Polres Metro Jakarta Barat Gelar Salat Gaib untuk Korban Bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh

beritapolricom

Desember 9, 2025

2
Min Read

Berita Lainnya

Jakarta — Polres Metro Jakarta Barat menggelar salat gaib sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Kegiatan ibadah ini dilaksanakan pada Senin (8/12/2025) setelah salat Dzuhur berjamaah di Masjid Jami Al-Istiqomah, kompleks Polres Metro Jakarta Barat.

 

Pelaksanaan salat gaib diikuti oleh jajaran kepolisian, staf, serta warga sekitar yang turut hadir di masjid. Mereka berkumpul untuk memanjatkan doa bersama, memohonkan ampunan bagi korban meninggal dunia dan kekuatan bagi masyarakat yang terdampak musibah.

 

Suasana haru tampak menyelimuti masjid saat seluruh jamaah menundukkan kepala dan larut dalam doa. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menegaskan bahwa rasa empati dan kebersamaan tetap menjadi nilai penting dalam menghadapi situasi sulit.

 

Kabag SDM Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian keluarga besar Polri terhadap masyarakat di daerah bencana. Ia menyampaikan bahwa Polres ingin berdiri bersama para korban melalui doa dan dukungan moral.

 

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran turut berbelasungkawa.

“Kami mengirimkan doa bagi saudara-saudara di Sumbar, Sumut, dan Aceh yang tertimpa bencana,” ujarnya.

Kalimat tersebut menggambarkan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kedinasan tetapi juga dalam aspek kemanusiaan.

 

Selain menyampaikan belasungkawa, AKBP M. Hari Agung Julianto juga berharap proses evakuasi dan penanganan darurat di wilayah terdampak dapat berjalan lancar. Ia menyebut bahwa kesigapan seluruh pihak sangat dibutuhkan agar pemulihan pascabencana dapat segera dilakukan.

 

Ia menambahkan bahwa doa bersama yang dipanjatkan dalam salat gaib menjadi bentuk dukungan moral yang sederhana namun bermakna.

“Semoga masyarakat yang terkena musibah diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa kepedulian Polri tidak berhenti pada tugas formal, tetapi juga dalam ketulusan sikap kemanusiaan.

 

Kegiatan religi ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya persatuan dan kepedulian sosial dalam menghadapi bencana. Polres Metro Jakarta Barat berharap gerakan kecil berupa salat gaib dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat yang tengah bangkit dari musibah.  ***

PILIHAN EDITOR