Satgas Saber Polres Metro Jakarta Pusat Turun Langsung Cek Harga dan Mutu Pangan di Pasar

Berita Polri

Maret 7, 2026

2
Min Read
Oplus_131072

Berita Lainnya

Jakarta – Menyikapi isu adanya potensi kenaikan harga bahan pangan, Satuan Tugas (Satgas) Saber Polres Metro Jakarta Pusat turun langsung melakukan pengawasan dan kontrol di sejumlah pasar tradisional di wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan ini dipimpin Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Wahyu Ramadhan S.Tr.K., M.Sc., bersama dinas terkait.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan langsung untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, praktik penimbunan bahan pokok, maupun peredaran bahan pangan yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keselamatan konsumsi masyarakat.

Iptu Wahyu menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami bersama dinas terkait terus melakukan monitoring setiap hari untuk mengantisipasi adanya pelanggaran terkait harga, keamanan, dan mutu pangan di wilayah Jakarta Pusat. Apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana, tentu akan kami proses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Wahyu dalam keterangannya.

Ia menambahkan, beberapa potensi pelanggaran yang menjadi perhatian di antaranya praktik penimbunan bahan makanan, pemalsuan produk pangan, pengoplosan, hingga peredaran bahan pangan yang mengandung zat berbahaya.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P.

Hutagalung menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik curang yang merugikan masyarakat.

“Pengawasan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melindungi masyarakat dari praktik-praktik curang yang dapat merugikan secara ekonomi maupun membahayakan kesehatan. Kami pastikan Polres Metro Jakarta Pusat akan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum di bidang pangan,” tegas Reynold.

Kapolres juga mengimbau para pedagang agar tetap mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga kualitas dan keamanan barang dagangannya. Masyarakat pun diminta untuk aktif melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan. (Dudung)

PILIHAN EDITOR