Diduga Oprator SPBU Main Curang Dengan Pelangsir Gunakan Barcode Ganda”

Berita Polri

Maret 16, 2026

2
Min Read

Berita Lainnya

 

SAMPIT- KALTENG,
Seorang oknum oprator di Stasion Pengisian Bahan bakar minyak Umum ( SPBU ) terletak di Jalan HM Arsyad Km 08 Samuda, Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, ( Kotim ) melayani pelangsir prtalite menggunakan Barcode ganda.

Pantauan media ini Senin, 16 Maret 2026 dilokasi terlihat ada beberapa mobil mini bus, yang diduga sebagai pelangsir BBM jenis Pertalite, antri mengular sampai pinggir Jalan raya, sangat membahayakan pengendara umum.
Informasinya para pelangsir pertalite subsidi itu untuk satu kali masuk mobil yang diduga menggunakan tangki modipan itu satu kali masuk dengan isian 400 ribu rupiah, membayar tip kepada oprator sebesar Rp = 15000, dapat dibayangkan kalau mobil yang diduga sebagai pelangsir itu ada hingga puluhan mobil, oprator bisa meraih keuntungan hingga jutaan rupiah.

” Sementara menurut warga yang meminta untuk tidak disebutkan namanya mengungkapkan, memang benar hari hari di SPBU itu yang keluar masuk diSPBU yang bebas hanya mobil pelangsir, selain itu juga mereka sudah ada sekongkol dengan opratornya,” katanya.

Biasanya mereka masuk pagi jam 06.00. Wib, satu kali, ganti sip oprator jam 08.00. Wib masuk lagi satu kali, sekitar jam 14.00. Wib masuk lagi satu kali, coba dibayangkan satu hari mobil bisa masuk empat kali dengan isian 400 ribu rupiah, dikalikan empat kali dalam satu hari berati mereka bisa mendapatkan BBM Subsidi pertalite, sekitar 160 liter untuk satu mobil,” imbuhnya.
‘” Apalagi ini menjelang Hari Raya Idulfitri, tentunya banyak pengendara umum sangat memperlukan BBM Pertalite, Saya berharap kepada pihak Pertamina, DPRD Kotim, yang membidangi maupun APH bertindak tegas terhadap para pelangsir pertslite bersubsidi yang selama ini membuat sejumlah masyarakat merasa resah,” ujarnya.

” Sementara Pengawas SPBU Roby Candra, ketika dikonfirmasi media ini beberapa hari yang lalu melalui pesan Whatssap, tidak ada jawaban hingga berita ini diterbitkan,” pungkasnya.( Ky )

PILIHAN EDITOR