Sumatera Selatan – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluangkan waktu berdialog langsung dengan para pengemudi ojek online (ojol) saat meninjau Kedai Ado Presisi di Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri berinteraksi sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan para driver terkait aktivitas mereka sehari-hari.
Kunjungan itu dilakukan setelah Kapolri menghadiri rangkaian kegiatan Safari Ramadan di Polda Sumatera Selatan. Di lokasi tersebut, Sigit tampak berbincang santai dengan sejumlah pengemudi ojol yang biasa memanfaatkan Kedai Ado Presisi sebagai tempat beristirahat maupun berkumpul.
“Ada Kedai Ado Presisi yang biasa digunakan untuk melayani teman-teman ojek online,” ujar Sigit saat berbincang dengan para driver.
Dalam dialog tersebut, Kapolri menegaskan bahwa dirinya ingin mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan para pengemudi ojol, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan maupun kebijakan kepolisian.
“Hari ini saya ingin mengetahui keseharian teman-teman ojol, sekaligus mendengar apa saja yang dibutuhkan, terutama yang berkaitan dengan kepolisian,” kata Sigit.
Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan para driver akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polri, baik di tingkat daerah maupun pusat, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Dari aspirasi yang disampaikan, nantinya akan kita lihat hal-hal apa saja yang perlu dilakukan oleh jajaran kepolisian, termasuk kemungkinan dibawa ke tingkat pusat terkait harapan dan kebutuhan teman-teman ojol,” jelasnya.
Kedai Ado Presisi sendiri merupakan fasilitas yang dihadirkan Polri sebagai ruang interaksi antara kepolisian dengan masyarakat.
Tempat ini juga menjadi sarana bagi para pengemudi ojek online untuk beristirahat sekaligus mempererat komunikasi dengan aparat kepolisian.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, semakin erat serta mampu menciptakan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (Dudung)







