Majelis Pemuda Perdamaian Audiensi dengan Kesbangpol DKJ Jakarta, Dorong Kolaborasi Penelitian Indeks Pancasila

beritapolricom

Januari 15, 2026

2
Min Read

Berita Lainnya

Jakarta — Majelis Pemuda Perdamaian (MPP) menggelar audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) sebagai upaya memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kesbangpol DKJ Jakarta dan dihadiri langsung oleh jajaran pejabat terkait.

Audiensi ini dihadiri oleh Ketua Umum Majelis Pemuda Perdamaian Moch Imamuddinussalam, Wakil Ketua Umum Achmad Fanani Rosyidi, Sekretaris Jenderal Fahmi Andreyanto, Bendahara Umum Rif’at Naufal Hilmi, serta sejumlah pengurus lainnya. Sementara dari pihak Kesbangpol DKJ Jakarta, hadir Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa (Idewasbang) Herlina Suswita beserta jajaran, di antaranya Enylita Loysa Br Tobing, Nadia Candrawita, Shinta Rishanty, dan Asril Wijaya.

Ketua Umum Majelis Pemuda Perdamaian, Moch Imamuddinussalam, menjelaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran pemuda dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, Jakarta sebagai kota global dan barometer nasional memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga kohesi sosial di tengah kemajemukan masyarakat.

“Jakarta memiliki tingkat keberagaman yang sangat tinggi, baik dari sisi suku, agama, budaya, maupun latar belakang sosial ekonomi. Karena itu, diperlukan upaya bersama agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan diamalkan, khususnya oleh generasi muda,” ujar Imamuddinussalam.

Salah satu poin utama yang dibahas dalam audiensi tersebut adalah urgensi pelaksanaan penelitian Indeks Pancasila. Imamuddinussalam menyampaikan bahwa penelitian ini penting sebagai instrumen untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai Pancasila dipahami dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat, terutama di kalangan pemuda perkotaan.

Ia menambahkan bahwa Majelis Pemuda Perdamaian siap berkontribusi aktif dalam kolaborasi tersebut. Dengan jaringan pemuda lintas latar belakang yang tersebar di berbagai wilayah, MPP dinilai memiliki potensi besar untuk terlibat dalam proses pengumpulan data, sosialisasi, hingga penguatan program berbasis hasil penelitian Indeks Pancasila.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Idewasbang Kesbangpol DKJ Jakarta, Herlina Suswita, menyatakan apresiasinya atas inisiatif Majelis Pemuda Perdamaian. Ia menegaskan bahwa Kesbangpol terbuka terhadap kerja sama dengan organisasi kepemudaan yang memiliki komitmen dalam penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, pembauran kebangsaan, serta kerukunan umat beragama.

“Penelitian Indeks Pancasila sangat dibutuhkan sebagai dasar objektif dalam merumuskan kebijakan dan program pembinaan ideologi di daerah. Hasil penelitian tersebut juga dapat menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi disintegrasi sosial,” kata Herlina.

Selain membahas penelitian, audiensi ini juga membuka peluang kerja sama lanjutan, seperti forum diskusi kebangsaan, kegiatan edukasi ideologi Pancasila, serta program penguatan toleransi dan kerukunan umat beragama. Majelis Pemuda Perdamaian berharap sinergi ini dapat berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya masyarakat Jakarta yang harmonis, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.  (***)

PILIHAN EDITOR