Sekjen Kemhan dan Komandan SOCAUST Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia–Australia

beritapolricom

Desember 9, 2025

3
Min Read

Berita Lainnya

Jakarta — Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) RI, Letjen TNI Tri Budi Utomo, menerima kunjungan resmi Komandan Operasi Khusus Australia (Special Operations Commander Australia/SOCAUST), Mayor Jenderal Garth Gould, CSC, DSM, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025. Pertemuan berlangsung dalam suasana formal dan mencerminkan hubungan erat antara kedua negara dalam memperkuat kemitraan pertahanan.

 

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen Kemhan mengungkapkan apresiasi atas kehadiran delegasi Australia yang dinilainya sebagai bentuk konsistensi dalam membangun hubungan bilateral. Ia menegaskan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen kuat kedua negara untuk terus memperluas ruang kerja sama. “Kunjungan ini menjadi bukti nyata hubungan yang semakin solid di bidang pertahanan,” ujar Letjen Tri Budi Utomo.

 

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian komunikasi pertahanan yang intensif antara Indonesia dan Australia sepanjang tahun 2025. Salah satu momen penting yang mendapat sorotan adalah pelaksanaan Pertemuan Komite Tingkat Tinggi atau High Level Committee (HLC) pada 17 Oktober 2025. Pertemuan tersebut mempertemukan jajaran Angkatan Pertahanan Australia dan Markas Besar TNI untuk menyelaraskan strategi dan prioritas pertahanan kedua negara.

 

Sekjen Kemhan menjelaskan bahwa HLC telah berperan memperkuat pemahaman bersama mengenai dinamika kawasan dan kebutuhan peningkatan interoperabilitas. Ia menambahkan penegasan berupa kalimat langsung. “HLC menjadi ruang penting untuk menyatukan visi serta meningkatkan kesiapan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan,” kata Tri Budi Utomo.

 

Selain itu, kontribusi Australia dalam latihan gabungan Super Garuda Shield 2025 juga menjadi perhatian dalam diskusi kedua pihak. Latihan tersebut dinilai semakin memperkuat kerja sama taktis dan pertukaran pengalaman antarpersonel militer. Kehadiran Australia pada latihan multilateral itu dipandang sebagai komitmen mereka dalam mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

 

Pembahasan utama dalam pertemuan Sekjen Kemhan dan Komandan SOCAUST meliputi kelanjutan implementasi Perjanjian Kerja Sama Pertahanan atau Defence Cooperation Agreement (DCA). Kedua pihak juga meninjau peluang penguatan kerja sama di bidang operasi khusus, termasuk peningkatan forum dialog dan penyelenggaraan kunjungan pertukaran pasukan khusus.

 

Selain agenda tersebut, kedua pihak membahas program pendidikan dan pelatihan personel militer yang menjadi salah satu pilar penting dalam hubungan pertahanan bilateral. Program ini diharapkan dapat memperluas kapasitas sumber daya manusia militer dan memperkuat hubungan antarlembaga pertahanan kedua negara secara berkelanjutan.

 

Pertemuan resmi ini ditutup dengan penegasan kedua pihak mengenai pentingnya semangat persahabatan, komunikasi terbuka, dan dialog yang konstruktif. Melalui pendekatan tersebut, Indonesia dan Australia berkomitmen terus memperkokoh hubungan pertahanan, sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. Dalam agenda tersebut, Sekjen Kemhan turut didampingi oleh Dirjen Strahan Kemhan sebagai bagian dari delegasi Indonesia. ***

(Biro Infohan Sekjen Kemhan)

 

 

 

PILIHAN EDITOR