Cilegon —- Meski hujan lebat disertai petir mengguyur wilayah Lebak Denok, semangat peserta pelatihan Bahasa Korea di Kampoeng Programming tetap menyala. Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi pada Sabtu, 11 Januari 2026, tidak menjadi penghalang bagi para peserta untuk hadir dan mengikuti kegiatan pelatihan secara penuh.
Sejak pagi hari, para peserta terlihat datang satu per satu ke lokasi pelatihan dengan pakaian yang sebagian masih basah akibat hujan. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen tinggi terhadap proses pembelajaran. Kegiatan pelatihan tetap berlangsung sesuai jadwal dengan suasana kelas yang tertib, fokus, dan interaktif.
Pelatihan Bahasa Korea tersebut diselenggarakan oleh Kampoeng Programming sebagai bagian dari program pengembangan keterampilan bahasa asing bagi generasi muda. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing di tingkat global, khususnya dalam penguasaan bahasa internasional.
Pengajar Bahasa Korea Kampoeng Programming, Oenie Maya, menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan dan semangat belajar para peserta. Ia menilai kehadiran peserta di tengah cuaca hujan petir merupakan bukti kuat adanya motivasi belajar yang tinggi.
“Cuaca hari ini memang kurang bersahabat, namun saya sangat bangga karena peserta tetap datang tepat waktu dan mengikuti pelatihan dengan serius,” ujar Oenie Maya.
Menurut Oenie Maya, konsistensi kehadiran peserta menjadi modal penting dalam proses pembelajaran bahasa. Ia menambahkan bahwa sikap tersebut mencerminkan tekad peserta untuk terus berkembang dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik melalui penguasaan Bahasa Korea.
Salah satu peserta pelatihan, Tina, mengungkapkan bahwa hujan deras tidak menjadi alasan untuk absen. Ia menilai materi pelatihan sangat penting dan sayang untuk dilewatkan.
“Pelatihan Bahasa Korea ini sangat bermanfaat bagi masa depan saya, jadi meskipun hujan deras saya tetap berusaha hadir,” kata Tina.
Hal serupa juga disampaikan peserta lainnya, Ucup. Ia menyebut bahwa pelatihan di Kampoeng Programming memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan memotivasi.
“Hujan dan petir bukan halangan. Justru menjadi tantangan tersendiri karena kami merasa difasilitasi dengan baik,” ungkap Ucup.
Kegiatan pelatihan Bahasa Korea ini merupakan hasil inisiasi Posyantek Harapan Denok bersama Kampoeng Programming. Tingginya antusiasme peserta, bahkan di tengah kondisi cuaca ekstrem, menjadi indikator keberhasilan program. Dengan semangat tersebut, penyelenggara optimistis pelatihan akan terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lebak Denok dan sekitarnya. (***)









