Harumkan TNI AD, Mayor Cpm Hugo Adi Nugroho Raih Dua Penghargaan di Sesko Filipina
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Harumkan TNI AD, Mayor Cpm Hugo Adi Nugroho Raih Dua Penghargaan di Sesko Filipina
FILIPINA – Perwira TNI Angkatan Darat (TNI AD), Mayor Cpm Hugo Adi Nugroho, S.I.P., M.H., M.A., berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Ia meraih dua penghargaan sekaligus dalam pendidikan Armed Forces of the Philippines Command and General Staff Course (AFP CGSC) Kelas 77 yang diselenggarakan di Filipina.
Mayor Cpm Hugo yang bertugas sebagai Kepala Seksi Penegakan Hukum (Kasigakkum) Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta tersebut memperoleh penghargaan International Student Award sebagai siswa mancanegara terbaik. Selain itu, ia juga dinyatakan sebagai Honor Graduate dengan nilai akhir atau Grade Point Average (GPA) mencapai 95,47.
Penghargaan itu diberikan dalam upacara penutupan pendidikan yang berlangsung di Camp General Emilio Aguinaldo, Quezon City, Filipina, pada Kamis (15/10/2026). Upacara tersebut dipimpin oleh Panglima Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Antonio G. Nafarrete.
Keberhasilan meraih dua penghargaan sekaligus menjadi pencapaian tersendiri bagi Mayor Cpm Hugo. Ia mampu menunjukkan kemampuan akademis dan profesional di tengah peserta pendidikan yang berasal dari berbagai negara, dengan latar belakang serta pengalaman militer yang beragam.
Pendidikan AFP CGSC Kelas 77 berlangsung selama tujuh bulan dan diikuti oleh 205 perwira. Jumlah tersebut terdiri atas 193 perwira Filipina dan 12 perwira mancanegara yang mewakili enam negara. Lingkungan pendidikan multinasional ini menjadi ruang bagi para perwira untuk memperluas pengetahuan, bertukar pengalaman, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan strategi pertahanan.
AFP CGSC merupakan program pengembangan bagi perwira menengah yang setara dengan pendidikan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) Angkatan di Indonesia. Program tersebut dirancang untuk mempersiapkan para perwira agar mampu menjalankan tugas komando dan staf pada tingkat operasional hingga strategis.
Selama mengikuti pendidikan, para peserta mempelajari berbagai bidang penting dalam dunia militer. Materi pembelajaran mencakup kepemimpinan, strategi pertahanan, studi keamanan, seni operasi militer atau operational art, perencanaan operasi gabungan dan multinasional, manajemen sumber daya, penelitian strategis, hingga latihan perang atau wargaming.
Beragam materi tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan analisis, pengambilan keputusan, serta perencanaan operasi dalam menghadapi tantangan pertahanan yang semakin kompleks. Pendidikan juga memberi kesempatan kepada peserta untuk memahami perspektif militer dari negara lain, khususnya dalam penyusunan strategi dan pelaksanaan operasi bersama.
Prestasi Mayor Cpm Hugo menjadi gambaran kemampuan personel TNI AD dalam mengikuti pendidikan militer di luar negeri dan bersaing dengan perwira dari berbagai latar belakang. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, serta pertukaran pengetahuan di tingkat internasional.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas setelah kembali ke satuan. Pemahaman mengenai strategi, kepemimpinan, perencanaan operasi, dan kerja sama multinasional berpotensi mendukung peningkatan profesionalisme prajurit serta kualitas pelaksanaan tugas di lingkungan TNI AD.
Keikutsertaan perwira Indonesia dalam pendidikan militer internasional juga memiliki arti penting bagi hubungan pertahanan dengan negara sahabat. Melalui program seperti AFP CGSC, para perwira dapat membangun jejaring profesional, bertukar pengalaman, dan memperkuat pemahaman bersama mengenai tantangan keamanan kawasan.
Keberhasilan Mayor Cpm Hugo meraih International Student Award dan predikat Honor Graduate diharapkan menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga disiplin, serta mengembangkan kapasitas diri. Prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi TNI AD untuk terus memperkuat kualitas personel agar mampu menjawab tuntutan tugas di tingkat nasional maupun internasional.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar