Serang — Kepolisian Daerah Banten memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 pada Senin, 12 Januari 2026. Upacara peringatan tersebut digelar di Aula Serbaguna Polda Banten, Kota Serang, sebagai momentum refleksi perjalanan institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Banten.
Kegiatan upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol. Dr. Hendra Wirawan, para pejabat utama Polda Banten, para kapolres dan kapolresta jajaran, serta seluruh personel Polda Banten. Kehadiran jajaran pimpinan dan anggota mencerminkan soliditas internal dalam memperingati hari jadi tersebut.
Dalam sambutan resminya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa selama 22 tahun berdiri, Polda Banten terus mengalami perkembangan dan menghadapi berbagai dinamika tantangan tugas. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan organisasi tidak terlepas dari semangat kebersamaan, kerja keras, dan loyalitas seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
Kapolda Banten menjelaskan bahwa tugas utama Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pendekatan humanis, profesionalisme, serta integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Irjen Pol. Hengki secara khusus mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjunjung tinggi komitmen moral dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia menekankan nilai disiplin, keterbukaan, loyalitas, dan keikhlasan sebagai prinsip yang harus dihayati secara konsisten oleh setiap anggota. “Komitmen moral tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan memberikan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Banten.
Lebih lanjut, Kapolda Banten memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dijalankan, seperti Disiplin Iman dan Taqwa, Subuh Keliling, Jumat Keliling, Minggu Kasih, Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian, Warung Bhabinkamtibmas, Polisi Peduli Pengangguran, serta Polisi Peduli Pendidikan. Program-program ini dirancang sebagai langkah preemtif dan preventif untuk memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat.
Menurut Kapolda, melalui program-program tersebut Polda Banten berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat serta membangun sinergi dengan seluruh elemen sosial. Upaya ini dilakukan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga tercipta kondisi Banten yang aman dan kondusif secara berkelanjutan.
Pada akhir rangkaian kegiatan, Kapolda Banten memberikan penghargaan kepada dua personel Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Banten atas prestasi pengungkapan kasus penyelundupan narkoba. Kedua personel tersebut berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat sekitar lima kilogram melalui pemeriksaan X-ray di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada tahun 2025, sebagai bentuk dedikasi nyata dalam pemberantasan kejahatan transnasional. (***)









