Jam Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Pastikan Bantuan Tiba di Kampung Tango Bali

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Lima Jam Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Pastikan Bantuan Tiba di Kampung Tango Bali Polres Manggarai Timur terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah pelosok Kecamatan Lamba Leda Utara, Nusa Tenggara Timur. Demi memastikan bantuan sosial dapat diterima warga, personel kepolisian harus menempuh perjalanan sekitar lima jam dengan kondisi medan yang […]

  • Curi Motor Guru Juri Pramuka, Pelaku Dibekuk Polisi dalam Waktu 2 Hari

    Curi Motor Guru Juri Pramuka, Pelaku Dibekuk Polisi dalam Waktu 2 Hari

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA – Tim gabungan antara Unit Resmob Polres Banjarnegara dan Unit Reskrim Polsek Madukara berhasil membongkar kasus pencurian sepeda motor milik seorang guru yang juga bertindak sebagai juri dalam kegiatan kepramukaan. Pelaku berhasil diamankan hanya dalam kurun waktu dua hari setelah kejadian. Kasus ini terjadi pada Rabu, 8 April 2026, di Gang Lapangan Kenteng, Kelurahan […]

expand_less