Polda Sultra Ajak Masyarakat Aktifkan Satkamling Lewat Dialog Interaktif RRI PRO 3
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polda Sultra Ajak Masyarakat Aktifkan Satkamling Lewat Dialog Interaktif RRI PRO 3
KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal. Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan Ronda Malam “Bersama Polda Sultra” dalam dialog interaktif yang disiarkan secara langsung melalui RRI PRO 3 pada malam hari.
Kegiatan yang digelar pada Rabu malam, 14 Mei 2026, itu menjadi salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Melalui dialog tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa terciptanya situasi yang aman dan kondusif membutuhkan kerja sama antara kepolisian, pemerintah setempat, dan seluruh elemen masyarakat.
Dialog interaktif berlangsung di Pos Satkamling Monua Monapa, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, mulai pukul 23.00 WITA. Kegiatan ini juga terhubung secara langsung dengan Pos Satkamling Wira Satya Adhipradana di Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, sehingga warga dari dua wilayah dapat berpartisipasi dalam pembahasan mengenai keamanan lingkungan.
Sejumlah pejabat kepolisian hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sultra Kombes Pol. Suharman Sanusi, S.I.K., Wakapolresta Kendari AKBP M. Yosa Hadi, S.I.K., M.M., Kasat Binmas Polresta Kendari AKP Kartini Suryaningsih, S.M., M.M., serta Kasat Binmas Polres Bombana IPTU Suherman.
Turut hadir Camat Kendari Barat, Lurah Kemaraya, ketua Satkamling, tokoh masyarakat, anggota yang bertugas menjaga pos keamanan lingkungan, serta tim RRI PRO 3 Kendari. Dialog dipandu oleh Rudi Zein sebagai pembawa acara RRI, yang menghubungkan pembahasan antara narasumber dan masyarakat melalui siaran interaktif.
Dalam kesempatan tersebut, Dirbinmas Polda Sultra menyosialisasikan tagline Kapolri, “Polri Bersama Masyarakat”, serta tagline Kapolda Sultra, “Jaga Bumi Anoa”. Kedua pesan tersebut menekankan pentingnya kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan warga.
Pengaktifan Satkamling dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan ronda malam, warga dapat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitarnya, memperhatikan potensi gangguan keamanan, serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan aparat setempat apabila menemukan situasi yang membutuhkan perhatian.
Keberadaan Satkamling juga mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab bersama terhadap keamanan lingkungan. Partisipasi warga dalam jadwal ronda dan kegiatan pengawasan lingkungan diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan melalui koordinasi yang baik sebelum suatu persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
Siaran interaktif yang menghubungkan masyarakat di Kota Kendari dan Kabupaten Bombana tersebut berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari pendengar. Antusiasme yang muncul menunjukkan bahwa ruang dialog melalui media radio dapat dimanfaatkan untuk memperluas penyampaian pesan keamanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama.
Melalui program Ronda Malam “Bersama Polda Sultra”, Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Sultra berharap kegiatan Satkamling semakin aktif dan berfungsi sebagai salah satu garda terdepan dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas. Upaya ini juga diharapkan memperkuat komunikasi antara warga dan aparat sehingga berbagai potensi gangguan dapat ditangani melalui koordinasi yang tepat.
Polda Sultra menekankan bahwa lingkungan yang aman dan tertib tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta keterlibatan masyarakat. Sinergi yang berkelanjutan antara Polri, pemerintah setempat, dan warga diharapkan mampu mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar