Najmi Almanar, S.Sos: Properti Tetap Menjanjikan, Kunci Utamanya Edukasi dan Solusi bagi Konsumen

beritapolricom

Januari 14, 2026

3
Min Read

Berita Lainnya

Bekasi—Program AsMEN Talk: Ceritain Aja kembali menghadirkan sosok muda inspiratif dari dunia properti. Kali ini,  Najmi Almanar, S.Sos praktisi properti sekaligus Direktur Utama PT Central Mulia Properti, berbagi kisah perjalanan kariernya, pandangannya tentang industri properti, serta strategi bertahan di tengah dinamika pasar. Perbincangan tersebut dipandu oleh Bung Hatta dan berlangsung di studio AsMEN Talk.

 

Najmi menjelaskan bahwa dirinya mulai mengenal dunia properti sejak 2018 melalui orang tuanya. Awalnya ia menolak karena memandang profesi pemasaran properti sebatas menyebar brosur dan turun ke lapangan. Namun pada 2020, setelah mengikuti sekolah bisnis properti selama enam bulan, pandangannya berubah. Ia mulai terjun sebagai marketing dan perlahan menemukan bahwa dunia properti menawarkan peluang pendapatan tanpa batas serta ruang pengembangan diri yang luas.

 

Dalam perjalanannya sebagai marketing, Najmi mengaku mengalami proses adaptasi yang tidak mudah. Latar belakangnya sebagai lulusan komunikasi dan mantan jurnalis membuatnya harus beralih dari peran pewawancara menjadi pihak yang menjelaskan produk. Meski demikian, dukungan senior dan pengalaman lapangan membuatnya semakin matang hingga mampu menangani konsumen secara mandiri dan mencatatkan sejumlah penjualan di berbagai proyek Bekasi, Tangerang, hingga Cikarang motivas Najmi menilai motivasi merupakan kunci utama bertahan di dunia pemasaran properti. Ia terbiasa menuliskan target dan daftar keinginan sebagai pengingat tujuan hidup dan karier. Menurutnya, metode tersebut efektif menjaga semangat sekaligus menjadi alat ukur pencapaian.

“Ketika target itu ditulis, kita jadi terus ingat dan terdorong untuk mencapainya,” ujar Nazmi dalam perbincangan tersebut.

 

Setelah hampir lima tahun berkarier sebagai marketing, Najmi mengambil keputusan besar pada Desember 2024 dengan keluar dari zona nyaman. Dengan dukungan keluarga dan restu pimpinan lamanya, ia mendirikan PT Central Mulia Properti bersama sejumlah rekan profesional. Langkah ini diambil sebagai wujud keinginannya untuk tidak hanya menjadi pemasar, tetapi juga berperan sebagai pengembang dan pemimpin.

 

Menanggapi isu lesunya sektor properti, Najmi berpandangan bahwa kondisi tersebut tidak sepenuhnya benar. Ia menilai properti subsidi justru masih sangat adaptif dan memiliki permintaan stabil. Program pemerintah seperti pembangunan tiga juta rumah dinilainya sebagai peluang besar, bukan ancaman, karena mendorong masyarakat memiliki hunian. “Ini momentum yang harus dimanfaatkan oleh praktisi properti,” katanya.

 

Najmi juga menyoroti tantangan utama konsumen saat ini, khususnya generasi muda yang terkendala riwayat kredit akibat pinjaman online. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan agar masyarakat tidak terjebak konsumsi berlebihan yang menghambat kepemilikan rumah. Menurutnya, segmen pasangan muda yang sudah berkeluarga justru menunjukkan komitmen lebih kuat untuk memiliki hunian.

 

Dalam memimpin timnya, Najmi menekankan pendekatan edukatif dan konsisten. Ia menanamkan prinsip bahwa marketing bukan sekadar menjual, melainkan menjadi konsultan bagi konsumen.

“Ketemu customer bukan berarti langsung minta booking, tapi kita cari tahu kebutuhannya dan berikan solusi,” ucapnya. Ke depan, ia berharap perusahaannya mampu menghadirkan proyek-proyek berkualitas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, seiring dengan target pribadi dan profesional yang terus ia kembangkan.  (***)

PILIHAN EDITOR