Polres Metro Tangerang Kota Gelar Ngopi Kamtibmas, Warga Tanah Tinggi Diajak Perkuat Keamanan Lingkungan

beritapolricom

Desember 12, 2025

3
Min Read

Berita Lainnya

Tangerang—Polres Metro Tangerang Kota kembali mengadakan program Ngopi Kamtibmas sebagai sarana membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Balai Warga RW 15 Perumahan Taman Royal, Kelurahan Tanah Tinggi, pada Kamis (11/12/2025). Program tersebut menjadi bagian dari agenda rutin kepolisian dalam mempererat hubungan dan kerja sama dengan warga di wilayah hukum Kota Tangerang.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., beserta pejabat utama Polres, jajaran Polsek Tangerang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat wilayah setempat. Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan puluhan warga juga turut mengikuti acara tersebut. Keberadaan berbagai unsur masyarakat menunjukkan antusiasme warga terhadap program dialog langsung bersama kepolisian.

 

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas kehadiran warga meski cuaca kurang mendukung. Ia menilai kondisi tersebut sebagai wujud komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungannya. “Saya sangat berbahagia karena Allah SWT memberikan kita cuaca yang penuh berkah. Saya yakin Bapak Ibu hadir karena memiliki niat baik untuk menjaga wilayahnya,” ujarnya. Kalimat tersebut menggambarkan pentingnya dukungan warga terhadap keamanan bersama.

 

Kapolres kemudian menjelaskan bahwa Ngopi Kamtibmas merupakan pendekatan humanis Polri untuk hadir dan mendengar langsung persoalan di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa model dialog seperti ini dilakukan untuk memperkecil jarak antara polisi dan warga. “Ini adalah metode kami untuk semakin dekat dengan warga. Di wilayah lain disebut Rembug Warga atau Tatap Muka. Intinya, Polri harus turun bertemu masyarakat,” ungkapnya. Pendekatan tersebut disebut sebagai bagian dari pelayanan yang lebih responsif.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyinggung keterbatasan jumlah personel Polres Metro Tangerang Kota yang harus melayani populasi besar. Dengan jumlah 1.400 personel untuk 2,8 juta penduduk, dibutuhkan peran serta masyarakat sebagai mitra keamanan. Ia menekankan bahwa partisipasi warga adalah faktor penentu terciptanya lingkungan aman dan kondusif. Kerja sama ini diharapkan mampu menutup celah potensi kejahatan di permukiman.

 

Isu kenakalan remaja dan meningkatnya kasus kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur turut menjadi perhatian utama. Kapolres menegaskan perlunya pencegahan sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku negatif. “Anak-anak kita adalah generasi Indonesia Emas 2045. Tidak mungkin masa depan bangsa cerah kalau generasinya menjadi pelaku atau korban kejahatan,” tegasnya. Ia menilai pengawasan keluarga dan lingkungan sangat berpengaruh dalam membentuk karakter remaja.

 

Selain itu, Kapolres juga menyoroti bahaya peredaran narkoba yang kini memanfaatkan rumah kontrakan sebagai tempat produksi maupun penyimpanan. Ia mengingatkan pemilik kontrakan agar lebih selektif dan mengenali penyewa rumahnya. “Pemilik kontrakan harus tahu siapa yang menyewa rumahnya. Jangan hanya menerima uang, tapi abai terhadap risiko lingkungan,” pesannya. Pengawasan lingkungan disebut sebagai langkah preventif yang sangat penting.

 

Kapolres turut mengajak masyarakat aktif memberikan informasi ketika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya layanan darurat yang dapat diakses kapan saja oleh warga. “Kalau ada yang mencurigakan, laporkan melalui Call Center Polri di 110, layanan gratis bebas pulsa,” tuturnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa informasi sekecil apa pun dapat membantu pencegahan kejahatan.

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab antara warga dan aparat kepolisian, dilanjutkan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan warga. Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto. Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas, Polres Metro Tangerang Kota berharap dapat memperkuat sinergi polisi–masyarakat serta mendukung program Jaga Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.  ***

PILIHAN EDITOR